Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Orang Kaya RI Pilih Pindah ke Tangerang, Ini Buktinya.

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 25 Februari 2026 | 08:14 WIB
Orang Kaya RI Pilih Pindah ke Tangerang, Ini Buktinya.
Ilustrasi. Data terbaru menunjukkan bahwa Tangerang kini telah menjadi "kiblat baru" bagi sektor properti mewah dan menengah atas, meninggalkan kawasan penyangga lainnya. Foto ist.
  • Tangerang sumbang 55% pasokan residensial baru di Jabodetabek akhir 2025.
  • Produk komersial Paramount Land ludes terjual dengan permintaan naik 5 kali lipat.
  • Strategi City Within Reach jadikan Gading Serpong pusat bisnis & gaya hidup urban.

Suara.com - Peta hunian kelas atas di Jabodetabek sedang mengalami pergeseran besar. Bukan lagi sekadar melirik pusat Jakarta atau kawasan mapan di Jakarta Selatan, para "crazy rich" dan kaum urban mapan kini berbondong-bondong mengalihkan investasinya ke arah barat, tepatnya ke Tangerang Raya.

Fenomena perpindahan ini bukan tanpa alasan. Data terbaru menunjukkan bahwa Tangerang kini telah menjadi "kiblat baru" bagi sektor properti mewah dan menengah atas, meninggalkan kawasan penyangga lainnya.

Berdasarkan laporan Cushman & Wakefield, Tangerang tercatat menyumbang sekitar 55 persen dari total 4.500 unit residensial baru di wilayah Jabodetabek-Karawang pada paruh kedua 2025. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa permintaan pasar lebih banyak terserap di wilayah ini dibandingkan Bekasi, Depok, maupun Bogor.

Geliat ini kian bertenaga berkat kebijakan makroekonomi yang mendukung. Pemangkasan suku bunga Bank Indonesia menjadi 4,75 persen serta perpanjangan insentif PPN DTP 100 persen dari pemerintah menjadi katalisator utama bagi konsumen di segmen atas untuk segera mengamankan unit hunian mereka.

Laporan Indonesia Property Watch turut memperkuat tren ini dengan mencatat kenaikan penjualan rumah di Tangerang sebesar 11,1 persen pada kuartal IV-2025. Menariknya, pergeseran minat pasar kini menyasar segmen yang lebih tinggi.

"Hunian di rentang harga Rp 800 juta hingga Rp 5 miliar menjadi primadona. Ini menandakan daya beli masyarakat di Tangerang masih sangat solid, bahkan cenderung naik ke segmen premium," tulis laporan tersebut.

Di tengah kompetisi tersebut, Paramount Gading Serpong muncul sebagai salah satu kawasan paling kompetitif dengan pertumbuhan yang sangat progresif. Direktur Paramount Land, Chrissandy Dave, menyatakan bahwa daya tarik kawasan ini tidak hanya terletak pada huniannya yang eksklusif, tetapi juga pada ekosistem area komersial yang masif, terutama di sisi selatan Gading Serpong yang kini menjadi pusat perhatian.

"Kawasan seperti Maggiore, Pisa Grande, hingga Manhattan District telah bertransformasi menjadi pusat aktivitas urban yang hidup. Sebagai bukti nyata, Grand Boulevard Aniva Studio Loft ludes terjual dalam lima tahap pra-NUP, dan Maggiore Fresh Market bahkan mencatat permintaan hingga lima kali lipat dari ketersediaan unit," ujar Chrissandy dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Kini, Paramount Gading Serpong memantapkan posisinya dengan mengusung filosofi ‘City Within Reach’ melalui kampanye ‘Everything is Here’. Konsep ini memastikan setiap penghuni dan pelaku usaha dapat beraktivitas dalam satu ekosistem yang terkoneksi sempurna, menjadikannya destinasi regional bagi masyarakat Jabodetabek hingga luar Pulau Jawa.

Data internal menunjukkan intensitas aktivitas yang sangat tinggi, di mana boulevard utama dilalui sekitar 15.000 kendaraan per jam pada jam sibuk. "Kami secara konsisten membangun ekosistem bisnis terbaik dengan menghadirkan anchor tenant yang dikurasi khusus untuk memastikan kawasan ini selalu ramai dan tumbuh dalam jangka panjang," pungkas Chrissandy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program Gentengisasi Mulai Masuk Kawasan Menteng, Sasar 52 Rumah

Program Gentengisasi Mulai Masuk Kawasan Menteng, Sasar 52 Rumah

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 17:51 WIB

Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres

Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 16:39 WIB

SIG Pasok 36 Ribu Bata Interlock Untuk Percepat Huntap Sumbar

SIG Pasok 36 Ribu Bata Interlock Untuk Percepat Huntap Sumbar

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 08:30 WIB

Terkini

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB