Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Genjot Perdagangan Bilateral China-Indonesia Lewat Chexpo Asean 2019

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 27 November 2019 | 15:31 WIB
Genjot Perdagangan Bilateral China-Indonesia Lewat Chexpo Asean 2019
Pameran China Healthcare Products Expo 2019 (CHEXPO ASEAN).

Suara.com - Perdagangan bilateral China-Indonesia pada tahun 2018 mencapai 77,4 miliar dolar AS. China adalah mitra dagang terbesar Indonesia selama 8 tahun berturut-turut.

Investasi langsung China ke Indonesia mencapai 2,4 miliar dolar AS, bertahan di posisi sebagai investor terbesar ketiga di Indonesia.

Pada paruh pertama tahun 2019, investasi langsung China ke Indonesia mencapai 2,29 miliar dolar AS. Nilai ini hampir mencapai total investasi tahun lalu.

Besarnya nilai kerjasama tersebut, membuat pemerintah China kembali menggelar pameran China Healthcare Products Expo 2019 (CHEXPO ASEAN) yang bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan kerjasama negara Indonesia dan China serta negara-negara Asia Tenggara, khususnya di bidang farmasi dan kedokteran.

Chexpo Asean 2019 diikuti oleh lebih banyak peserta dan digelar selama tiga hari di Hall A2 dan A3, Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta pada tanggal 27 – 29 November 2019.

Sebagai platform medis dan kesehatan profesional di Asia Tenggara, Chexpo Asean 2019 akan fokus pada pengobatan tradisional China, makanan suplemen, peralatan medis sekali pakai, instrumen dan peralatan medis, perlengkapan kesehatan rumah tangga, peralatan laboratorium dan reagen diagnostik, produk perawatan dan rehabilitasi, perabot medis serta perawatan rumah, kebutuhan ibu dan bayi.

“Chexpo Asean tahun lalu sukses besar dan menarik perhatian luas para profesional medis dan kesehatan dari China, Indonesia, dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Mari ramaikan kembali pameran tahun ini karena ini adalah kesempatan terbaik bagi Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya untuk mendekati perusahaan-perusahaan kesehatan terkemuka China serta produk-produk terkini,” ujar President of CCCMHPIE Zhou Hui dalam keterangannya, Rabu (27/11/2019).

Selain pameran berbagai produk obat tradisional, farmasi dan kesehatan, keunggulan Chexpo Asean lainnya adalah keikutsertaan dari perusahaan-perusahaan ternama China dari sektor farmasi dan kesehatan. Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat.

Dengan sendirinya memiliki permintaan besar untuk produk kesehatan. Di lain sisi, produk China memiliki keunggulan komparatif yang jelas. Selama bertahun-tahun, perusahaan farmasi dan alat kesehatan China telah meningkatkan kemampuan mereka dalam hal R&D dan manufaktur serta meningkatkan kualitas ke standar internasional.

Optimisme China tentang pasar Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya berhasil meningkatkan jumlah peserta pameran sebesar 40% dibanding tahun lalu menjadi 130 perusahaan ternama China dengan ribuan produk berkualitas mereka.

Untuk mendukung suasana bisnis yang maksimal sehingga tercipta kerjasama usaha diantara para peserta dan pengunjung pameran, Chexpo Asean 2019 menggelar 10 forum profesional yang mengambil tema seputar potensi pasar dan peluang kerja sama obat-obatan herbal tradisional, situasi terkini pasar medis dan kesehatan ASEAN dan Perkembangan tren, Pembahasan tentang peraturan perangkat medis Indonesia dan lainnya.

Forum ini akan mempertemukan para pemangku kepentingan dari seluruh industri. Tak kalah menarik, pengunjung juga dapat melakukan diagnosa pengobatan China tradisional sekaligus terapi pengobatan tradisional China selama pameran berlangsung.

Menurut Zhou Hui, Indonesia memiliki sumber daya farmasi tradisional yang melimpah. Banyak produk Indonesia populer di China dengan permintaan yang tinggi.

"China dan Indonesia memiliki banyak hal untuk saling bekerja sama dalam hal produk, dan investasi bilateral dan kerjasama kami terus meningkat," kata Zhou.

Sebagai momen penting di industri medis dan kesehatan, CHEXPO fokus pada peningkatan perdagangan, kerjasama dan mempromosikan hasil yang saling menguntungkan antara industri medis dan kesehatan China dan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap Kasus Penipuan Via Telepon, Polisi Ciduk 66 WNA China

Ungkap Kasus Penipuan Via Telepon, Polisi Ciduk 66 WNA China

News | Selasa, 26 November 2019 | 09:39 WIB

Polisi Gerebek 6 WNA Tiongkok di Malang Terkait Sindikat Penipuan Online

Polisi Gerebek 6 WNA Tiongkok di Malang Terkait Sindikat Penipuan Online

Jatim | Senin, 25 November 2019 | 23:35 WIB

Wahana Antariksa NASA Potret Bekas Kecelakaan Mikrosatelit China di Bulan

Wahana Antariksa NASA Potret Bekas Kecelakaan Mikrosatelit China di Bulan

Tekno | Senin, 25 November 2019 | 16:25 WIB

Terkini

Gandeng OpenAI, Novo Nordisk Percepat Revolusi AI di Sektor Kesehatan

Gandeng OpenAI, Novo Nordisk Percepat Revolusi AI di Sektor Kesehatan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 15:00 WIB

Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar?

Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:57 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tembus 2.775 TEUs di Maret 2026

Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tembus 2.775 TEUs di Maret 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:50 WIB

5 Langkah Praktis Top Up Token Listrik di Blibli

5 Langkah Praktis Top Up Token Listrik di Blibli

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:32 WIB

Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini

Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:29 WIB

Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?

Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:18 WIB

Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk

Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:15 WIB

Harga Plastik Melonjak, Industri Mulai Beralih ke Kemasan Daur Ulang

Harga Plastik Melonjak, Industri Mulai Beralih ke Kemasan Daur Ulang

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:12 WIB

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:49 WIB

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:29 WIB