Mau Tetap Berpenghasilan di Hari Tua? Coba Cara Ini

Iwan Supriyatna

Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:19 WIB
Mau Tetap Berpenghasilan di Hari Tua? Coba Cara Ini
Ilustrasi seorang lansia. [Shutterstock]

Suara.com - PBB menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Internasional Orang Lanjut Usia (Lansia). Diperkirakan tahun 2017 terdapat 23,66 juta jiwa penduduk lansia di Indonesia (9,03%), selain itu diprediksi jumlah penduduk lansia tahun 2020 mencapai 27,08 juta jiwa.

Temuan baru lainnya menurut data yang dihimpun oleh Lokadata tahun 2014-2018, kebanyakan lansia di Indonesia tinggal seatap dengan generasi ketiga atau dirawat oleh cucu mereka.

Fenomena sosial yang ada menjadi tantangan bangsa ini, bagaimana segala elemen masyarakat, lembaga serta instansi terkait mampu mendorong terwujudnya masyarakat lanjut usia yang produktif dan unggul, sehingga berdaya guna bagi lingkungan sekitarnya.

BIG Agent yang merupakan platform on-demand business penghubung jutaan tenaga kerja dengan pelaku bisnis atau prinsipal, menghadirkan fleksibilitas, penghasilan tambahan serta kemudahan memaksimalkan kompetensi diri bagi seluruh agentnya.

BIG Agent telah bertindak lebih jauh dengan memberi peluang dan kesempatan bagi siapa saja tak terkecuali tenaga kerja yang telah lanjut usia untuk tetap unggul dan hidup sejahtera.

Momentum Hari Lansia ini sekaligus mengingatkan kita bahwa suatu saat manusia akan mengalami siklus penuaan, namun menjadi produktif, unggul dan memiliki kesejahteraan merupakan pilihan yang harus ditempuh sedari dini.

Pemikiran ini yang telah dijalani oleh Carles Mantik (55 tahun) pria paruh baya yang terdaftar menjadi Sobat Agent.

“Saya berusaha memanfaatkan waktu supaya bisa tetap berpenghasilan, sejak tahun 1999 saya membuka macam-macam usaha namun untungnya semakin menyusut karena saingannya sudah banyak apalagi sekarang ini. Lalu saya ambil pekerjaan lain yaitu kegiatan administrasi seperti survei yang dibutuhkan badan sosial begitu. Ini sebelum saya kenal BIG Agent,” ujar Mantik, Kamis (3/10/2019).

Tantangan masyarakat lanjut usia dewasa ini dirasakan oleh Mantik sebagai Sobat Agent yang usianya akan segera memasuki kategori lansia.

baca juga

“Alasan utama berminat dan mau bergabung dengan BIG Agent karena saya dapat kesempatan yang sama seperti dengan anak-anak muda, penghasilan juga tidak dibedakan sama BIG Agent, asal rajin menyelesaikan pekerjaan dan nggak milih-milih, pasti bisa dapat hasil yang diharapkan. Setelah melakukan pekerjaan yang ada di aplikasi BIG Agent, saya cek saldo langsung ada tambahan uang untuk kebutuhan dapur keluarga,” ucap Mantik.

Tenaga kerja dengan usia lanjut kerap kali dinilai kurang memiliki kepercayaan diri, hambatan akses aktualisasi diri, serta minimnya komunitas atau paguyuban untuk mewadahi mereka.

BIG Agent menjadi solusi untuk masyarakat dari berbagai kelas dan usia untuk membiasakan diri tetap produktif berkarya sehingga dengan kebiasaan tersebut, tenaga kerja Indonesia memiliki daya saing sebagai SDM unggul.

“Pekerjaan yang ada di BIG Agent semua ada di aplikasi lewat handphone, jadi saya juga menjadi terbiasa menggunakannya, aplikasi ini mudah dipakai menurut saya. Jarang ada hambatan sih kalau menggunakan. Saya saja yang sudah tua, modal hape, pikiran positif dan rajin bisa dapat manfaat apalagi anak muda harusnya lebih produktif dari saya,” tutur Mantik.

Meskipun rentang usia Sobat Agent (sebutan bagi pengguna BIG Agent) terdaftar didominasi usia 21-45 tahun, tidak sedikit jumlah Sobat Agent yang berusia 55-60 tahun.

Ini adalah bukti terbukanya akses pekerjaan di BIG Agent bagi siapapun. Selain itu, bagi Sobat Agent yang tergabung di bawah pengawasan Mitra Agent yang telah tersebar di 44 provinsi di Indonesia, mereka termasuk yang berusia lanjut bisa mendapatkan pelatihan, berbagai pengalaman maupun ilmu dalam komunitas dan memperluas network, sehingga semakin produktif dalam menjalankan pekerjaan.

VP of BIG Agent, Peter Wijaya menuturkan, BIG Agent telah berpikir kedepan untuk tenaga kerja dari berbagai usia dan latar belakang yang ada. Dengan pekerjaan yang ada di aplikasi, secara otomatis tenaga kerja tersebut telah mampu bersaing di era ekonomi digital.

"Pekerja juga semakin produktif karena berbagai pilihan pekerjaan seperti survei, promosi hingga akuisisi pasar disediakan. Harapannya perilaku ini akan membangun kebiasaan produktif berkarya bagi tenaga kerja, sehingga saat memasuki usia lanjut sudah terbiasa beraktivitas, berinteraksi dan mengaktualisasikan kemampuannya,” kata Peter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Urindo Jadi Kampus Go Internasional yang Ramah Lansia

Urindo Jadi Kampus Go Internasional yang Ramah Lansia

Your Say | Minggu, 29 September 2019 | 10:00 WIB

Pentingnya Perawatan Paliatif Bagi Kualitas Hidup Pasien Kronis

Pentingnya Perawatan Paliatif Bagi Kualitas Hidup Pasien Kronis

Health | Jum'at, 27 September 2019 | 10:10 WIB

Haru, Polisi di Jogja Bayari Denda Tilang Pelanggar Karena Alasan Ini

Haru, Polisi di Jogja Bayari Denda Tilang Pelanggar Karena Alasan Ini

Otomotif | Kamis, 26 September 2019 | 10:00 WIB

Terkini

Jakarta Bersih-bersih Kabel Semrawut Lewat Gerakan 5M

Jakarta Bersih-bersih Kabel Semrawut Lewat Gerakan 5M

Bekaci | Jum'at, 18 September 2026 | 09:47 WIB

Pramono Anung ke New York, Bawa Jakarta ke Forum Pemimpin Kota Dunia U20

Pramono Anung ke New York, Bawa Jakarta ke Forum Pemimpin Kota Dunia U20

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:46 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Turun, Rupiah Berbalik Menguat

Harga Minyak Mentah Dunia Turun, Rupiah Berbalik Menguat

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:43 WIB

Harga Pangan Nasional 18 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp93.150 per Kilogram

Harga Pangan Nasional 18 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp93.150 per Kilogram

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:33 WIB

Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya

Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya

Bali | Jum'at, 18 September 2026 | 09:32 WIB

Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:28 WIB

Reksa Dana Syariah Berbasis Saham Tambang Emas Global Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Reksa Dana Syariah Berbasis Saham Tambang Emas Global Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:25 WIB

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:19 WIB

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 09:15 WIB

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:09 WIB

×