Optimis Laba Tembus Rp 600 Miliar, Saham PPRE Direkomendasikan Beli

Iwan Supriyatna

Selasa, 07 Mei 2019 | 08:16 WIB
Optimis Laba Tembus Rp 600 Miliar, Saham PPRE Direkomendasikan Beli
Ilustrasi proyek PP Presisi.

Suara.com - Manajemen PT PP Presisi Tbk (PPRE) menargetkan laba bersih mencapai Rp 600 miliar sepanjang tahun ini. Kalangan analis optimistis, target laba tersebut bisa terealisasi.

Menurut Reza Priyambada, Senior Adviser CSA Research Institute, PPRE harus bisa menjaga momentum pertumbuhan kinerja yang berhasil dicapai pada kuartal I 2019, agar terus berlanjut pada kuartal-kuartal berikutnya.

"Bisa saja, dimungkinkan tercapai target laba Rp 600 miliar. Dengan asumsi pertumbuhan tinggi tersebut dapat terjaga di sejumlah kuartal lainnya yang juga didukung oleh perolehan pendapatannya," ujar Reza di Jakarta, Selasa (7/5/2019).

Seiring tingginya target laba Perseroan, secara otomatis kata Reza, earning per share (EPS) PPRE akan meningkat. Untuk itu, kepada para investor, Reza merekomendasikan beli saham PPRE.

"Kalau melihat target tersebut, maka PPRE dapat direkomendasikan untuk beli," terang Reza.

Untuk mencapai target pertumbuhan pendapatan dan laba, sebelumnya Benny Pidakso, Direktur Keuangan PPRE pernah mengatakan, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) selaku induk akan memberikan kontrak lebih banyak ke Perseroan.

"Jadi terkendali. PTPP akan memberikan kontrak tambahan untuk dikerjakan PPRE sebesar Rp 3 triliun di 2019. Itu kontrak tambahan di luar RKAP awal," jelasnya.

Pada kuartal I 2019, PPRE membukukan peningkatan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 54,6% menjadi Rp 92,2 miliar dibandingkan Rp 59,6 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Benny, kenaikan laba ini menambah keyakinan manajemen akan mampu mencapai target laba lebih dari Rp 600 miliar tahun ini.

baca juga

"Sehingga EPS PPRE di tahun 2019 menjadi Rp 60 per saham," ujarnya.

Adapun marjin laba PPRE pada kuartal I 2019 tercatat melonjak menjadi 11,65% dibandingkan 9,55% pada periode yang sama tahun 2018. Kenaikan marjin laba PPRE lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri.

Benny mengatakan, pertumbuhan laba perusahaan kontraktor yang fokus ke pekerjaan sipil dan struktur bangunan itu, antara lain ditopang oleh peningkatan pendapatan.

Pada kuartal I 2019, PPRE meraih pendapatan sebesar Rp 867 miliar, melejit 39% dibandingkan Rp 623,6 miliar pada kuartal I 2018.

Peningkatan pendapatan anak usaha PTPP itu, berasal dari order book yang sedang dikerjakan senilai Rp 12,8 triliun.

Order book ini terdiri dari kontrak baru PPRE per Maret 2019 sebesar Rp 1,61 triliun dan carry over tahun 2018 sekitar Rp 11,2 triliun.

"Sebagian besar pendapatan atau lebih dari 80%, berasal dari segmen konstruksi. Sisanya adalah dari persewaan peralatan dan ready mix," terang Benny.

Jika ditinjau dari sisi geografis, lanjut dia, pendapatan terbesar PPRE dikontribusikan oleh wilayah Sumatera. Di kawasan tersebut, PPRE diantaranya sedang mengerjakan proyek bendungan Way Sekampung dan Formwork Pollux Batam.

Sementara itu, tahun 2019, PPRE menargetkan pendapatan sebesar Rp 4,2 triliun. Angka ini naik 37,6% dibandingkan realisasi pendapatan Perseroan sepanjang tahun 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba Bersih Astra Rp 5,21 Triliun di Q1 2019, Ini Penyumbang Terbesarnya

Laba Bersih Astra Rp 5,21 Triliun di Q1 2019, Ini Penyumbang Terbesarnya

Bisnis | Jum'at, 26 April 2019 | 13:32 WIB

Jelang Pemilu, Pergerakan IHSG Bisa Melaju ke Level 6.580

Jelang Pemilu, Pergerakan IHSG Bisa Melaju ke Level 6.580

Bisnis | Senin, 15 April 2019 | 08:48 WIB

Aksi Jual Tertahan, IHSG Siap Melaju Hingga ke Level 6.550

Aksi Jual Tertahan, IHSG Siap Melaju Hingga ke Level 6.550

Bisnis | Rabu, 10 April 2019 | 07:48 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×