Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Dythia Novianty

Sabtu, 04 April 2026 | 10:09 WIB
Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak
Ilustrasi perang. [Unsplash]
baca 10 detik
  • Konflik geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel mengganggu stabilitas keamanan serta aktivitas perdagangan di kawasan Timur Tengah.
  • Peningkatan risiko keamanan memicu lonjakan biaya logistik, pengalihan rute pengiriman laut, serta penundaan distribusi barang di wilayah Teluk.
  • Gangguan rantai pasok global tersebut berpotensi menekan sektor energi, manufaktur, dan daya saing ekspor produk Indonesia secara signifikan.

Suara.com - Konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang turut melibatkan Israel mulai berdampak serius terhadap aktivitas bisnis di kawasan Timur Tengah. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menilai situasi ini mengganggu perdagangan, khususnya di wilayah Teluk.

Ketua Komite Bilateral Saudi Kadin Indonesia, Mohamad Bawazeer, mengatakan stabilitas keamanan menjadi kunci kelancaran ekonomi di kawasan tersebut.

“Saya sarankan kalau daerah Teluk ini aman terhadap serangan-serangan, maka otomatis perdagangan lebih enak,” ujarnya dilansir dari laman Antara, Sabtu (4/4/2026).

Menurut Bawazeer, dampak perang langsung terasa pada sektor logistik. Tarif pengiriman laut internasional (ocean freight) dilaporkan melonjak hingga tiga kali lipat akibat meningkatnya risiko keamanan.

Tak hanya itu, sejumlah perusahaan pelayaran kini menahan penerbitan booking karena memilih bersikap hati-hati di tengah ketidakpastian konflik.

Rute pengiriman pun ikut berubah. Banyak kapal menghindari jalur Laut Merah, khususnya sekitar Bab-el-Mandeb, dan memilih memutar melalui Afrika sebelum masuk ke Terusan Suez.

Akibatnya, waktu pengiriman yang biasanya hanya 15–20 hari kini bisa mencapai dua bulan untuk sampai ke pelabuhan utama seperti Dammam dan Jeddah.

Iran memperingatkan bahwa harga minyak dunia akan mencapai 200 dolar AS per barel dalam waktu dekat akibat perang berkepanjangan dengan Amerika Serikat dengan Israel. Foto: Selat Hormuz yang berada di antara Iran, Qatar dan Uni Emirat Arab. [Google Maps]
Selat Hormuz yang berada di antara Iran, Qatar dan Uni Emirat Arab. [Google Maps]

Gangguan juga terjadi di jalur vital Selat Hormuz. Ribuan kontainer dilaporkan tertahan di Pelabuhan Jabal Ali karena terbatasnya akses keluar masuk wilayah tersebut.

Kondisi ini berdampak langsung pada pasokan barang, baik produk jadi maupun bahan baku industri di kawasan seperti Arab Saudi.

baca juga

“Jadi sebenarnya kondisi ini disebabkan kondisi-kondisi peperangan yang tidak jelas begitu,” kata Bawazeer.

Dampak ke Indonesia: Energi dan Ekspor Tertekan

Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengingatkan bahwa eskalasi konflik berpotensi menekan perdagangan Indonesia, terutama di sektor energi dan logistik.

Ia menilai risiko terbesar muncul jika distribusi minyak global terganggu, termasuk kemungkinan penutupan jalur strategis seperti Selat Hormuz.

“Jika distribusi energi terganggu, sektor manufaktur akan menjadi yang paling awal terdampak karena biaya operasional meningkat,” ujarnya.

Kenaikan biaya produksi dinilai dapat menekan margin usaha dan mendorong kenaikan harga barang. Dampaknya, daya saing produk Indonesia di pasar global bisa ikut melemah.

Selain itu, sektor ekspor menghadapi tekanan ganda akibat meningkatnya biaya produksi dan melemahnya permintaan global di tengah ketidakpastian ekonomi.

Situasi ini menunjukkan bahwa konflik geopolitik tidak hanya berdampak pada kawasan yang terlibat, tetapi juga merembet luas hingga ke rantai pasok global dan ekonomi negara lain, termasuk Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu

Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:52 WIB

Efek Perang Iran: Tak Hanya BBM, Harga HP di Indonesia Terancam Naik!

Efek Perang Iran: Tak Hanya BBM, Harga HP di Indonesia Terancam Naik!

Video | Rabu, 01 April 2026 | 10:02 WIB

Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel

Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:44 WIB

Latihan Gabungan, Kapal Selam Rusia hingga Korvet Gromky bersandar di Jakarta

Latihan Gabungan, Kapal Selam Rusia hingga Korvet Gromky bersandar di Jakarta

Foto | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:54 WIB

Studi Oxford Economics Ungkap Dampak Bisnis McDonalds di Indonesia

Studi Oxford Economics Ungkap Dampak Bisnis McDonalds di Indonesia

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:06 WIB

Bukan Sekadar Bisnis, Hilirisasi Tambang Itu Amanah dan Bentuk Syukur

Bukan Sekadar Bisnis, Hilirisasi Tambang Itu Amanah dan Bentuk Syukur

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:02 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×