Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

IHSG Awal Pekan Dibuka Memerah Terkena Aksi Profit Taking

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 10 Februari 2020 | 09:26 WIB
IHSG Awal Pekan Dibuka Memerah Terkena Aksi Profit Taking
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/3).

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini Senin (10/2/2020) kembali dibuka melemah ke level 5.993,37.

Mengutip data perdagangan RTI, IHSG dibuka di level 5.993,37 turun 6,23 poin atau melemah 0,10 persen.

Memerahnya IHSG pada perdagangan kali ini juga diikuti indeks LQ45 yang turun 12 poin atau 1,31 persen ke level 964,24.

Mengawali pembukaan perdagangan terdapat 43 saham menguat, 85 saham melemah, dan 101 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 34 juta lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 54 miliar.

Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat 31 poin atau 0,23 persen ke level Rp 13.706 per dolar AS.

Analis dari PT MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, setelah seminggu lalu IHSG menguat sebesar 1 persen disertai Net Buy Asing Rp 143,68 miliar, diawal minggu ini, justru ada peluang terkena aksi profit taking seiring jatuhnya Indeks DJIA sebesar -0.94 persen & EIDO -1.33 persen dalam perdagangan Senin ini.

Jatuhnya harga beberapa komoditas Jumat pekan lalu seperti Nikel -2.10 persen, Timah -2.49 persen CPO -1.40 persen, Oil -0.98 persen & Cial -1.72 persen turut menyumbang kejatuhan IHSG dihari Senin ini.

"Mengetahui IHSG berpeluang turun dalam perdagangan Senin ini, kami tetap bersemangat merekomendasikan investor melakukan trading harian atas saham dari Sektor Retail, Infrastruktur, Logam, Konsumer, TI dan Kimia/Energi dalam perdagangan Senin ini," kata Edwin.

Edwin menuturkan, mayoritas bursa saham di developed economies bergerak bervariatif. Indeks Hang Seng ditutup melemah -0.33 persen lalu indeks Shanghai ditutup menguat sebesar +0.33 persen dan Indeks Kospi ditutup melemah sebesar -1.32 persen.

Sementara itu, Dow Jones ditutup melemah sebesar -0.94 persen di level 29,102 hal ini sejalan dengan pelemahan S&P 500 sebesar -0.54 persen.

Wall Street ditutup melemah dikarenakan dampak dari virus corona yang semakin memakan jumlah korban meninggal mencapai 800 lebih orang, jumlah ini melebihi dari wabah SARS pada tahun 2002-2003 lalu, pelaku pasar masih mengukur dampak dari virus Corona terhadap proyeksi perekonomian dunia setelah aktivitas bisnis dan ekonomi negara China diliburkan beberapa pekan lalu.

Di samping itu, pasar komoditi, harga Tinyang melemah -3.14 persen harga Coal melemah -1.72 persen dan harga Nickel yang mengalami pelemahan -2.22 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Dibuka Kebakaran Imbas Virus Corona

IHSG Dibuka Kebakaran Imbas Virus Corona

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2020 | 09:50 WIB

Pergerakan IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Dalam Fase Konsolidasi Wajar

Pergerakan IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Dalam Fase Konsolidasi Wajar

Bisnis | Rabu, 22 Januari 2020 | 08:42 WIB

IHSG Hari Ini Diprediksi Terkoreksi Melanjutkan Pelemahan Kemarin

IHSG Hari Ini Diprediksi Terkoreksi Melanjutkan Pelemahan Kemarin

Bisnis | Selasa, 21 Januari 2020 | 08:43 WIB

Terkini

OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon

OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:07 WIB

Misteri Rp 100 Miliar Sapi Kurban Prabowo, Menkeu Purbaya Ngaku Tak Tahu

Misteri Rp 100 Miliar Sapi Kurban Prabowo, Menkeu Purbaya Ngaku Tak Tahu

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:07 WIB

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:59 WIB

Harga Cabai Meledak, Telur dan Daging Sapi Ikut Bikin Dompet Menjerit

Harga Cabai Meledak, Telur dan Daging Sapi Ikut Bikin Dompet Menjerit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:53 WIB

J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026

J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:49 WIB

Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam

Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:42 WIB

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:34 WIB

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23 WIB

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:18 WIB

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:02 WIB