Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Bakal Dipoles Changi Airport, Labuan Bajo Targetkan 4 Juta Penumpang

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 26 Desember 2019 | 20:52 WIB
Bakal Dipoles Changi Airport, Labuan Bajo Targetkan 4 Juta Penumpang
Menhub dan Menkeu di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (26/12/2019). [Suara.com/M Fadil]

Suara.com - Konsorsium PT Cardig Aero Services Tbk dan Changi Airport Internasional Pte Ltd secara resmi memenangkan pengembangan proyek infrastruktur Bandar Udara Komodo di Labuan Bajo.

Konsorsium tersebut nantinya bakal memoles Bandar Udara Komodo jauh lebih baik lagi dengan investasi mencapai Rp 1,2 triliun. Selain memoles, kedua perusahaan asing tersebut juga bakal memperoleh hak pengelolaan Bandar Udara Komodo selama 25 tahun dari pemerintah.

Presiden Direktur PT Cardig Aero Services Tbk Nurhadijono Nurjadin mengatakan dengan dipilihnya perusahaannya dan Changi Airport International Pte Ltd, diharapkan jumlah penumpang yang datang maupun naik melalui Bandar Udara Komodo akan mencapai empat juta orang per tahun dari sebelumnya hanya mencapai 650 ribu penumpang setiap tahunnya.

"Jadi kami sesuai target pemerintah bisa meningkatkan empat juta penumpang dalam waktu konsesi ini maka kami akan lakukan perluasan terminal sesuai dengan kebutuhan dan capex yang akan meningkat. Juga ekspansi apron dan runway yang akan dilakukan. Jadi memang kami ingin mencapai target dengan menaikan kapasitas," kata Nurhadijono saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Di tempat yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan dengan pemolesan sejumlah infrastruktur di Bandar Udara Komodo akan menambah lalu lintas penerbangan, baik untuk pesawat kecil, sedang hingga besar. Sehingga makin membuat banyak turis yang datang ke Labuan Bajo.

"Bahwa ada investasi run way yang menjadi panjangnya 2.520 meter artinya pesawat dengan kelas menengah ya A300 yang bisa mencapai China dan Jepang langsung bisa mendarat di labuan bajo, sementara ini kan cuma 2.400 meter," kata Budi.

Budi menambahkan, pembangunan runway tersebut membutuhkan waktu sekitar dua tahun ditambah lagi memoles terminal menjadi lebih baik lagi.

"Saya harus mengapresiasi konsorium ini berminat pada Labuan Bajo karena sekarang ini cuman 650 ribu penumpangnya jadi akan menjadi empat juta kita harapkan kurang dari 10 tahun, nah yang kita lakukan adalah dalam dua tahun yang kami sudah menjadi 2.720 (meter runway) dan dalam waktu satu tahunn kita sudah mendapatkan atmosfer yang lain, dan kapasitas dari terminal sendiri paling lama lima tahun," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Mau Gaet Lebih Banyak Investor Asing Garap Proyek Infrastruktur

Sri Mulyani Mau Gaet Lebih Banyak Investor Asing Garap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 26 Desember 2019 | 20:36 WIB

Sah! Bandara Komodo Dikelola Konsorsium Asing, Nilai Investasi Rp 1,2 T

Sah! Bandara Komodo Dikelola Konsorsium Asing, Nilai Investasi Rp 1,2 T

Bisnis | Kamis, 26 Desember 2019 | 18:48 WIB

Luhut Sebut Amerika Serikat Mau Investasi Kelola Pulau Komodo

Luhut Sebut Amerika Serikat Mau Investasi Kelola Pulau Komodo

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2019 | 14:42 WIB

INDEF: Indonesia Masih Butuh Investasi Asing

INDEF: Indonesia Masih Butuh Investasi Asing

Bisnis | Kamis, 11 April 2019 | 20:49 WIB

BKPM: Investasi Asing di Sektor Pariwisata Terus Meningkat

BKPM: Investasi Asing di Sektor Pariwisata Terus Meningkat

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 18:43 WIB

Terkini

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

×