Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

Ma'ruf Amin Respons Menkeu Purbaya soal Mahalnya Bank Syariah

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 25 Februari 2026 | 08:33 WIB
Ma'ruf Amin Respons Menkeu Purbaya soal Mahalnya Bank Syariah
Mantan Wakil Presiden ke-13, Ma'ruf Amin saat ditemui wartawan usai di Jakarta Selatan pada Rabu (25/2/2026). [Suara.com/Yaumal]
baca 10 detik
  • Mantan Wapres Ma'ruf Amin menanggapi kritik Menkeu Purbaya mengenai pembiayaan syariah yang dianggap lebih mahal karena risiko dan biaya operasional.
  • Ma'ruf Amin menyatakan biaya operasional tinggi disebabkan volume kegiatan yang masih kecil, dan berjanji akan dilakukan pembenahan ke depan.
  • Pakar INDEF menyebut permodalan kecil menyebabkan biaya tinggi dan mengusulkan insentif pajak serta penempatan dana pemerintah untuk perbaikan.

Suara.com - Mantan Wakil Presiden ke-13, Ma'ruf Amin, menanggapi kritikan dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menyatakan bahwa pembiayaan perbankan syariah lebih mahal dibanding perbankan konvensional.

Ma'ruf Amin menilai, tingginya pembiayaan perbankan syariah harus dilihat secara utuh.

"Saya kira kita lihatnya dari sisi mana? Mahal itu kan karena kalau berbagi hasil itu memang kalau untungnya besar tentu yang diterima oleh bank adalah besar, kalau berbagi hasil. Tapi kan resikonya juga besar," kata Ma'ruf saat ditemui wartawan usai di Jakarta Selatan pada Rabu (25/2/2026).

Dia pun menyebut, mahalnya perbankan syariah bisa disebabkan biaya operasionalnya yang lebih besar. Untuk ditegaskannya, perlu untuk diperbaiki.

"Akan kita benahi ke depan, supaya antara ongkos yang karena volumenya misalnya kecil kan ongkosnya jadi besar. Nah, ini yang akan kita coba usahakan supaya tidak memberikan beban yang besar akibat daripada biaya yang keluar dari karena volumenya kegiatannya," ujar Ma'ruf.

Sebelumnya, Wakil Kepala Center for Sharia Economic Development (CSED)-Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Handi Risza, juga turut menanggapi kritikan dari Purbaya.

Purbaya Yudhi Sadewa (Instagram/kemensetneg.ri)
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Instagram/kemensetneg.ri)

Dia memberikan penjelasan mengapa biaya perbankan syariah menjadi lebih mahal.

Menurutnya, perbankan syariah masih berada dalam kategori permodalan kecil hingga menengah, yakni pada level KBMI 1—2, dengan hanya BSI yang telah mencapai kelompok KBMI 4.

Sementara, total aset perbankan syariah tercatat mencapai Rp1.028 triliun pada Oktober 2025.

baca juga

"Artinya sebagian besar bank syariah masih dalam kategori permodalan kecil hingga menengah. Modal yang terbatas cenderung menyebabkan biaya operasional per unit produk cenderung lebih tinggi," kata Hendi lewat keterangannya pada Selasa (17/2/2026).

Untuk mengatasinya, Hendi mendorong pemerintah dapat berlaku lebih adil dalam memperlakukan perbankan syariah, salah satunya dengan menempatkan rekening giro instansi pemerintah, khususnya lembaga keagamaan, secara proporsional guna menekan biaya dana (cost of fund).

Selain itu, Hendi mengusulkan pemberian insentif pajak serta penambahan modal bagi bank syariah BUMN, termasuk pembentukan unit baru, agar pendanaan menjadi lebih murah dan kompetitif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat

Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 18:30 WIB

IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!

IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 07:00 WIB

Optimisme Menkeu Terbentur Realita, IHSG Hari Ini Malah Terjungkal

Optimisme Menkeu Terbentur Realita, IHSG Hari Ini Malah Terjungkal

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 10:12 WIB

IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan

IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:38 WIB

IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya

IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:51 WIB

5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun

5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 18:41 WIB

Terkini

Rupiah Mulai Menguat, tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp18.062

Rupiah Mulai Menguat, tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp18.062

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:45 WIB

Link Resmi Pendaftaran Rekrutmen Pegawai SKK Migas 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Link Resmi Pendaftaran Rekrutmen Pegawai SKK Migas 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:41 WIB

Bank Jago Rilis Rapor Kredit, Bantu Nasabah Cek SLIK OJK dan Kelola Utang Lebih Bijak

Bank Jago Rilis Rapor Kredit, Bantu Nasabah Cek SLIK OJK dan Kelola Utang Lebih Bijak

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:12 WIB

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:09 WIB

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:58 WIB

Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:52 WIB

CBR Dinilai Mampu Ciptakan Lapangan Kerja, Ini Ajakan Menteri UMKM ke Korporasi

CBR Dinilai Mampu Ciptakan Lapangan Kerja, Ini Ajakan Menteri UMKM ke Korporasi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:40 WIB

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:24 WIB

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

×