Thailand Larang Kantong Plastik, Pembeli Kreatif Pakai Ember dan Kelambu

Iwan Supriyatna, Rifan Aditya

Senin, 06 Januari 2020 | 09:03 WIB
Thailand Larang Kantong Plastik, Pembeli Kreatif Pakai Ember dan Kelambu
Thailand batasi pemakaian kantong plastik (Facebook)

Suara.com - Awal tahun 2020, Thailand memberlakukan larangan pemakaian kantong plastik. Hal ini justru membuat pembeli menjadi lebih kreatif.

Mereka memakai berbagai macam wadah untuk tempat barang belanjaannya. Hingga foto-fotonya tersebar di media sosial dan menjadi viral.

Para pembeli di Thailand menggunakan keranjang, ember, dan bahkan gerobak dorong untuk mensiasati larangan pada kantong plastik sekali pakai.

Dilansir dari Straitstimes, Senin (6/1/2020), pembatasan tersebut diperkenalkan pada awal tahun 2020 oleh beberapa operator mall besar dan toko 7-Eleven di berbagai daerah di Thailand.

Ini merupakan kemenangan bagi para pemerhati lingkungan di mana mereka mengklaim bahwa orang-orang memakai rata-rata delapan kantong plastik sehari.

Thailand batasi pemakaian kantong plastik (Facebook)
Thailand batasi pemakaian kantong plastik (Facebook)

Menurut laporan Straitstimes, sebenarnya pembeli masih bisa memakai kantong plastik namun dengan sedikit biaya tambahan. Tapi pembeli yang sadar dan berniat hemat memilih memakai wadah lain.

Misalnya seperti yang dilakukan Acharin Prahausri. Make-up artist ini meminjam kelambu penyimpanan makanan milik ibunya yang dipakai untuk wadah belanjaan.

Ia memakai kelambu itu untuk wadah camilan, susu dan jus. Acharin kemudian mengunggah fotonya saat di 7-Eleven di Thailand timur.

"Ini biasanya digunakan untuk melindungi dari lalat," katanya kepada AFP, saat posnya telah lebih dari 1.600 disukai warganet.

baca juga

Unggahan lain, seorang pria menyeringai di depan kamera ketika dia memegang gerobak dorong yang berisi dengan botol air, handuk kertas dan sabun. Dua wanita lain menenteng keranjang cucian merah muda yang dipenuhi barang belanjaan di sebuah mini market.

Pembeli jadi kreatif setelah pembatasan pemakaian kantong plastik (Twitter)
Pembeli jadi kreatif setelah pembatasan pemakaian kantong plastik (Twitter)

Para ahli mengatakan Thailand adalah salah satu penyumbang polusi laut terbesar.

Kesadaran pada kerusakan lingkungan akibat sampah plastik mulai menyebar sepanjang tahun lalu ketika gambar-gambar kura-kura mati, paus dan duyung dengan potongan-potongan kantong plastik yang menyumbat perut menjadi viral.

Para pemerhati lingkungan memuji larangan itu sebagai langkah awal yang penting tetapi mengatakan masih banyak yang harus dilakukan untuk menghilangkan budaya ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Foto Pray for Australia Bikin Nangis, Video Viral Angkot Terobos Banjir

Foto Pray for Australia Bikin Nangis, Video Viral Angkot Terobos Banjir

Lifestyle | Minggu, 05 Januari 2020 | 20:36 WIB

Dapat Tepuk Tangan Meriah, 3 Video Viral Angkot dan Mobil Terobos Banjir

Dapat Tepuk Tangan Meriah, 3 Video Viral Angkot dan Mobil Terobos Banjir

Lifestyle | Minggu, 05 Januari 2020 | 18:30 WIB

Dikenal Modis, Ini Jadinya jika Anya Geraldine Disamakan dengan Starbucks

Dikenal Modis, Ini Jadinya jika Anya Geraldine Disamakan dengan Starbucks

Lifestyle | Minggu, 05 Januari 2020 | 17:17 WIB

Pray for Australia, 7 Foto Kanguru dan Koala Minta Tolong Ini Bikin Nangis

Pray for Australia, 7 Foto Kanguru dan Koala Minta Tolong Ini Bikin Nangis

Lifestyle | Minggu, 05 Januari 2020 | 17:44 WIB

Pedagang Sayur Jualan Bak Pasar Apung saat Banjir, Ini Komentar Warganet

Pedagang Sayur Jualan Bak Pasar Apung saat Banjir, Ini Komentar Warganet

Tekno | Minggu, 05 Januari 2020 | 16:15 WIB

Viral Video Pedagang Sayur Jualan saat Banjir, Seperti Pasar Apung

Viral Video Pedagang Sayur Jualan saat Banjir, Seperti Pasar Apung

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 12:09 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×