Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sri Mulyani Buka Suara Terkait Kerugian Besar Akibat Banjir

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 02 Januari 2020 | 13:29 WIB
Sri Mulyani Buka Suara Terkait Kerugian Besar Akibat Banjir
Menkeu Sri Mulyani. [Suara.com/M Fadil]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka suara terkait kerugian imbas banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Menurutnya, kerugian yang didapat dari banjir tersebut sangat besar dari sisi materil.

Kendati begitu, Mantan Direktur pelaksana Bank Dunia ini tak menyebut nilai kerugian yang didapat akibat banjir tersebut.

"Kita selalu melihat bencana alam seperti ini merupakan salah satu yang menimbulkan kerugian besar materil dan ini sesuatu yang menjadi pembelajaran," kata dia saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Banjir  merendam Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Rabu (1/1).   [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Banjir merendam Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Rabu (1/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Namun demikian, Sri Mulyani menyebut kerugian tersebut sebenarnya bisa diminimalisasi jika perencanaan pembangunan infrastruktur di Jakarta dan sekitarnya bisa memikirkan antisipasi bencana alam yang nanti dihadapi.

"Karena kalau kita membangun kemudian rusak karena suatu bencana alam yang bisa dikalkulasi seharusnya bisa kita hindari, ini pekerjaan rumah kita menjaga risiko dari berbagai apakah itu perumahan fasilitas umum infrastruktur agar mereka bisa antisipasi terhadap perubahan dari bencana alam dan pola iklim ini," jelas dia.

Dalam hal ini, Sri Mulyani akan terus memonitor bantuan logistik agar para korban banjir bisa mendapatkan bantuan apa yang dibutuhkan.

"Kami terus memonitor dari kemenkeu bagaimana BNPB dari penganggulangannya logistik, Kementerian Sosial dan Pemerintah daerah dalam hal ini," pungkas dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut penanganan banjir di Jakarta dan sekitarnya harus dikerjakan secara bersama-sama baik pemerintah pusat, daerah dan pemerintah kota.

Jokowi menuturkan, penyebab terjadinya banjir lantaran ada kerusakan ekosistem dan kerusakan ekologi. Selain itu, Jokowi mengatakan penyebab terjadinya banjir karena masih ada yang membuang sampah sembarangan.

baca juga

"Tapi juga ada yang memang karena kesalahan kita yang membuang sampah di mana-mana, banyak hal," ujar Jokowi di gedung Bursa Efek Indonesia.

Terlepas dari perilaku buang sampah sembarangan, Jokowi mengingatkan perlunya kerjasama dengan semua pihak untuk menangani permasalahan banjir.

"Saya ingin kerja sama itu dibangun pusat, provinsi, dan kabupaten atau kota agar semuanya bisa tertangani," ucap Jokowi.

Lebih lanjut yang terpenting kata Jokowi yakni evakuasi korban, keamanan dan kesalamatan harus diutamakan.

"Yang terpenting saat kejadian saat ini adalah evakuasi korban, keselamatan dan keamanan masyarakat harus didahulukan. Nanti urusan penanganan banjir secara infrastruktur akan kita kerjakan setelah penanganan evakuasi selesai," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi: Pengendalian Banjir Jakarta Terkendala Pembebasan Lahan Sejak 2017

Jokowi: Pengendalian Banjir Jakarta Terkendala Pembebasan Lahan Sejak 2017

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 12:51 WIB

Jakarta Dikepung Banjir, Jokowi: Kesalahan Kita Buang Sampah Dimana-mana

Jakarta Dikepung Banjir, Jokowi: Kesalahan Kita Buang Sampah Dimana-mana

Bisnis | Kamis, 02 Januari 2020 | 10:55 WIB

Jakarta dan Sekitarnya Banjir Lagi, Ini Perintah Jokowi ke Anies Cs

Jakarta dan Sekitarnya Banjir Lagi, Ini Perintah Jokowi ke Anies Cs

News | Rabu, 01 Januari 2020 | 16:51 WIB

Terkini

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

×