Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.496,891
LQ45 639,675
Srikehati 310,959
JII 394,346
USD/IDR 17.690

Bakal Dipoles Changi Airport, Labuan Bajo Targetkan 4 Juta Penumpang

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 26 Desember 2019 | 20:52 WIB
Bakal Dipoles Changi Airport, Labuan Bajo Targetkan 4 Juta Penumpang
Menhub dan Menkeu di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (26/12/2019). [Suara.com/M Fadil]

Suara.com - Konsorsium PT Cardig Aero Services Tbk dan Changi Airport Internasional Pte Ltd secara resmi memenangkan pengembangan proyek infrastruktur Bandar Udara Komodo di Labuan Bajo.

Konsorsium tersebut nantinya bakal memoles Bandar Udara Komodo jauh lebih baik lagi dengan investasi mencapai Rp 1,2 triliun. Selain memoles, kedua perusahaan asing tersebut juga bakal memperoleh hak pengelolaan Bandar Udara Komodo selama 25 tahun dari pemerintah.

Presiden Direktur PT Cardig Aero Services Tbk Nurhadijono Nurjadin mengatakan dengan dipilihnya perusahaannya dan Changi Airport International Pte Ltd, diharapkan jumlah penumpang yang datang maupun naik melalui Bandar Udara Komodo akan mencapai empat juta orang per tahun dari sebelumnya hanya mencapai 650 ribu penumpang setiap tahunnya.

"Jadi kami sesuai target pemerintah bisa meningkatkan empat juta penumpang dalam waktu konsesi ini maka kami akan lakukan perluasan terminal sesuai dengan kebutuhan dan capex yang akan meningkat. Juga ekspansi apron dan runway yang akan dilakukan. Jadi memang kami ingin mencapai target dengan menaikan kapasitas," kata Nurhadijono saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Di tempat yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan dengan pemolesan sejumlah infrastruktur di Bandar Udara Komodo akan menambah lalu lintas penerbangan, baik untuk pesawat kecil, sedang hingga besar. Sehingga makin membuat banyak turis yang datang ke Labuan Bajo.

"Bahwa ada investasi run way yang menjadi panjangnya 2.520 meter artinya pesawat dengan kelas menengah ya A300 yang bisa mencapai China dan Jepang langsung bisa mendarat di labuan bajo, sementara ini kan cuma 2.400 meter," kata Budi.

Budi menambahkan, pembangunan runway tersebut membutuhkan waktu sekitar dua tahun ditambah lagi memoles terminal menjadi lebih baik lagi.

"Saya harus mengapresiasi konsorium ini berminat pada Labuan Bajo karena sekarang ini cuman 650 ribu penumpangnya jadi akan menjadi empat juta kita harapkan kurang dari 10 tahun, nah yang kita lakukan adalah dalam dua tahun yang kami sudah menjadi 2.720 (meter runway) dan dalam waktu satu tahunn kita sudah mendapatkan atmosfer yang lain, dan kapasitas dari terminal sendiri paling lama lima tahun," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Mau Gaet Lebih Banyak Investor Asing Garap Proyek Infrastruktur

Sri Mulyani Mau Gaet Lebih Banyak Investor Asing Garap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 26 Desember 2019 | 20:36 WIB

Sah! Bandara Komodo Dikelola Konsorsium Asing, Nilai Investasi Rp 1,2 T

Sah! Bandara Komodo Dikelola Konsorsium Asing, Nilai Investasi Rp 1,2 T

Bisnis | Kamis, 26 Desember 2019 | 18:48 WIB

Luhut Sebut Amerika Serikat Mau Investasi Kelola Pulau Komodo

Luhut Sebut Amerika Serikat Mau Investasi Kelola Pulau Komodo

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2019 | 14:42 WIB

INDEF: Indonesia Masih Butuh Investasi Asing

INDEF: Indonesia Masih Butuh Investasi Asing

Bisnis | Kamis, 11 April 2019 | 20:49 WIB

BKPM: Investasi Asing di Sektor Pariwisata Terus Meningkat

BKPM: Investasi Asing di Sektor Pariwisata Terus Meningkat

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 18:43 WIB

Terkini

Besok Demo Besar, Rupiah Ditutup Melemah Tipis

Besok Demo Besar, Rupiah Ditutup Melemah Tipis

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Revaldo Pesan Sabu via Telepon, Polisi Kini Buru Sang Pemasok

Revaldo Pesan Sabu via Telepon, Polisi Kini Buru Sang Pemasok

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Dukung Gaya Hidup Sehat, BRI Berikan Cashback Rp100 Ribu di SVRG

Dukung Gaya Hidup Sehat, BRI Berikan Cashback Rp100 Ribu di SVRG

Bri | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:12 WIB

5 Struktur Atmosfer Bumi dan Fungsinya, Perisai Tak Kasat Mata yang Jaga Kehidupan

5 Struktur Atmosfer Bumi dan Fungsinya, Perisai Tak Kasat Mata yang Jaga Kehidupan

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:11 WIB

Menyesap Dinginnya Kabut dalam Novel London: Angel Karya Windry Ramadhina

Menyesap Dinginnya Kabut dalam Novel London: Angel Karya Windry Ramadhina

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Diperkenalkan di Semarang, Ini Skuad Lengkap Java United FC di Super League 2026/2027

Diperkenalkan di Semarang, Ini Skuad Lengkap Java United FC di Super League 2026/2027

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:09 WIB

Lapangan Padel Mendadak Berdiri di Lahan Pemprov DKI Meruya Utara

Lapangan Padel Mendadak Berdiri di Lahan Pemprov DKI Meruya Utara

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Relawan Prabowo Kecam Budi Arie soal Spekulasi Percepatan Pemilu, Helmi: Lu Jual Kami Beli!

Relawan Prabowo Kecam Budi Arie soal Spekulasi Percepatan Pemilu, Helmi: Lu Jual Kami Beli!

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Selangkah Lagi Juara, Timnas Vietnam Bisa Ukir Sejarah Baru di Piala AFF 2026

Selangkah Lagi Juara, Timnas Vietnam Bisa Ukir Sejarah Baru di Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Trade-off Pertumbuhan dan Disiplin Fiskal: Membaca Arah RAPBN 2027

Trade-off Pertumbuhan dan Disiplin Fiskal: Membaca Arah RAPBN 2027

Opini | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:04 WIB

×