Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

4 Langkah Angela Tanoesoedibjo Bangun Pariwisata di Daerah

Iwan Supriyatna

Kamis, 13 Februari 2020 | 10:33 WIB
4 Langkah Angela Tanoesoedibjo Bangun Pariwisata di Daerah
Angela Tanoesoedibjo. (Instagram/@angelatanoesoedibjo)

Suara.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyiapkan empat langkah strategis guna membangun dan memajukan pariwisata di daerah.

Keempat langkah tersebut dipaparkan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Angela Tanoesoedibjo saat rapat kerja dengan Komite III DPD RI di Senayan, Jakarta.

"Pertama, berkaitan dengan safety issue, bagaimana wilayah-wilayah harus aman untuk para wisatawan. Mitigasi bencana harus ada dan kita harus siap, karena kita sudah punya mapping-nya," ujar Angela ditulis Kamis (13/2/2020).

Kedua, peningkatan kebersihan. Sarana dan prasarana umum seperti toilet harus bersih, sehingga wisatawan yang datang merasa nyaman. 

"Ketika kita membangun sesuatu, manajemennya juga harus diperhatikan. Jangan bangun terus rusak, tapi di-maintain sehingga bisa long lasting," tambah peraih gelar Master of Commerce dari University of New South Wales itu. 

Ketiga, yaitu mempercepat penyusunan Rencana Induk Pariwisata Nasional Terpadu (Ripandu), sehingga bisa segera diimplementasikan. 

"Kami akan mengerjakan Ripandu, yaitu masterplan pariwisata secara nasional. Ini sifatnya long term, tetapi sangat implementatif," tutur Angela. 

Kempat, membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas di sektor pariwisata. 

"Kita membangun SDM dengan berbagai cara. Dengan politeknik, dengan kerja sama prodi, sertifikasi, training-training dan sebagainya," ungkap anak sulung pasangan Hary dan Liliana Tanoesoedibjo itu. 

baca juga

Angela menambahkan, pembangunan pariwisata di daerah akan diselaraskan dengan kearifan budaya lokal. Untuk itu, rapat kerja dengan DPD dirasa penting agar benar-benar bisa memahami kondisi di setiap daerah. 

"DPD sangat mewakili daerah-daerah, 34 provinsi. Mendengarkan-aspirasi dari kawan-kawan ini sangat penting, sehingga kami dalam mengembangkan pariwisata selaras dengan keinginan masyarakat setempat, dilandasi dengan kearifan budaya lokal," katanya. 

Komite III DPD RI mengungkapkan komitmen untuk membantu Kementerian Parekraf dalam membangun dan memajukan pariwisata di Tanah Air. 

"Kita saling mendukung. Berbagai persoalan menjadi PR kita bersama. Komite III dan DPD RI akan mendukung agar tugas dan program Kementerian Pariwisata dapat berjalan maksimal," ungkap Ketua Komite III DPD RI Bambang Sutrisno. 

Dia mengungkapkan DPD telah memberikan informasi, terkait dengan potensi setiap daerah yang bisa dikembangkan.

"Jadi, kementerian bisa mengelola dengan maksimal, berbeda satu tempat dengan tempat yang lain," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Pukul Industri Pariwisata Tanah Air

Virus Corona Pukul Industri Pariwisata Tanah Air

Bisnis | Rabu, 05 Februari 2020 | 14:35 WIB

Kunjungan Turis Tak Capai Target, DPR Panggil BUMN Sektor Pariwisata

Kunjungan Turis Tak Capai Target, DPR Panggil BUMN Sektor Pariwisata

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2020 | 13:41 WIB

Gara-Gara Virus Corona, Industri Pariwisata China Rugi Hampir 2 Triliun

Gara-Gara Virus Corona, Industri Pariwisata China Rugi Hampir 2 Triliun

Lifestyle | Sabtu, 01 Februari 2020 | 11:30 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×