Anggaran Kemenhan dan Kepolisian Paling Besar, Ini Alasan Kemenkeu

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi
Anggaran Kemenhan dan Kepolisian Paling Besar, Ini Alasan Kemenkeu
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Anggaran pada dua lembaga itu juga untuk pengadaan alutsista dalam rangka pertahanan nasional.

Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membeberkan alasan jatah anggaran Kementerian Pertahanan dan Kepolisian paling tinggi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.

Menurut Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani, tingginya anggaran tersebut dipergunakan untuk belanja pegawai yang memang besar. Adapun belanja pegawai itu seperti penambahan gaji dan tunjangan TNI dan Polri.

Untuk diketahui, Kementerian Pertahanan mendapatkan jatah anggaran pada APBN 2020 sebesar Rp 131,2 triliun atau naik dibandingkan tahun yang sebesar Rp 109,6 triliun.

Sedangkan, untuk Kepolisian mendapatkan jatah anggaran sebesar Rp 104,7 triliun yang juga naik dibanding 2019 sebesar Rp 94,3 triliun.

"Kemarin saya sampaikan di 2019 ini ada penyesuaian reformasi birokrasi TNI Polri, sehingga berdampak pada belanja pegawai mereka 2020," kata Askolani dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Selain itu, tutur Askolani, anggaran pada dua lembaga itu juga untuk pengadaan alutsista dalam rangka pertahanan nasional.

Kemudian, dia menambahkan, anggaran tersebut juga untuk peremajaan alutsista agar tetap berfungsi.

"Juga untuk operasional alutsista kita supaya perlatannya terjaga baik. Juga untuk antisipasi Pilkada 2020," tuturnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS