Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Proyek Gagal di Tengah Jalan, PTPP Revisi Capaian Kinerja 2019

Iwan Supriyatna

Kamis, 03 Oktober 2019 | 13:51 WIB
Proyek Gagal di Tengah Jalan, PTPP Revisi Capaian Kinerja 2019
Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan Tbk, Lukman Hidayat (Suara.com/Fadil)

Suara.com - PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) merevisi sejumlah target kinerja pada 2019 sejalan dengan adanya penundaan tender sejumlah proyek serta pelaksanaan pekerjaan yang telah didapatkan PTPP harus mundur.

Salah satunya target yang kena revisi adalah target kontrak baru dari yang sebelumnya sebesar Rp 50,3 triliun menjadi Rp 45 triliun.

"Dari Rp 50,3 triliun jadi Rp 45 triliun, kenapa revisi pertama karena ada proyek yang mundur, kedua banyak swasta yang harusnya sudah masuk tender tapi belum di tundalah, tahun ini cancel tahun depan mungkin sehingga target kontrak baru kita turun dari Rp 50 triliun ke Rp 45 triliun," kata Direktur Utama PTPP, Lukman Hidayat di Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Sampai dengan Oktober 2019, lanjut Lukman perolehan kontrak baru yang sudah diperoleh baru sekitar Rp 23 triliun yang berasal dari sejumlah proyek infrastruktur.

Beberapa proyek besar yang diraih antara lain, RDMP RU V Balikpapan Lanjutan di Kalimantan Timur sebesar Rp 5,88 triliun, Tol Indrapura-Kisaran di Sumatera sebesar Rp 3 triliun, Smelter Kolaka Tahap 1 dan 2 sebesar Rp 700 miliar.

PTPP juga memenangkan tender proyek pembangunan Pesantren Mualimin Yogya sebesar Rp 470 miliar, Pekerjaan Tambah Runway Soetta seksi 1 sebesar Rp 455,975 miliar, Kereta Api Makassar Pare-Pare sebesar Rp 450 miliar, Sapras SPBU Rest Area sebesar Rp 334 miliar, Landmark Telkom Universe sebesar Rp 292 miliar, RSUD Soreang sebesar Rp 269 miliar, dan pembangunan infrastruktur Tol Bakauheni sebesar Rp 235 miliar.

Sementara untuk perolehan laba, Lukman mengaku belum menghitungnya secara detail berapa perolehan laba yang di dapat emiten konstruksi tersebut.

"Kalau laba belum, nanti kita rapatkan dahulu dengan komisaris, Insya Allah akhir Oktober ini kita sampaikan," katanya. (Fadil)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PTPP Diminta Bertanggung Jawab soal Tumpahnya Coran Tiang Pancang Tol BORR

PTPP Diminta Bertanggung Jawab soal Tumpahnya Coran Tiang Pancang Tol BORR

Bisnis | Rabu, 17 Juli 2019 | 10:33 WIB

Optimis Laba Tembus Rp 600 Miliar, Saham PPRE Direkomendasikan Beli

Optimis Laba Tembus Rp 600 Miliar, Saham PPRE Direkomendasikan Beli

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2019 | 08:16 WIB

KPK Diminta Usut KKN di Proyek Lelang Bandara Baru Kulon Progo

KPK Diminta Usut KKN di Proyek Lelang Bandara Baru Kulon Progo

News | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 07:28 WIB

Terkini

Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar

Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:17 WIB

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:56 WIB

DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran

DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:39 WIB

Rupiah Masih Tertekan, Pengamat Anggap Dua Jurus BI-Kemenkeu Kurang Jitu

Rupiah Masih Tertekan, Pengamat Anggap Dua Jurus BI-Kemenkeu Kurang Jitu

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:38 WIB

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:31 WIB

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:27 WIB

Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas

Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:23 WIB

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:15 WIB

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:47 WIB

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:40 WIB