Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Gerbong LRT Jabodebek Sudah Nongkrong di Pemberhentian Stasiun Cibubur

Iwan Supriyatna

Minggu, 13 Oktober 2019 | 17:21 WIB
Gerbong LRT Jabodebek Sudah Nongkrong di Pemberhentian Stasiun Cibubur
LRT melintas saat uji publik pengoperasian LRT jakarta, Jakarta, Selasa (11/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Proses pengangkatan rangkaian kereta (trainset) pertama Light Rail Transit (LRT) atau kereta layang ringan Jabodebek pertama di pemberhentian Stasiun Cibubur, Jakarta Timur telah rampung dilaksanakan.

Sebanyak satu rangkaian yang terdiri dari enam kereta (car) diangkat ke atas rel menggunakan gantry crane.

"Ini merupakan prestasi tersendiri dari putra-putri Indonesia, lebih 60 persen local content-nya merupakan buatan Indonesia. Teknologi LRT juga lebih canggih dari teknologi LRT yang ada di Palembang dan Mass Rapid Transit (MRT)," ujar Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Minggu (13/10/2019).

Ia mengemukakan, LRT Jabodebek ini menggunakan sistem moving block untuk persinyalan kereta api, di mana kedatangan antar-kereta di stasiun dihitung berdasarkan perhitungan waktu, bukan jarak.

Dengan begitu, kedatangan kereta ke stasiun bisa dipastikan tidak akan mengalami keterlambatan.

"Teknologi moving block tanpa masinis di dalamnya," ucap Luhut.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat mengapresiasi pembuatan LRT Jabodebek ini.

"Saya lapor ke Presiden saya jelaskan ke beliau, memang ada beberapa yang kurang, tapi yang penting buatan Indonesia. Presiden juga sampaikan salam kepada yang mengerjakan ini," tutur Luhut.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menambahkan, hingga 2021 diharapkan proyek LRT Jabodebek akan beroperasi penuh. Saat ini, progres pembangunannya telah mencapai 66,13 persen.

baca juga

"Ini bukan hanya proyek APBN, tetapi kolaborasi dari beberapa kementerian seperti BUMN dan Perhubungan. Pembangunan sarana didukung oleh Adhi Karya dan prasarana oleh INKA. Ini kolaborasi yang bagus," kata Menhub.

Untuk progres pelaksanaan pembangunan prasarana LRT Jabodebek Tahap I sampai dengan 4 Oktober 2019, telah mencapai 66,13 persen.

Dipaparkannya pula, untuk lintas pelayanan satu, yakni Cawang-Cibubur sebesar 85,7 persen, lintas pelayanan dua Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sebesar 56,1 persen, lintas pelayanan tiga yakni Cawang-Bekasi Timur sebesar 59,5 persen. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Temui Para Petinggi Papua, Ini yang Dibahas

Menhub Temui Para Petinggi Papua, Ini yang Dibahas

Bisnis | Minggu, 13 Oktober 2019 | 15:45 WIB

Mimpi Menhub Ibu Kota Baru Punya MRT LRT Hingga Bus Amfibi

Mimpi Menhub Ibu Kota Baru Punya MRT LRT Hingga Bus Amfibi

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2019 | 15:20 WIB

Menhub Pastikan Akan Ada KRL di Ibu Kota Baru

Menhub Pastikan Akan Ada KRL di Ibu Kota Baru

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2019 | 12:52 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB