Lumajang Siap Maksimalkan Sektor Pertanian demi Daya Saing Tinggi

Fabiola Febrinastri

Kamis, 30 Januari 2020 | 14:46 WIB
Lumajang Siap Maksimalkan Sektor Pertanian demi Daya Saing Tinggi
Kampanye Aksi Nyata Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, di Kabupaten Lumajang, Kamis (30/1/2020). (Dok : Kementan)

Suara.com - Kabupaten Lumajang di Jawa Timur akan memaksimalkan sektor pertanian agar memiliki daya saing yang tinggi. Pelebaran akses jalan Probolinggo - Lumajang membuat pemerintah kabupaten optimistis hal tersebut akan tercapai.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat Kampanye Aksi Nyata Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, yang digelar Kementerian Pertanian (Kementan), di Pendopo Arya Wira Raja, Kabupaten Lumajang, Kamis (30/1/2020).

"Terima kasih kepada presiden atas pembangunan jalan tol Probolinggo - Lumajang, karena pelebaran jalan ini memudahkan semua akses di Lumajang, termasuk pertanian. Prioritas Lumajang. Dengan peran serta Kementerian Pertanian yang hadir bersama kami, kami semakin percaya diri dan Lumajang siap menerima tantangan untuk menjadikan pertanian berdaya saing tinggi," tuturnya.

Ia mengatakan, Lumajang didorong untuk menghidupkan sektor pertanian organik, karena pertanian organik memiliki nilai jual tinggi dipasaran dan harganya sangat kompetitif.

"Selain itu, banyak eksportir yang berharap petani organik tumbuh dan berkembang. Mereka juga ingin menjadikan produk pertanian organik tersebut diekspor," ujarnya.

Sebagai bentuk keseriusan terhadap pertanian, Thoriqul menegaskan, Lumajang sangat concern terhadap pengendalian alih fungsi lahan. Pemkab Lumajang melakukan proteksi terhadap lahan pertanian lewat LP2B.

"LP2B merupakan program nyata yang sudah kami lakukan sampai hari ini. Kami data setiap kecamatan dan sudah memiliki peta. Jika nanti ada yang penggunaan lahannya bukan untuk pertanian, maka IMB-nya akan kami tolak," tuturnya tegas.

Thoriqul mengatakan, Lumajang memiliki banyak lahan produktif baik lahan pertanian perkebunan maupun lahan pertanian persawahan. Lumajang juga memiliki banyak produk pertanian seperti, buah, padi, palawija, dan jagung.

Menurutnya, lahan-lahan yang sudah masuk dalam LP2B tidak bisa lagi dialih fungsikan. Apalagi menjadi perumahan, bangunan dan lain-lain.

baca juga

Ia menambahkan, sudah ada 199 hektare lahan yang diajukan untuk alih fungsi. Namun Pemkab Lumajang menolak dan akan menjaga sekuat tenaga lahan-lahan tersebut.

Atas aksinya mengendalikan alih fungsi lahan, Pemkab Lumajang mendapatkan penghargaan dari Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo. Penghargaan tersebut diberikan Staf Ahli Menteri Pertanian bidang Investasi DR. Ir. H. Sumardjo Gatot Irianto, M.S, D.A.A.

Sumardjo menerangkan, Lumajang akan menjadi role model di Tanah Air sebagai pelindung lahan, karena dari 32.000 hektare lahan yang ada, 30.000 hektare diantaranya sudah di LP2B.

"Kita pun berharap KUR juga semakin besar di Lumajang, tapi serapannya harus tinggi, khususnya untuk usaha pertanian. Karena nantinya akan turut membantu membangkitkan ekonomi masyarakat," kata Sumardjo.

Ia juga minta kepada Lumajang untuk mengubah pertanian non organik ke organik. Pertanian organik punya daya saing tinggi, salah satunya juga bisa dengan modal resapan KUR.

Sedangkan Direktur Pembiayaan Pertanian, Ditjen PSP Ir. Indah Megahwati, MP, memuji komitmen Lumajang dalam urusan KUR.

"Pada tahun 2019, Lumajang sangat bagus dalam pembiayaan KUR, mencapai hampir 98 persen, dan tidak ada kredit macet. Tahun ini tersedia KUR sebesar Rp 50 triliun, dan dalam 3 bulan atau 100 hari kerja Menteri Pertanian, kita harapkan dana itu bisa terserap hingga Rp 20 triliun," jelasnya.

Untuk penyaluran, Kementan bekerja sama dengan BNI, BRI, dan Mandiri mempercepat penyaluran KUR. Menurutnya, KUR bisa menjadi solusi dan cara paling efektif bagi petani saat nanti subsidi dikurangi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Virus Corona, Kementan Perketat Impor Produk Pertanian

Cegah Virus Corona, Kementan Perketat Impor Produk Pertanian

Foto | Rabu, 29 Januari 2020 | 14:43 WIB

Tekan Penyalahgunaan Pupuk Subsidi, Petani di Agam Terima Kartu Tani

Tekan Penyalahgunaan Pupuk Subsidi, Petani di Agam Terima Kartu Tani

Bisnis | Rabu, 29 Januari 2020 | 12:16 WIB

Wujudkan Pertanian yang Maju dan Mandiri, Ini Sejumlah Kebijakan Kementan

Wujudkan Pertanian yang Maju dan Mandiri, Ini Sejumlah Kebijakan Kementan

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2020 | 12:08 WIB

Pada 2020, Kementan Fokus Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier

Pada 2020, Kementan Fokus Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier

Bisnis | Senin, 27 Januari 2020 | 11:09 WIB

Mentan Ajak Petani Sulsel Manfaatkan Layanan Kredit Usaha Rakyat

Mentan Ajak Petani Sulsel Manfaatkan Layanan Kredit Usaha Rakyat

Bisnis | Senin, 27 Januari 2020 | 11:03 WIB

Sektor Pertanian Mampu Bertahan dalam Perlambatan Ekonomi Indonesia

Sektor Pertanian Mampu Bertahan dalam Perlambatan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Minggu, 26 Januari 2020 | 14:36 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×