Indonesian AID Diluncurkan, Sri Mulyani: Indonesia Ingin Perdamaian Abadi

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 18 Oktober 2019 | 14:55 WIB
Indonesian AID Diluncurkan, Sri Mulyani: Indonesia Ingin Perdamaian Abadi
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pidato terakhirnya di kantor Kementerian Luar Negeri, Jumat (18/10/2019). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Indonesia secara resmi meluncurkan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional atau disebut Indonesian Agency for International Development (Indonesian AID) pada Jumat (18/10/2019).

Hadir dalam acara peresmian tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Indonesia merupakan satu dari negara organisasi dunia dimana cita-cita dari para pendiri bangsa betul-betul ingin menjaga perdamaian dunia.

"Lembaga ini kita harapakan akan mampu terus menunjang politik luar negeri dalam rangka menunjukkan Indonesia sebagai negara besar dunia baik dari sisi penduduknya geografinya dan juga ekonominya untuk bisa bertanggung jawab menjaga ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi," kata Sri Mulyani di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Dirinya pun menyambut gembira dengan adanya lembaga ini yang tentu juga akan membuat Indonesia makin bersinergi dalam rangka meningkatkan efektifitas politik luar negeri Indonesia.

"Sehingga negara Indonesia makin dikenal sebagai negara yang terus mengupayakan perdamaian dunia," katanya.

"Kami di Kemenkeu siap kerja sama dengan Kemenlu dan Kementerian dan Lembaga lainnya dalam rangka mengelola dana tersebut dalam rangka menunjang kegiatan tersebut," katanya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan dalam kurun waktu 2 tahun kebelakang ini, dana Indonesia AID ini terus naik jumlah anggarannya.

"Tahun lalu ini di taronya di below the line kalau istilah teknisnya artinya dia tidak harus habis mungkin bisa menjadi dana abadi. tahun lalu kita masukkan Rp 1 triliun tahun ini Rp 2 triliun jadi Rp 3 triliun, untuk 2020 nanti saya cek saya lupa angkanya," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres JK Pamit, Menteri Luar Negeri dan Menteri Keuangan Menangis

Wapres JK Pamit, Menteri Luar Negeri dan Menteri Keuangan Menangis

News | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 13:44 WIB

Polri Melepas Wapres Jusuf Kalla dengan Upacara Purnatugas

Polri Melepas Wapres Jusuf Kalla dengan Upacara Purnatugas

Foto | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 13:35 WIB

Dapat Hadiah Lukisan dari Kemenlu, Wapres JK: Terima Kasih

Dapat Hadiah Lukisan dari Kemenlu, Wapres JK: Terima Kasih

News | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 12:54 WIB

Terkini

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:28 WIB

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:17 WIB

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:15 WIB

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

×