Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Bos-bos Garuda Indonesia yang Baru Diminta Tak Hanya Jual Tiket Pesawat

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 22 Januari 2020 | 16:28 WIB
Bos-bos Garuda Indonesia yang Baru Diminta Tak Hanya Jual Tiket Pesawat
Mantan Komisaris Utama Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol di RUPSLB Garuda Indonesia. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Mantan Komisaris Utama Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol mengingatkan pada jajaran direksi baru agar memperbaiki kinerja maskapai. Salah satunya pada pendapatan perseroan.

Sahala menginginkan, direksi baru bisa mencari pendapatan non operasional. Artinya, direksi baru tak mengandalkan pada pendapatan tiket penumpang saja, tapi bisa mencari pendapatan lainnya.

"In the future Garuda jangan utamakan penerimaan dari tiket atau penumpang. Jadi harus intergrated dicari balance antara penerimaan tiket dan penerimaan non tiket. Hopefully penerimaan non tiket harus lebih besar dari penerimaan tiket," ujar Sahala di Kompleks Perkantoran Garuda Indonesia, Cengkareng, Tangerang, Rabu (22/1/2020).

Menurut Sahala, Direksi yang baru harus memiliki inovasi dalam menghimpun pendapatan. Selain itu jajaran direksi yang baru juga diharapkan bisa mengedepankan bisnis kargo.

"Dengan demikian nantinya harga tiket lebih affordable karena didukung penerimaan cargo non cargo yang non tiket jadi bisnis logistik diangkat. Bisnis transportasi dan penumpang tidak jadi titik utama penerimaan. Selama ini berfokus ke revenue tiket itu harus diubah," ucap dia.

Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Irfan Setiaputra menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Diketahui, Irfan Setiaputra merupakan Mantan Direktur Utama PT INTI (Persero).

Penunjukan ini setelah perseroan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Hari ini di Kawasan Perkantoran Garuda Indonesia, Cengkareng, Tangerang.

Sahala Lumban Gaol selaku pimpinan rapat mengatakan, dalam RUPLSB ini juga dilakukan perubahan struktur Komisaris dan Direksi.

Hasil RUPSLB juga menyepakati mantan Kepala Bekraf Triawan Munaf menjadi Komisaris Utama Garuda Indonesia.

"Persetujuan Irfan Setiaputra jadi Direktur Utama 99,98 persen," ujar Sahala dalam konferensi pers.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Kepala Bekraf Jadi Komisaris Utama Garuda, Ini Profil Triawan Munaf

Dari Kepala Bekraf Jadi Komisaris Utama Garuda, Ini Profil Triawan Munaf

Bisnis | Rabu, 22 Januari 2020 | 14:39 WIB

Erick Thohir Berharap Triawan Munaf Bisa Poles Citra Garuda Indonesia

Erick Thohir Berharap Triawan Munaf Bisa Poles Citra Garuda Indonesia

Bisnis | Rabu, 22 Januari 2020 | 13:45 WIB

Resmi Jadi Dirut Garuda Indonesia, Ini Profil Irfan Setiaputra

Resmi Jadi Dirut Garuda Indonesia, Ini Profil Irfan Setiaputra

Bisnis | Rabu, 22 Januari 2020 | 12:25 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:05 WIB