Harga Emas Bisa Cetak Rekor Tertinggi, Analis Ungkap Faktor Penyebabnya

M Nurhadi

Rabu, 25 Februari 2026 | 10:55 WIB
Harga Emas Bisa Cetak Rekor Tertinggi, Analis Ungkap Faktor Penyebabnya
Ilustrasi investasi emas, gambar emas batangan. (Tim Desain Suara.com)
baca 10 detik
  • Ketegangan geopolitik Timur Tengah memicu analisis Natixis bahwa harga emas bisa rekor jika eskalasi militer AS-Iran terjadi.
  • Analis Bernard Dahdah memproyeksikan emas melonjak 15% menyentuh US$5.500–US$5.800 per ons dalam dua minggu eskalasi awal.
  • Natixis menilai kenaikan harga emas sebagai aset aman bersifat volatil dan diprediksi kembali stabil setelah krisis satu bulan.

Suara.com - Ketidakpastian geopolitik yang dipicu oleh kembalinya ketegangan di Timur Tengah memberikan momentum baru bagi pasar logam mulia.

Menurut analisis dari bank investasi asal Prancis, Natixis, harga emas berpotensi mencetak rekor tertinggi sepanjang masa jika perselisihan antara Amerika Serikat dan Iran terus meruncing hingga terjadi eskalasi militer.

Dalam laporan terbarunya, Bernard Dahdah, analis logam mulia di Natixis, mengungkapkan bahwa berdasarkan pola konflik sebelumnya, harga emas dapat melonjak hingga 15% akibat lonjakan permintaan aset aman (safe-haven).

Dahdah memproyeksikan bahwa sebagian besar kenaikan harga akan terjadi secara masif di awal konflik. Jika serangan militer benar-benar diluncurkan, ia memperkirakan harga emas bisa menyentuh level US$5.500 hingga US$5.800 per ons hanya dalam waktu dua minggu pertama.

"Setelah periode tersebut, kami memperkirakan harga akan mulai melandai saat pasar mulai memahami implikasi konflik dan mulai beradaptasi dengan situasi tersebut," jelas Dahdah dalam laporannya, Jumat (20/2/2026) lalu.

Kekuatan harga emas mulai terlihat sejak awal bulan ini, seiring dengan meningkatnya retorika agresif Presiden Donald Trump terhadap Iran. Pekan lalu, ketidakpastian ini sempat mendorong harga emas melampaui ambang US$5.000 per ons.

Meskipun saat ini harga emas sedang terkoreksi sekitar 1,5% ke level US$5.147,20 per ons, logam mulia ini masih mempertahankan dukungan kuat di level tinggi. Para investor tampak masih ragu untuk mendorong harga lebih jauh di atas US$5.200 per ons tanpa adanya katalis konflik yang lebih nyata.

Meski memiliki ruang untuk naik, Natixis memperingatkan bahwa permintaan aset safe-haven bersifat sangat volatil dan jarang menghasilkan keuntungan jangka panjang yang stabil.

Dilansir dari Kitco, Dahdah menyebutkan bahwa seringkali kenaikan harga akan terhapus segera setelah situasi konflik mulai stabil.

baca juga

Mengenai potensi arah konflik, Natixis menilai pemerintahan Trump kemungkinan besar akan mengikuti "buku panduan" baru yang lebih terbatas, serupa dengan pendekatan mereka di Venezuela:

  • Fokus Target: Menargetkan tokoh-tokoh senior Iran yang dianggap kaku.
  • Mempertahankan Struktur: Tetap menjaga struktur rezim dan aparat keamanan tetap di tempatnya.
  • Beda dengan Era Bush: Menghindari strategi era George W. Bush di Irak dan Afganistan yang membongkar total militer dan rezim demi memaksakan demokrasi.

Natixis memprediksi jika krisis di Timur Tengah ini terjadi, durasinya diperkirakan akan berlangsung sekitar satu bulan sebelum pasar kembali menemukan titik keseimbangannya.


DISCLAIMER:

Analisis ini disusun berdasarkan proyeksi pasar komoditas global per Februari 2026 sehubungan dengan dinamika geopolitik AS-Iran. Harga emas sangat dipengaruhi oleh sentimen politik yang dapat berubah seketika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Tiba-tiba Anjlok Tajam, Tapi Masih Dibanderol Rp 3 Juta/Gram

Emas Antam Tiba-tiba Anjlok Tajam, Tapi Masih Dibanderol Rp 3 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 10:18 WIB

Harga Emas Pegadaian Rabu 25 Februari 2026, Galeri 24 Lebih Murah dari UBS

Harga Emas Pegadaian Rabu 25 Februari 2026, Galeri 24 Lebih Murah dari UBS

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 08:19 WIB

Emas Antam Meroket Lagi, Harganya Dipatok Rp 3.068.000/Gram

Emas Antam Meroket Lagi, Harganya Dipatok Rp 3.068.000/Gram

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 10:29 WIB

Harga Bitcoin Terkapar dan Sulit Bangkit, Emas Kembali Jadi Primadona

Harga Bitcoin Terkapar dan Sulit Bangkit, Emas Kembali Jadi Primadona

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 09:52 WIB

Harga Emas Galeri 24 dan UBS Naik di Pegadaian Hari Ini 24 Februari 2026

Harga Emas Galeri 24 dan UBS Naik di Pegadaian Hari Ini 24 Februari 2026

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 08:16 WIB

5 Rekomendasi Emas Selain Antam yang Aman dan Terpercaya

5 Rekomendasi Emas Selain Antam yang Aman dan Terpercaya

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 07:52 WIB

Terkini

Masih Ada Emiten dan Akuntan Publik Nakal, Mainkan Dana IPO

Masih Ada Emiten dan Akuntan Publik Nakal, Mainkan Dana IPO

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Pokemon Kembali ke Layar Lebar lewat Film Pokemon: Wild Card, Tayang 2027

Pokemon Kembali ke Layar Lebar lewat Film Pokemon: Wild Card, Tayang 2027

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Misteri Busa di Mulut dan Ponsel yang Hilang, Keluarga Duga Febrio Adiono Tahu Soal Kematian Sutrimo

Misteri Busa di Mulut dan Ponsel yang Hilang, Keluarga Duga Febrio Adiono Tahu Soal Kematian Sutrimo

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:59 WIB

248 Hektare Lahan Sumut Terbakar Dalam 8 Bulan! Terparah Labuhanbatu

248 Hektare Lahan Sumut Terbakar Dalam 8 Bulan! Terparah Labuhanbatu

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Mengejutkan! Persib Bandung Pinjamkan Dion Markx ke Sesama Klub Super League

Mengejutkan! Persib Bandung Pinjamkan Dion Markx ke Sesama Klub Super League

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:53 WIB

Rangkaian Skincare Derma XP untuk Atasi Wajah Berjerawat dan Kusam, Lengkap dengan Cara Pakainya!

Rangkaian Skincare Derma XP untuk Atasi Wajah Berjerawat dan Kusam, Lengkap dengan Cara Pakainya!

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Menata Keuangan di Era Transparansi Data, Ini Pesan Founder Hive Five

Menata Keuangan di Era Transparansi Data, Ini Pesan Founder Hive Five

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Gus Kikin Pimpin NU, Ujian Sesungguhnya Dimulai: Rekonsiliasi, Khittah, hingga Kemandirian Ekonomi

Gus Kikin Pimpin NU, Ujian Sesungguhnya Dimulai: Rekonsiliasi, Khittah, hingga Kemandirian Ekonomi

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Peringatan Buat Prabowo! Publik Tak Yakin Koperasi Desa Merah Putih Berhasil

Peringatan Buat Prabowo! Publik Tak Yakin Koperasi Desa Merah Putih Berhasil

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:36 WIB

4 Micellar Water Buat Remaja untuk Rawat Skin Barrier Tanpa Menguras Dompet

4 Micellar Water Buat Remaja untuk Rawat Skin Barrier Tanpa Menguras Dompet

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:35 WIB

×