Virus Corona Hantam Industri Pariwisata, Ini Kata Angela Tanoesoedibjo

Iwan Supriyatna

Kamis, 13 Februari 2020 | 10:45 WIB
Virus Corona Hantam Industri Pariwisata, Ini Kata Angela Tanoesoedibjo
Angela Tanoesoedibjo. (Instagram/@angelatanoesoedibjo)

Suara.com - Wabah virus corona memukul industri pariwisata secara global tak terkecuali Indonesia. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam hal ini telah menyiapkan langkah-langkah guna menghadapi hal tersebut.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengatakan, Kemenparekraf tengah menyiapkan usulan-usulan insentif untuk industri pariwisata.

"Sesuai dengan arahan Pak Menteri, kami akan memastikan calendar of events terus berjalan, khususnya yang berskala internasional yang bisa mengundang media asing untuk melihat kondisi Indonesia saat ini yang aman dan dapat dikunjungi," kata Angela saat memberikan pidato dalam acara Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Wise Travel Fair 2020 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (12/2/2020) kemarin.  

Selain itu, lanjut Angela, akan dibuka rute-rute baru internasional. Paket-paket perjalanan yang menarik juga disiapkan. Di sisi lain, Kemenparekraf terus mendorong pariwisata domestik.

"Di 2018, domestic travellers jumlahnya sekitar 303 juta perjalanan. Saya kira ini bisa kita terus dorong dan membantu industri pariwisata," ungkapnya.

Dia menuturkan pengembangan pariwisata di Indonesia akan terus dilakukan, mulai dari infrastruktur, jaringan, konektivitas, SDM, mitigasi bencana, ekonomi kreatif dan seluruh sarana dan prasarana.

"Semua yang sudah kami canangkan, semua yang sudah kami rencanakan akan terus berjalan. Ini menunjukkan confidence kami terhadap pariwisata Indonesia," jelasnya.

Pengembangan program pariwisata dan ekonomi kreatif membutuhkan kerja sama dari semua pihak. Karenanya, dia berharap adanya dukungan dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan untuk memajukan industri pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

"Ini semua dapat terjadi tentunya butuh dukungan dari teman-teman sekalian, seluruh pemangku kepentingan dari industri pariwisata. Kita terus dukung pariwisata Indonesia" ujarnya.

baca juga

Ketua Umum Asita Nunung Rusmiati mengatakan, saat ini asosiasi yang beranggotakan lebih dari 7.000 agensi travel tersebut mengadakan travel fair untuk mempromosikan keindahan 34 provinsi di Indonesia.

"Upaya kita untuk menarik wisatawan datang ke berbagai destinasi Indonesia secara penuh menggunakan konsep business to business (B to B) dan business to customer (B to C)," katanya.

Dalam rangka meningkatkan promosi pariwisata di Indonesia serta mendukung target kunjungan wisatawan mancanegara, Asita menyelenggarakan event berskala internasional yaitu Asita Wise Travel Fair (AWTF) 2020.

Asita Wise Travel Fair 2020 akan berlangsung 3-5 April 2020 di Hall I, Indonesia Convention and Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten.

Event tersebut menargetkan 20 ribu pengunjung per hari dan akan dihadiri oleh kurang lebih 2.000 undangan. 

Tahun ini, sebanyak 185 perusahaan yang ikut sebagai seller. Terdiri dari beberapa kementerian, dinas pariwisata di seluruh Indonesia, duta besar negara asing di Indonesia, airlines, hotel, perusahaan perjalanan wisata anggota-anggota Asita dari 34 provinsi, serta asosiasi lainnya yang berkaitan langsung dengan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Tujuan acara ini untuk memfasilitasi pelaku usaha pariwisata agar dapat melakukan kegiatan B to C dan B to B, sehingga para pelaku wisata ini bisa memperkenalkan produk mereka dan para agen perjalanan wisata yang diundang menjadi tertarik kemudian mendatangkan wisatawan nusantara maupun mancanegara ke Indonesia.

Dari kedatangan buyer dan seller dalam AWTF akan membawa dampak positif bagi promosi pariwisata Indonesia. Dan bagi seller dan buyer, hal ini bisa menjadi salah satu cara pemasaran yang sekaligus menjadi upaya dalam mengembangkan bisnis yang saling menguntungkan.

Alim Gunadi, CEO Mice & Event Business Sinar Mas Land mengatakan Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk wisatawan domestik. Dari 260 juta penduduk terdapat 80 juta penduduk berusia produktif. 

"Kita menjadi wisatawan di objek wisata di Indonesia sendiri itu ada kemungkinan bisa membuat wisatawan asing penasaran, orang Indonesia sangat loyal dengan tujuan wisata di dalam negeri," jelasnya.

Dia juga mengapresiasi langkah-langkah pemerintah dalam membangun infrastuktur, fasilitas bandara dan mensinergikan berbagai industri yang ada di pariwisata.

"Saya rasa sudah saatnya Indonesia bukan hanya menjadi tujuan wisatawan mancanegara tapi domestik juga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Langkah Angela Tanoesoedibjo Bangun Pariwisata di Daerah

4 Langkah Angela Tanoesoedibjo Bangun Pariwisata di Daerah

Bisnis | Kamis, 13 Februari 2020 | 10:33 WIB

Update Virus Corona 13 Februari 2020: Jumlah Korban Naik 250 Persen

Update Virus Corona 13 Februari 2020: Jumlah Korban Naik 250 Persen

Health | Kamis, 13 Februari 2020 | 08:54 WIB

Pakar: Hilangnya Habitat Satwa Liar Jadi Penyebab Virus Tertular ke Manusia

Pakar: Hilangnya Habitat Satwa Liar Jadi Penyebab Virus Tertular ke Manusia

Health | Kamis, 13 Februari 2020 | 06:53 WIB

Terkini

Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan

Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:19 WIB

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

×