Pendapatan Petani di Kabupaten Bandung Meningkat karena Bantuan Irigasi

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 11:03 WIB
Pendapatan Petani di Kabupaten Bandung Meningkat karena Bantuan Irigasi
Sejumlah daerah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, berpotensi mengalami kekeringan ekstrem pada dasarian II Juli 2019. (Dok : Kementan)

Suara.com - Faktor sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), dan ekonomi menjadi tantanga tersendiri di pedesaan. Sebagian besar dari mereka adalah petani dan buruh yang harus memenuhi kehidupan keluarga mereka.

Walau demikian, keterampilan buruh dan petani sangat minim. Desa Panenjoan Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, misalnya, dimana para petani dari kelompok tani UPJA Mekar Wangi hanya mampu menanam padi sekali setahun.

Lahan mereka adalah sawah tadah hujan dan tidak memiliki saluran irigasi, sehingga petani hanya mengandalkan air hujan. Hal ini menyebabkan tingkat kesejahteraan petani di Desa Panenjoan sangat rendah.

Namun setelah adanya bantuan pemerintah dari Ditjen PSP berupa pengembangan irigasi perpompaan , Poktan UPJA Mekar Wangi, saat ini mengalami kenaikan Indeks Pertanaman (IP). JIka awalnya suma  100, sekarang bertambah menjadi 200, bahkan 300. 

"Kita berharap, bantuan irigasi ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal, sehingga petani bisa menanam dengan tenang, dengan hasil maksimal juga," kata Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementan, Sarwo Edhy, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Sebelumnya, bantuan perpompaan poktan hanya bisa menanam 25 - 30 hektare dalam setahun sekali. Sekarang di lahan 50 hektare, bisa tertanami semuanya.

"Jika Indeks Pertanaman kelompok tani naik, maka otomatis pendapatan dan tingkat kesejahteraan anggota petani kami meningkat. Selain bisa membudidayakan tanaman padi, rencana yang akan datang, dengan ketersediaan air yang kontinyu, kelompok tani bisa melakukan sistem tanam 'mina padi'. Selain petani punya pendapatan dari padi, penghasilan mereka bisa bertambah dari hasil budi daya ikan," papar Sarwo.

Manfaat irigasi perpompaan bagi kelompok tani sangat besar. Hal ini bisa dirasakan dalam jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

Semua yang kami cita-citakan dalam dunia pertanian akan semakin cerah, karena penghasilan yang menjanjikan.

baca juga

"Ke depan, akan ada program program lain yang lebih bermanfaat untuk kelompok tani," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Ikutsertakan Para Petani Sumsel dalam Asuransi Usaha Tani Padi

Kementan Ikutsertakan Para Petani Sumsel dalam Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Rabu, 21 Agustus 2019 | 09:00 WIB

Kementan Ajak Petani di Banten Ikut Asuransi Usaha Tanaman Padi

Kementan Ajak Petani di Banten Ikut Asuransi Usaha Tanaman Padi

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2019 | 10:16 WIB

Sawah di Lebak Puso, Kementan Ajak Petani Ikut Asuransi Usaha Tani Padi

Sawah di Lebak Puso, Kementan Ajak Petani Ikut Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 09:21 WIB

Kementan Serahkan Bantuan Alat Mesin Pertanian di Kediri

Kementan Serahkan Bantuan Alat Mesin Pertanian di Kediri

Bisnis | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 08:44 WIB

Cegah Resistensi Antimikroba, Kementan X FAO Luncurkan Buku

Cegah Resistensi Antimikroba, Kementan X FAO Luncurkan Buku

Press Release | Senin, 05 Agustus 2019 | 21:00 WIB

Atasi Kekeringan, Kementan Perkuat Koordinasi Tim Upaya Khusus di Daerah

Atasi Kekeringan, Kementan Perkuat Koordinasi Tim Upaya Khusus di Daerah

Bisnis | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 15:33 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×