Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Timur Tengah Membara, Harga Minyak 'Terbang' Dekati Level Tertinggi 7 Bulan

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Rabu, 25 Februari 2026 | 11:17 WIB
Timur Tengah Membara, Harga Minyak 'Terbang' Dekati Level Tertinggi 7 Bulan
Harga minyak mentah dunia kembali menunjukkan taringnya pada perdagangan Rabu (25/2/2026). (Shutterstock)
  • Harga minyak dunia melonjak mendekati level tertinggi 7 bulan akibat tensi militer AS-Iran.
  • Potensi gangguan pasokan global hantui pasar jika diplomasi nuklir di Jenewa menemui jalan buntu.
  • Stok minyak AS melonjak 11,43 juta barel, menahan laju kenaikan harga di tengah ancaman perang.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali menunjukkan taringnya pada perdagangan Rabu (25/2/2026). Sentimen pecahnya konflik bersenjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran menjadi motor utama yang mengerek harga emas hitam ini mendekati level tertingginya dalam tujuh bulan terakhir.

Mengutip data Reuters, harga minyak mentah Brent merangkak naik 45 sen atau 0,64 persen ke level USD 71,22 per barel pada pukul 08.40 WIB. Setali tiga uang, minyak mentah WTI AS juga terapresiasi 0,64 persen atau 42 sen ke posisi USD 66,05.

Pasar energi global saat ini dalam posisi siaga satu. Ketegangan meningkat setelah Washington mengerahkan kekuatan militer ke Timur Tengah guna menekan Teheran agar mau duduk di meja perundingan terkait program nuklir dan rudal balistiknya.

Kekhawatiran utama pelaku pasar adalah terputusnya rantai pasok dari Iran, yang notabene merupakan produsen minyak terbesar ketiga di OPEC. Jika eskalasi militer benar-benar terjadi, stabilitas suplai dari negara-negara tetangga di kawasan Teluk pun ikut terancam.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menyatakan bahwa kesepakatan masih mungkin dicapai dalam pertemuan di Jenewa hari Kamis besok, asalkan diplomasi diprioritaskan. Namun, batu sandungan besar ada pada syarat "zero enrichment" (nol pengayaan nuklir) yang diajukan AS.

"Presiden Trump telah memperingatkan akan ada 'konsekuensi buruk' tanpa kesepakatan. Pertanyaannya, apakah konsesi Iran mampu memenuhi garis merah AS?" ujar Tony Sycamore, Analis IG.

Di sisi lain, Iran dilaporkan mulai "mempertebal" pertahanan dengan menggandeng Tiongkok untuk pengadaan rudal penjelajah anti-kapal. Langkah ini diprediksi akan meningkatkan daya gempur Teheran terhadap armada angkatan laut AS yang kini mengepung pesisir Iran.

Meski dibayangi sentimen perang, kenaikan harga minyak sedikit terganjal oleh data internal AS. American Petroleum Institute (API) melaporkan adanya lonjakan stok minyak mentah AS yang cukup fantastis, yakni sebesar 11,43 juta barel.

Angka ini mengonfirmasi adanya kondisi over-supply di pasar global, meskipun stok bensin dan distilat seperti solar menunjukkan penurunan. Kini, mata dunia tertuju pada pidato State of the Union Presiden Donald Trump Selasa malam waktu setempat untuk melihat arah kebijakan strategis AS selanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Jasper Jeffers, Jenderal yang Ditunjuk Amerika Serikat Pimpin ISF di Gaza

Profil Jasper Jeffers, Jenderal yang Ditunjuk Amerika Serikat Pimpin ISF di Gaza

Video | Selasa, 24 Februari 2026 | 16:00 WIB

Hadapi Tensi Panas AS-Iran: Status Siaga 1 Berlanjut, KBRI Teheran Siapkan Jalur Evakuasi

Hadapi Tensi Panas AS-Iran: Status Siaga 1 Berlanjut, KBRI Teheran Siapkan Jalur Evakuasi

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:58 WIB

Dinamika Emosi Remaja dalam Konflik Cinta dan Keluarga pada Novel Rasa

Dinamika Emosi Remaja dalam Konflik Cinta dan Keluarga pada Novel Rasa

Your Say | Senin, 23 Februari 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:05 WIB