Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Lumajang Siap Maksimalkan Sektor Pertanian demi Daya Saing Tinggi

Fabiola Febrinastri

Kamis, 30 Januari 2020 | 14:46 WIB
Lumajang Siap Maksimalkan Sektor Pertanian demi Daya Saing Tinggi
Kampanye Aksi Nyata Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, di Kabupaten Lumajang, Kamis (30/1/2020). (Dok : Kementan)

Suara.com - Kabupaten Lumajang di Jawa Timur akan memaksimalkan sektor pertanian agar memiliki daya saing yang tinggi. Pelebaran akses jalan Probolinggo - Lumajang membuat pemerintah kabupaten optimistis hal tersebut akan tercapai.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat Kampanye Aksi Nyata Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, yang digelar Kementerian Pertanian (Kementan), di Pendopo Arya Wira Raja, Kabupaten Lumajang, Kamis (30/1/2020).

"Terima kasih kepada presiden atas pembangunan jalan tol Probolinggo - Lumajang, karena pelebaran jalan ini memudahkan semua akses di Lumajang, termasuk pertanian. Prioritas Lumajang. Dengan peran serta Kementerian Pertanian yang hadir bersama kami, kami semakin percaya diri dan Lumajang siap menerima tantangan untuk menjadikan pertanian berdaya saing tinggi," tuturnya.

Ia mengatakan, Lumajang didorong untuk menghidupkan sektor pertanian organik, karena pertanian organik memiliki nilai jual tinggi dipasaran dan harganya sangat kompetitif.

"Selain itu, banyak eksportir yang berharap petani organik tumbuh dan berkembang. Mereka juga ingin menjadikan produk pertanian organik tersebut diekspor," ujarnya.

Sebagai bentuk keseriusan terhadap pertanian, Thoriqul menegaskan, Lumajang sangat concern terhadap pengendalian alih fungsi lahan. Pemkab Lumajang melakukan proteksi terhadap lahan pertanian lewat LP2B.

"LP2B merupakan program nyata yang sudah kami lakukan sampai hari ini. Kami data setiap kecamatan dan sudah memiliki peta. Jika nanti ada yang penggunaan lahannya bukan untuk pertanian, maka IMB-nya akan kami tolak," tuturnya tegas.

Thoriqul mengatakan, Lumajang memiliki banyak lahan produktif baik lahan pertanian perkebunan maupun lahan pertanian persawahan. Lumajang juga memiliki banyak produk pertanian seperti, buah, padi, palawija, dan jagung.

Menurutnya, lahan-lahan yang sudah masuk dalam LP2B tidak bisa lagi dialih fungsikan. Apalagi menjadi perumahan, bangunan dan lain-lain.

baca juga

Ia menambahkan, sudah ada 199 hektare lahan yang diajukan untuk alih fungsi. Namun Pemkab Lumajang menolak dan akan menjaga sekuat tenaga lahan-lahan tersebut.

Atas aksinya mengendalikan alih fungsi lahan, Pemkab Lumajang mendapatkan penghargaan dari Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo. Penghargaan tersebut diberikan Staf Ahli Menteri Pertanian bidang Investasi DR. Ir. H. Sumardjo Gatot Irianto, M.S, D.A.A.

Sumardjo menerangkan, Lumajang akan menjadi role model di Tanah Air sebagai pelindung lahan, karena dari 32.000 hektare lahan yang ada, 30.000 hektare diantaranya sudah di LP2B.

"Kita pun berharap KUR juga semakin besar di Lumajang, tapi serapannya harus tinggi, khususnya untuk usaha pertanian. Karena nantinya akan turut membantu membangkitkan ekonomi masyarakat," kata Sumardjo.

Ia juga minta kepada Lumajang untuk mengubah pertanian non organik ke organik. Pertanian organik punya daya saing tinggi, salah satunya juga bisa dengan modal resapan KUR.

Sedangkan Direktur Pembiayaan Pertanian, Ditjen PSP Ir. Indah Megahwati, MP, memuji komitmen Lumajang dalam urusan KUR.

"Pada tahun 2019, Lumajang sangat bagus dalam pembiayaan KUR, mencapai hampir 98 persen, dan tidak ada kredit macet. Tahun ini tersedia KUR sebesar Rp 50 triliun, dan dalam 3 bulan atau 100 hari kerja Menteri Pertanian, kita harapkan dana itu bisa terserap hingga Rp 20 triliun," jelasnya.

Untuk penyaluran, Kementan bekerja sama dengan BNI, BRI, dan Mandiri mempercepat penyaluran KUR. Menurutnya, KUR bisa menjadi solusi dan cara paling efektif bagi petani saat nanti subsidi dikurangi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Virus Corona, Kementan Perketat Impor Produk Pertanian

Cegah Virus Corona, Kementan Perketat Impor Produk Pertanian

Foto | Rabu, 29 Januari 2020 | 14:43 WIB

Tekan Penyalahgunaan Pupuk Subsidi, Petani di Agam Terima Kartu Tani

Tekan Penyalahgunaan Pupuk Subsidi, Petani di Agam Terima Kartu Tani

Bisnis | Rabu, 29 Januari 2020 | 12:16 WIB

Wujudkan Pertanian yang Maju dan Mandiri, Ini Sejumlah Kebijakan Kementan

Wujudkan Pertanian yang Maju dan Mandiri, Ini Sejumlah Kebijakan Kementan

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2020 | 12:08 WIB

Pada 2020, Kementan Fokus Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier

Pada 2020, Kementan Fokus Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier

Bisnis | Senin, 27 Januari 2020 | 11:09 WIB

Mentan Ajak Petani Sulsel Manfaatkan Layanan Kredit Usaha Rakyat

Mentan Ajak Petani Sulsel Manfaatkan Layanan Kredit Usaha Rakyat

Bisnis | Senin, 27 Januari 2020 | 11:03 WIB

Sektor Pertanian Mampu Bertahan dalam Perlambatan Ekonomi Indonesia

Sektor Pertanian Mampu Bertahan dalam Perlambatan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Minggu, 26 Januari 2020 | 14:36 WIB

Terkini

Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Secara Tiba-tiba Mundur

Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Secara Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:06 WIB

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:29 WIB

Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:44 WIB

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:22 WIB

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:01 WIB

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:06 WIB

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:44 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:39 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

×