IHSG Masih Sulit Beranjak dari Zona Merah

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
IHSG Masih Sulit Beranjak dari Zona Merah
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3).

IHSG sudah tiga hari berturut-turut terperangkap di zona merah.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah tiga hari berturut-turut terperangkap di zona merah. Bahkan pada penutupan kemaren IHSG melemah signifikan 1,35 persen ke level 6.055.

Lantas bagaimana prediksi pergerakan IHSG Kamis (3/10/2019) ini?

Analis KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko mengatakan IHSG bisa bergerak rebound setelah koreksi yang terjadi kemarin masuk ke daerah jenuh jual.

"Sehingga bisa dikatakan downside mulai terbatas dan bargain hunters akan mulai masuk untuk memicu teknikal rebound kembali, rekomen akumulasi bertahap," kata Yuganur dalam riset hariannya.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama justru melihat pergerakan IHSG masih akan terkurung di zona merah.

Berdasarkan indikator, tuturnya, MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, Stochastic bergerak ke bawah di area oversold atau jenuh jual.

Di sisi lain, terlihat pola long black opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bearish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat.

"Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.022 hingga 5.907. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.141 hingga 6.174," imbuh Nafan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS