Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BBM di Kupang Diisukan Akan Habis, Warga Panik Antrean di SPBU Mengular

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 24 Desember 2019 | 11:36 WIB
BBM di Kupang Diisukan Akan Habis, Warga Panik Antrean di SPBU Mengular
Antrean SPBU di Kupang. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - Beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kupang akhir-akhir ini selalu dipadati warga imbas adanya isu yang menyebutkan stok BBM di Kota Kupang menipis dan nyaris habis.

"Masih terjadinya antrean pagi ini, menurut kami karena dampak dari beberapa warga yang masih khawatir tidak kebagian BBM. Namun sebenarnya pasokan BBM sudah normal kembali sejak Senin (23/12) malam," kata Unit Manager Communication and CSR Pertamina MOR V Surabaya Rustam Aji, Selasa (24/12/2019).

Hal ini disampaikan berkaitan dengan kelangkaan BBM yang terjadi pada Senin (23/12) kemarin yang mengakibatkan antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di kota Kupang dan bahkan beberapa SPBU justru menutup gerainya karena stok yang dimiliki benar-benar habis.

Masyarakat kata dia mungkin khawatir jika tak mendapatkan BBM lagi. Apalagi Selasa (24/12) malam nanti umat Kristiani di kota itu akan merayakan ibadah Natal.

"Ditambah hari ini adalah hari ibadah untuk umat kristiani di sore dan malam hari, jadi mereka menyempatkan diri isi BBM di pagi ini," tambah dia.

Rustam menambahkan bahwa kelangkaan BBM yang terjadi pada Senin (23/12) pagi itu karena keterlambatan distribusi BBM dengan kapal tanker dari Surabaya ke Kupang.

Kapal tangker yang seharusnya tiba pada Minggu (22/12) terpaksa harus tiba di Kupang pada Senin (23/12) subuh karena diterjang gelombang tinggi saat berlayar menuju ke Kupang.

"Kemarin setelah kapal tiba pagi, langsung pendistribusian ke sejumlah SPBU di kota Kupang dilakukan, sehingga sampai pagi ini seluruh SPBU di Kota Kupang sudah memiliki BBM," tambah dia.

Ia menambahkan bahwa kapal tangker dari Surabaya itu membawa BBM sebanyak 4.500 kiloliter (KL) baik untuk Premium maupun jenis BBM yang lain.

Dengan jumlah pasokan tersebut maka stok BBM di Kota Kupang bisa bertahan hingga enam sampai tujuh hari ke depan sebab dijadwalkan pada tanggal 29 Desember mendatang akan datang lagi kapal tangker membawa 4.500 kiloliter BBM jenis premium.

"Sehingga kami harapkan masyarakat tak perlu khawatir dengan terjadinya kelangkaan BBM di kota Kupang," ujar dia.

Saat ini ujar dia Stok BBM jenis premium di terminal BBM Kupang Tenau mencapai 2.700 KL dengan penyaluran rata-rata 385 kl perhari. Sementara untuk Solar saat ini stoknya mencapai 9.200 kl dengan jumlah penyaluran 365 Kl perhari. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi ke SPBU Pertamina MT Haryono Ditemani Ahok

Jokowi ke SPBU Pertamina MT Haryono Ditemani Ahok

Foto | Senin, 23 Desember 2019 | 17:19 WIB

Usai Peresmian B30, Jokowi Diserbu Petugas SPBU untuk Berselfi Ria

Usai Peresmian B30, Jokowi Diserbu Petugas SPBU untuk Berselfi Ria

Video | Senin, 23 Desember 2019 | 15:52 WIB

Jokowi di Depan Ahok: Kita Mau Keluar dari Rezim Impor atau Tidak?

Jokowi di Depan Ahok: Kita Mau Keluar dari Rezim Impor atau Tidak?

Bisnis | Senin, 23 Desember 2019 | 11:48 WIB

Terkini

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB