Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kunjungan Turis Tak Capai Target, DPR Panggil BUMN Sektor Pariwisata

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 04 Februari 2020 | 13:41 WIB
Kunjungan Turis Tak Capai Target, DPR Panggil BUMN Sektor Pariwisata
Wisatawan asing membawa sepeda di kawasan wisata Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Senin (26/11). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Suara.com - Komisi VI DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementerian BUMN dan Perusahaan BUMN sektor pariwisata pada hari ini Selasa (4/2/2020). Dari Kementerian BUMN diwakili Plt Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata Hendrika Nora O Sinaga.

Sementara dari perusahaan BUMN yang hadir adalah PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan Ratu Boko (Persero) Borobudur dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan PT Hotel Indonesia Natour (Persero).

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Y Manurung mengatakan, RDP kali ini para anggota dewan ingin mengetahui apa saja rencana strategis yang ingin dilakukan perusahaan BUMN Sektor pariwisata dalam mendorong jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke tanah air.

Pasalnya dari data BPS jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia hanya mencapai 16,1 juta sepanjang 2019. Meski naik 1,9 persen dari tahun sebelumnya, jumlah itu meleset dari target awal yang ditetapkan pemerintah, yakni 18 juta kunjungan.

"Karena itu Komisi VI dalam menjalankan fungsi pengawasan ingin menggali dan mengetahui tantangan dan hambatan yang dihadapi BUMN sektor pariwisata," kata Martin.

Ada dua agenda dalam rapat ini. Ia menyebut agenda rapat kali ini ialah perkenalan dan pembahasan isu aktual terkait BUMN pariwisata.

"Sesuai undangan agenda rapat pertama perkenalan mitra kerja, secara khusus BUMN bidang pariwisata dan pembahasan isu aktual," terangnya.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga mulai ketar-ketir terkait penyebaran virus corona di sektor pariwisata.

"Kewaspadaan tentu, bagaimana pola waktu virus SARS terjadi pengaruhnya penetrasinya ke Indonesia seperti apa. Sektor pariswisata tentu saja akan terpengaruh dan ini yang mungkin harus kita waspadai," kata Sri Mulyani.

Jika sektor ini terancam, lanjut Sri Mulyani ujung-ujungnya adalah target ekonomi nasional bisa saja tak tercapai, mengingat salah satu sumber pertumbuhan ekonomi berasal dari sektor pariwisata.

"Karena kan kita selalu mengatakan sektor wisata yang salah satu sumber pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang kita andalkan," katanya.

Apalagi kata dia, sejumlah destinasi wisata unggulan tanah air saat ini tengah dibangun dan dipugar, sehingga diharapkan dapat mendatangkan turis asing lebih banyak lagi.

"Terutama destinasi pariwisata tahun 2020 harusnya selesai. Kan ini tempat kita melakukan promosi ya," katanya.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang 2019 memperlihatkan kunjungan wisman asal China menempati urutan kedua dengan jumlah wisman yang datang mencapai 1,92 juta wisman. Sementara diurutan satu adalah wisman asal Malaysia dengan jumlah mencapai 2,83 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1,56 Juta Turis Plesiran di Indonesia, Paling Banyak Asal Malaysia

1,56 Juta Turis Plesiran di Indonesia, Paling Banyak Asal Malaysia

Bisnis | Selasa, 01 Oktober 2019 | 14:28 WIB

Tiket Pesawat Mahal, Wisatawan Malas Plesiran ke Yogyakarta

Tiket Pesawat Mahal, Wisatawan Malas Plesiran ke Yogyakarta

Bisnis | Selasa, 02 Juli 2019 | 09:39 WIB

RI Gembar-gembor Bangun Bandara Internasional, Siapa yang Diuntungkan?

RI Gembar-gembor Bangun Bandara Internasional, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Rabu, 20 Maret 2019 | 15:44 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB