Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Thailand Larang Kantong Plastik, Pembeli Kreatif Pakai Ember dan Kelambu

Iwan Supriyatna | Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 06 Januari 2020 | 09:03 WIB
Thailand Larang Kantong Plastik, Pembeli Kreatif Pakai Ember dan Kelambu
Thailand batasi pemakaian kantong plastik (Facebook)

Suara.com - Awal tahun 2020, Thailand memberlakukan larangan pemakaian kantong plastik. Hal ini justru membuat pembeli menjadi lebih kreatif.

Mereka memakai berbagai macam wadah untuk tempat barang belanjaannya. Hingga foto-fotonya tersebar di media sosial dan menjadi viral.

Para pembeli di Thailand menggunakan keranjang, ember, dan bahkan gerobak dorong untuk mensiasati larangan pada kantong plastik sekali pakai.

Dilansir dari Straitstimes, Senin (6/1/2020), pembatasan tersebut diperkenalkan pada awal tahun 2020 oleh beberapa operator mall besar dan toko 7-Eleven di berbagai daerah di Thailand.

Ini merupakan kemenangan bagi para pemerhati lingkungan di mana mereka mengklaim bahwa orang-orang memakai rata-rata delapan kantong plastik sehari.

Thailand batasi pemakaian kantong plastik (Facebook)
Thailand batasi pemakaian kantong plastik (Facebook)

Menurut laporan Straitstimes, sebenarnya pembeli masih bisa memakai kantong plastik namun dengan sedikit biaya tambahan. Tapi pembeli yang sadar dan berniat hemat memilih memakai wadah lain.

Misalnya seperti yang dilakukan Acharin Prahausri. Make-up artist ini meminjam kelambu penyimpanan makanan milik ibunya yang dipakai untuk wadah belanjaan.

Ia memakai kelambu itu untuk wadah camilan, susu dan jus. Acharin kemudian mengunggah fotonya saat di 7-Eleven di Thailand timur.

"Ini biasanya digunakan untuk melindungi dari lalat," katanya kepada AFP, saat posnya telah lebih dari 1.600 disukai warganet.

Unggahan lain, seorang pria menyeringai di depan kamera ketika dia memegang gerobak dorong yang berisi dengan botol air, handuk kertas dan sabun. Dua wanita lain menenteng keranjang cucian merah muda yang dipenuhi barang belanjaan di sebuah mini market.

Pembeli jadi kreatif setelah pembatasan pemakaian kantong plastik (Twitter)
Pembeli jadi kreatif setelah pembatasan pemakaian kantong plastik (Twitter)

Para ahli mengatakan Thailand adalah salah satu penyumbang polusi laut terbesar.

Kesadaran pada kerusakan lingkungan akibat sampah plastik mulai menyebar sepanjang tahun lalu ketika gambar-gambar kura-kura mati, paus dan duyung dengan potongan-potongan kantong plastik yang menyumbat perut menjadi viral.

Para pemerhati lingkungan memuji larangan itu sebagai langkah awal yang penting tetapi mengatakan masih banyak yang harus dilakukan untuk menghilangkan budaya ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Foto Pray for Australia Bikin Nangis, Video Viral Angkot Terobos Banjir

Foto Pray for Australia Bikin Nangis, Video Viral Angkot Terobos Banjir

Lifestyle | Minggu, 05 Januari 2020 | 20:36 WIB

Dapat Tepuk Tangan Meriah, 3 Video Viral Angkot dan Mobil Terobos Banjir

Dapat Tepuk Tangan Meriah, 3 Video Viral Angkot dan Mobil Terobos Banjir

Lifestyle | Minggu, 05 Januari 2020 | 18:30 WIB

Dikenal Modis, Ini Jadinya jika Anya Geraldine Disamakan dengan Starbucks

Dikenal Modis, Ini Jadinya jika Anya Geraldine Disamakan dengan Starbucks

Lifestyle | Minggu, 05 Januari 2020 | 17:17 WIB

Pray for Australia, 7 Foto Kanguru dan Koala Minta Tolong Ini Bikin Nangis

Pray for Australia, 7 Foto Kanguru dan Koala Minta Tolong Ini Bikin Nangis

Lifestyle | Minggu, 05 Januari 2020 | 17:44 WIB

Pedagang Sayur Jualan Bak Pasar Apung saat Banjir, Ini Komentar Warganet

Pedagang Sayur Jualan Bak Pasar Apung saat Banjir, Ini Komentar Warganet

Tekno | Minggu, 05 Januari 2020 | 16:15 WIB

Viral Video Pedagang Sayur Jualan saat Banjir, Seperti Pasar Apung

Viral Video Pedagang Sayur Jualan saat Banjir, Seperti Pasar Apung

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 12:09 WIB

Terkini

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor

Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:54 WIB

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:43 WIB

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:41 WIB

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:21 WIB

Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya

Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:15 WIB

Rosan Optimistis Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp497 Triliun

Rosan Optimistis Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp497 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:14 WIB

Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin

Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 14:21 WIB

Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?

Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 14:05 WIB

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 13:12 WIB