DPR Dukung Pengembangan Program Kementan dan Kostra Tani

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 19 November 2019 | 11:05 WIB
DPR Dukung Pengembangan Program Kementan dan Kostra Tani
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. (Dok : Kementan).

Suara.com - Anggota Komisi IV DPR RI, Mindo Sianipar mendukung program-program kementan termasuk pembentukan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostra Tani) yang digagas Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). Kata Mindo, program ini diharapkan menjadi salah satu kebangkitan penyuluh dalam mendampingi petani selama bercocok tanam.

"Ini sangat bagus karena Pak Menteri kelihatanya ingin membangun pertanian dari pinggiran. Artinya dari desa ke desa dan langkah itu sudah betul," ujar Mindo dalam rapat kerja DPR dengan Kementan di Komisi IV, Gedung Parlemen, Senayan, Senin (18/11/2019).

Menurut Mindo, DPR juga mendukung perampungan data yang dilakukan Mentan Syahrul dalam mengawali 100 hari kerjanya. Langkah Syahrul yang dinilai berkerja cepat ini merupakan langkah positif yang patut didukung oleh semua pihak.

"Kalau saya lihat eksekusi gayanya Menteri sekarang itu gaya Mantan Gubernur Sulsel ya. Jadi semuanya serba cepat dan terukur. Mudah-mudahan eksekusinya sesuai dengan perencanaannya. Tentu DPR mendukung itu semua," katanya.

Mindo menambahkan, pembentukan Kostra Tani dan juga perampungan data adalah dua elemen penting yang akan saling terikat dalam mengentaskan berbagai persoalan di sektor pertanian.

"Ya kita tunggu gebrakan Mentan Syahrul soal data dan Kostra Tani. Semoga berjalan dengan baik dan bisa diimplementasikan untuk kepentingan rakyat," katanya.

Anggota Komisi IV lainya, Endang Setyawati Thohari mengatakan, gagasan Mentan Syahrul soal data dan pembangunan Kostra Tani sangat tepat dalam mengembangkan sektor pertanian Indonesia di era modern.

Meski demikian, dia berharap Kementerian Pertanian juga memperhatikan masukan dari DPR seperti pembangunan embung, pembangunan SDM dan penerapan Alsintan.

"Kenapa demikian, karena sekarang ini beda dengan zaman dulu. Jadi kalau zaman dulu kan instruksi dari pusat langsung bisa dilaksanakan ke daerah, kalau sekarang tergantung dari kepala dinasnya, kepala dinasnya tergantung dari bupatinya atau walikotanya. Nah dengan Kostra Tani diharapkan bisa mengendalikan data dan penyuluh dari satu komando saja. Disisi lain, jangan lupa bahwa Kementan memiliki tanggung jawab pada pengembangan SDM dan lain-lain," katanya

baca juga

Mengenai hal ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa pembangunan Kostra Tani merupakan proyek jangka panjang yang sudah dilengkapi sistem artificial intelligence atau kecerdasan buatan untuk membangun pertanian sampai sudut pinggiran.

"Kita akan tarik semua komponen di desa untuk bersatu membangun pertanian. Kita juga akan melibatkan Babinsa dan Babinkamtibmas dalam mendukung program pertanian," katanya.

Selanjutnya, kata Syahrul, Kementan juga memiliki rencana kerja jangka panjang dan target utama berbasis manufaktur. Rencana tersebut diharapakan mampu membawa nilai ekonomi yang lebih tinggi. Karena itu, Kementan juga terus mendukung deregulasi perundangan yang menghambat investasi.

"Untuk melaksanakan seluruh kegiatan dan pencapaian target tersebut, kami telah mendistribusikan anggaran 2020 sebesar 21,05 triliun ke 11 eselon 1 seperti Badan Litbang yang mendapat tambahan 100 milyar dan PPSDM dengan anggaran 2.04 triliun dari sebelumnya yang hanya 1,70 triliun," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Fadjri Jufri menyampaikan bahwa rencana kerja tahun depan adalah merealisasikan dan mengimplementasikan penggunaan pupuk dari bahan organik untuk meningkatkan jumlah produksi 

"Kombinasi unsur mikro dan makro atau bahan organik dan non organik harus seimbang, sehingga produksi di beberapa daerah bisa tercapai dengan baik. Kombinasi ini memang harus kita dorong cepat, sehingga ada tambahan peningkatan produksi pangan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR dan Kementan Setujui Subsidi Pertanian

DPR dan Kementan Setujui Subsidi Pertanian

Bisnis | Selasa, 19 November 2019 | 11:00 WIB

Anggur Janetes SP1 Idola Hortikultura Indonesia Masa Depan

Anggur Janetes SP1 Idola Hortikultura Indonesia Masa Depan

Bisnis | Senin, 18 November 2019 | 10:35 WIB

Kementan Tegas Melawan Usaha Alih Fungsi Lahan Pertanian

Kementan Tegas Melawan Usaha Alih Fungsi Lahan Pertanian

Bisnis | Senin, 18 November 2019 | 07:48 WIB

Mentan Komitmen Tingkatkan Produksi dan Jamin Ketersediaan Pangan

Mentan Komitmen Tingkatkan Produksi dan Jamin Ketersediaan Pangan

Bisnis | Minggu, 17 November 2019 | 14:42 WIB

Said Didu Sindir Mentan yang Bubuhkan Nama Jan Ethes di Varietas Anggur

Said Didu Sindir Mentan yang Bubuhkan Nama Jan Ethes di Varietas Anggur

Bisnis | Senin, 18 November 2019 | 06:05 WIB

Mentan Syahrul Harapkan Perbankan Dukung Sektor Peternakan

Mentan Syahrul Harapkan Perbankan Dukung Sektor Peternakan

Bisnis | Sabtu, 16 November 2019 | 14:30 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×