Array

Erick Thohir Siap Dicopot dari Menteri BUMN Jika Tak Sesuai Target

Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:29 WIB
Erick Thohir Siap Dicopot dari Menteri BUMN Jika Tak Sesuai Target
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) berbincang dengan mantan Menteri BUMN Rini Soemarno (kiri) disela serah terima jabatan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berjanji bekerja keras memenuhi target yang telah ditentukan. Salah satunya menaikkan kelas perusahaan-perusahaan BUMN.

Erick mengatakan jika dalam 100 hari tak mencapai target yang ditetapkan, maka ia siap untuk dicopot dari jabatan menteri.

"Saya punya KPI yang harus dicapai selama tiga bulan dan statement ini juga disampaikan beliau bahwa semua menteri harus dicopot. Dan saya sangat siap dicopot," kata Erick di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Selain menaikkan kelas, Mantan Presiden Klub Sepak Bola Inter Milan itu juga bakal membawa perusahaan-perusahaan BUMN jadi pemain global.

"Saya juga berharap tentu kita membangun ekosistem yang sehat BUMN-BUMN dimana tidak lain tadi untuk kolaborasi yang seperti tadi ibu sampaikan atau Pak Presiden sampaikan hari ini kita tidak hanya bisa jago kandang tapi juga jadi pemain global," jelas dia.

Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) berjabat tangan dengan mantan Menteri BUMN Rini Soemarno, saat serah terima jabatan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) berjabat tangan dengan mantan Menteri BUMN Rini Soemarno, saat serah terima jabatan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Sebelumnya, Rini Soemarno mewariskan perkerjaan rumah untuk Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Terutama soal penggabungan beberapa BUMN jadi satu atau Holding BUMN.

Menurut Rini masih banyak BUMN-BUMN yang perlu digabungkan. Dengan penggabungan itu, lanjut dia, pekerjaan BUMN makin efisien.

"Karena sektor di kementerian BUMN ini cukup besar. Targetnya tiap sektor ada holdingnya. Sampe sekarang yang udah ada Perhutanan, perkebunan, holding migas, tambang di bawah Inalum, dan holding pupuk di bawah Pupuk Indonesia. Sebentar lagi bakal disetujui Presiden adalah holding farmasi, PP-nya udah ditandatangani Presiden," kata Rini.

Baca Juga: Potret Suram Tim Menteri Ekonomi Jokowi Versi Ekonom Core

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI