Bakal Restrukturisasi, Ini Sisa Utang yang Dimiliki Merpati Airlines

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 16 Oktober 2019 | 19:52 WIB
Bakal Restrukturisasi, Ini Sisa Utang yang Dimiliki Merpati Airlines
Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines Asep Eka Nugraha. [Suara.com/Achmad Fauzi]

Suara.com - PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) akan aktif kembali menjalankan bisnisnya, setelah 10 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berbondong-bondong membantu Merpati Airlines jalan kembali.

Namun sebelum aktif, Merpati masih menyisakan utang. Setelah masuk Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada tahun 2014 silam, Merpati masih mempunyai utang senilai Rp 10,95 triliun.

Namun setelah beberapa kali sidang PKPU, utang Merpati Airlines kepada kredit menyusut jadi Rp 6 triliun, setelah dalam sidang itu menghapus beban bunga sebesar Rp 4,4 triliun.

"Posisi utang kita sekitar Rp 6 triliun. Pengadilan PKPU berhasil menghapuskan bunga. Itu sendiri Rp 4,4 triliun," kata Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines Asep Eka Nugraha saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Meski begitu, Asep merasa optimis dengan adanya bantuan dari para perusahaan BUMN menghidupkan kembali bisnis maskapai.

Dia pun meyakini, dengan adanya bantuan dari para BUMN tersebut, maskapai bisa melunaskan utangnya dan keuangannya berbalik menjadi hijau kembali.

"Itu belum menyentuh bisnis, belum menyentuh structuring komposisi saham pascahomologasi. Kalau episode itu tersentuh, insyaAllah buku (keuangan) Merpati makin baik lagi," ucap dia.

Sebelumnya, Merpati Nusantara Airlines kembali bangkit dari mati surinya setelah para perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membantu restruturisasi. Terdapat 10 BUMN yang ikut dalam restrukturisasi tersebut.

Sepuluh BUMN tersebut yakni Garuda Indonesia Group, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), Perum Bulog, Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), PT PLN (Persero), serta Himbara yang terdiri dari Bank BTN, Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BRI.

Adapun kerja sama operasi yang dilakukan antara Garuda Indonesia dan Merpati berupa, kerja sama dalam bidang Pelayanan Kargo Udara, Ground Handling, Maintenance Repair & Overhaul (MRO) dan Training Center.

Sedangkan, Garuda Indonesia Group bersama dengan beberapa BUMN lainnya seperti Semen Indonesia, Pertamina, Perum Bulog, Perusahaan Perdagangan Indonesia, dan PLN akan mendukung pengelolaan usaha kargo milik Merpati melalui aktivitas pelayanan pengiriman barang-barang (kargo) di wilayah Papua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merpati Dihidupkan Kembali, Tetapi Tidak Melayani Penerbangan Sipil

Merpati Dihidupkan Kembali, Tetapi Tidak Melayani Penerbangan Sipil

Bisnis | Rabu, 16 Oktober 2019 | 18:28 WIB

Dari Garuda Hingga PLN, 10 BUMN Bareng-Bareng Bantu Merpati Hidup Kembali

Dari Garuda Hingga PLN, 10 BUMN Bareng-Bareng Bantu Merpati Hidup Kembali

Bisnis | Rabu, 16 Oktober 2019 | 17:01 WIB

Soal Aset Merpati Airlines, Menkeu akan Koodinasi dengan BUMN

Soal Aset Merpati Airlines, Menkeu akan Koodinasi dengan BUMN

Bisnis | Minggu, 18 November 2018 | 15:11 WIB

Merpati Airlines Masih Punya Aset Meski Mati Suri, Ini Daftarnya

Merpati Airlines Masih Punya Aset Meski Mati Suri, Ini Daftarnya

Bisnis | Jum'at, 16 November 2018 | 20:58 WIB

Terkini

Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula

Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 06:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:41 WIB

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:40 WIB

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:07 WIB

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:58 WIB