Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

AS Belum Turunkan Tarif Impor, China Geram

Dythia Novianty, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 15 November 2019 | 10:04 WIB
AS Belum Turunkan Tarif Impor, China Geram
Ilustrasi perang dagang AS dan China. (Shutterstock)

Suara.com - China masih meminta AS menurunkan tarif sebagai bagian dari perjanjian fase satu. Akibatnya, negosiasi perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia makin berlarut-larut.

"Perang dagang dimulai dengan menambahkan tarif, dan harus diakhiri dengan membatalkan tarif tambahan ini. Ini adalah kondisi penting bagi kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan, kata juru bicara Kementerian Perdagangan China Gao Feng pada konferensi pers mingguan, sebagaimana lansiran laman cnbc.com Jumat (15/11/2019).

"Jika kedua belah pihak mencapai perjanjian fase satu, tingkat pengembalian tarif sepenuhnya akan mencerminkan pentingnya perjanjian fase satu," kata Gao, mencatat delegasi perdagangan kedua negara sedang dalam konsultasi mendalam tentang topik ini.

Ketegangan perdagangan antara AS dan China telah berlangsung selama lebih dari setahun, dengan masing-masing negara mengenakan tarif barang senilai miliaran dolar dari yang lain.

Sekarang, kedua negara sedang dalam proses menyegel apa yang disebut kesepakatan "fase satu" untuk mengatasi beberapa poin ketidaksepakatan.

Presiden China, Xi Jinping dan Presiden AS, Donald Trump diperkirakan akan bertemu pada pertengahan November di KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik di Santiago, tetapi Chili membatalkan acara tersebut pada akhir Oktober karena kerusuhan domestik.

Gao tidak secara khusus menanggapi komentar dari Trump Jumat lalu bahwa ia tidak setuju untuk menghapus tarif pada produk-produk Cina. Juru bicara Kementerian Perdagangan juga tidak secara langsung mengomentari laporan berita bahwa tantangan untuk mencapai kesepakatan perdagangan adalah keengganan China untuk memasukkan jumlah pembelian pertanian AS secara tertulis.

Sementara itu, data dan bukti anekdotal menunjukkan bisnis dari kedua negara telah mencoba berbagai cara untuk mengatasi tarif. Bagi beberapa perusahaan di Amerika, mengalihkan produksi atau sumber impor merupakan pilihan.

"Dari perspektif regional, kami telah melihat peningkatan besar-besaran dalam ekspor yang ditujukan ke AS dari pasar seperti Vietnam dan Taiwan," Nick Marro, pemimpin perdagangan global di The Economist Intelligence Unit, mengatakan dalam emailnya Kamis.

baca juga

"Namun, tidak mungkin bahwa ekonomi mana pun memiliki kapasitas produksi yang ada untuk sepenuhnya menjelaskan cerita itu, yang menunjukkan bahwa pengiriman-kapal mungkin memainkan peran," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Bakal Berbalik Melemah Terhadap Dolar AS

Rupiah Bakal Berbalik Melemah Terhadap Dolar AS

Bisnis | Kamis, 07 November 2019 | 08:46 WIB

Perdana Menteri Inggris Desak POTUS Tak Berlakukan Tarif Ekspor Mobil

Perdana Menteri Inggris Desak POTUS Tak Berlakukan Tarif Ekspor Mobil

Otomotif | Kamis, 07 November 2019 | 08:00 WIB

Donald Trump Ungkap Lokasi Perundingan Amerika Serikat - China

Donald Trump Ungkap Lokasi Perundingan Amerika Serikat - China

Bisnis | Jum'at, 01 November 2019 | 08:01 WIB

Khawatir Perlambatan Ekonomi Global, The Fed Pangkas Suku Bunga

Khawatir Perlambatan Ekonomi Global, The Fed Pangkas Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2019 | 08:31 WIB

Pada 2020, Dunia Akan Banjir Pasokan Minyak Mentah

Pada 2020, Dunia Akan Banjir Pasokan Minyak Mentah

Bisnis | Rabu, 30 Oktober 2019 | 08:38 WIB

Ekonomi Global Anjlok Jika Perang Dagang AS-China Berlanjut

Ekonomi Global Anjlok Jika Perang Dagang AS-China Berlanjut

Bisnis | Selasa, 29 Oktober 2019 | 13:02 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×