Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.831

Waspada Demam Berdarah Bisa Dimulai dengan Jaga Lingkungan Tetap Bersih

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 19 Desember 2019 | 12:08 WIB
Waspada Demam Berdarah Bisa Dimulai dengan Jaga Lingkungan Tetap Bersih
Ilustrasi memerangi nyamuk. (Dok : Force Magic)

Suara.com - Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kasus demam berdarah dengue (DBD) cukup tinggi, terlebih saat musim hujan seperti sekarang ini. Kewaspadaan harus terus ditingkatkan dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan jauh dari gangguan nyamuk.

Pencegahan demam berdarah sebenarnya dapat dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu rumah. Walau rajin dibersihkan, ternyata nyamuk masih dapat bersarang di tempat-tempat yang kadang tidak terpikirkan.

Berikut beberapa tempat yang sangat mungkin menjadi sarang nyamuk di sekitar lingkungan rumah:

1.      Kotak-kotak Penyimpanan

Kotak-kotak penyimpanan yang berisi tumpukan barang sering terdapat di pojok- pojok rumah. Walau pun tertutup, terkadang sisi antara dinding dan kotak menjadi tempat nyaman bagi nyamuk untuk berkembang biak.

2.      Tumpukan Barang Bekas

Tumpukan barang-barang di rumah, yang jarang dijamah juga menjadi lokasi favorit nyamuk untuk berkumpul. Tempat-tempat lembab dan gelap juga harus diwaspadai.

3.      Tanaman Liar di Pekarangan

Siapa sangka ternyata nyamuk suka berkumpul di alam, terutama di antara tanaman lebat dan jarang terawat. Sisa-sisa air yang tidak terserap oleh tanah dan menggenang di sekitar tanaman menjadikan tempat ini lembab dan disukai nyamuk.

baca juga

4.      Tetesan Air di Sekitar Dispenser atau AC

Tetesan air yang tidak terdeteksi, baik dari AC maupun dispenser seringkali menyebabkan genangan kecil sering luput dari pengawasan. Di genangan inilah jentik nyamuk bisa mulai berkembang.

Pencegahan Dimulai dari Rumah

Untuk mencegah sarang nyamuk di sekitar rumah, tentu kita harus rajin membersihkan rumah dan pekarangan. Hal ini merupakan salah satu upaya mencegah penyakit DBD dari rumah.

Sebaiknya hindari menumpuk dan menggantung barang. Selain itu, upayakan untuk selalu menutup dan membersihkan genangan air, agar tempat-tempat itu tidak menjadi sarang nyamuk.

Di saat musim hujan seperti ini, akan lebih baik jika rumah juga selalu menyediakan obat nyamuk semprot berbahan alami, sehingga aman digunakan. ForceMagic, pemati dan penolak nyamuk dengan Teknologi 2 in 1 merupakan pilihan tepat untuk menjaga rumah dari nyamuk.

Ilustrasi nyaman tanpa nyamuk. (Dok : Force Magic)
Ilustrasi nyaman tanpa nyamuk. (Dok : Force Magic)

Teknologi 2 in 1 mengandung aerosol insektisida, dengan bahan aktif seperti piretroid sintetis, yaitu prallethrin  permethrin. Zat ini adalah insektisida alami yang terkandung dalam bunga krisan.

Untuk menghindari nyamuk berkumpul, selalu semprotkan ForceMagic di tumpukan barang, genangan air, bawah meja dan sofa, sudut-sudut ruangan yang gelap, saat pagi dan malam. Aromanya yang lembut dan menyegarkan tidak akan membuat pusing, namun usahakan untuk mengosongkan ruangan paling tidak 2 jam setelah menyemprotkan ForceMagic.

“Piretroid Sintetis dalam ForceMagic lebih mudah dinetralisir udara, sehingga tidak perlu takut bila terhirup, karena akan cepat dikeluarkan tubuh melalui feces, urine dan saluran pernafasan,” ujar Tegar Baskoro, Group Product Manager ForceMagic.

Dengan pencegahan yang dilakukan rutin, semoga rumah dan lingkungan sekitar aman dari sarang nyamuk di saat musim hujan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Cara Nippon Paint Bantu Fasilitas Umum di Desa Bocor

Intip Cara Nippon Paint Bantu Fasilitas Umum di Desa Bocor

Press Release | Kamis, 19 Desember 2019 | 09:47 WIB

Bau Hujan Punya Daya Menenangkan, Dari Mana Aroma Ini Terbentuk?

Bau Hujan Punya Daya Menenangkan, Dari Mana Aroma Ini Terbentuk?

Health | Rabu, 18 Desember 2019 | 20:20 WIB

Musim Hujan, Ini Manfaat Kurangi Tekanan Angin Pada Ban Motor

Musim Hujan, Ini Manfaat Kurangi Tekanan Angin Pada Ban Motor

Otomotif | Rabu, 18 Desember 2019 | 19:46 WIB

Sejumlah Wilayah di Jakarta Terendam, Pemprov Kerahkan Mesin Penyedot Air

Sejumlah Wilayah di Jakarta Terendam, Pemprov Kerahkan Mesin Penyedot Air

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 18:16 WIB

5 Tips Hadapi Banjir. Nomor 2 Penting: Pantang Nyalakan Lampu Hazard

5 Tips Hadapi Banjir. Nomor 2 Penting: Pantang Nyalakan Lampu Hazard

Otomotif | Selasa, 17 Desember 2019 | 18:00 WIB

10 Sajian Lauk Spesial di Hari Istimewa, Catat Resepnya

10 Sajian Lauk Spesial di Hari Istimewa, Catat Resepnya

Lifestyle | Rabu, 18 Desember 2019 | 06:30 WIB

Terkini

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:07 WIB

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

×