Korban Corona Meningkat di China, Emas Melesat ke Level Tertinggi

Bangun Santoso | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 14 Februari 2020 | 09:25 WIB
Korban Corona Meningkat di China, Emas Melesat ke Level Tertinggi
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari satu pekan setelah peningkatan tajam dalam jumlah kasus virus korona di China memperbaharui ketakutan atas dampak ekonomi global dan mendorong investor untuk mencari aset berisiko rendah.

China melaporkan peningkatan kematian dan ribuan infeksi lainnya menggunakan definisi yang lebih luas, Kamis (14/2). Sementara Jepang menjadi lokasi ketiga di luar daratan China yang melaporkan kematian.

Mengutip data Reuters, Jumat (14/2/2020) harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi 1.576,32 dolar AS per ounce menyentuh level tertinggi sejak 4 Februari yakni 1.577,81 dolar AS per ounce.

Sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,5 persen menjadi 1.578,80 dolar AS per ounce.

"Emas akan terus naik sampai pasar yakin sejauh mana virus tersebut telah merusak," kata Bob Haberkorn, analis RJO Futures.

"Kita mendapatkan berita yang saling bertentangan tadi malam tentang epidemi tersebut. Kita tidak yakin bagaimana China menangani situasi ini." tambah Bob.

Pasar saham global menjauh dari rekor tertinggi karena lonjakan kasus baru virus corona di China membebani sentimen.

Emas sering digunakan sebagai penyimpan nilai yang aman selama masa ketidakpastian politik dan keuangan.

"Bahkan sebelum coronavirus tersebut, emas sudah didukung pelonggaran kebijakan bank sentral global dan mereka tidak akan segera mengubah haluan," kata Haberkorn, dia menambahkan bahwa jika virus corona itu bisa ditangani, emas akan turun maksimal 20 dolar hingga 30 dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Dibanderol Rp 774.000 Per Gram

Harga Emas Antam Dibanderol Rp 774.000 Per Gram

Bisnis | Kamis, 13 Februari 2020 | 10:27 WIB

Harga Emas Dunia di Level Terendah Sejak Munculnya Virus Corona

Harga Emas Dunia di Level Terendah Sejak Munculnya Virus Corona

Bisnis | Kamis, 13 Februari 2020 | 07:22 WIB

Virus Corona, Harga Masker N925 Capai Rp 1,5 Juta Kalahkan 1 Gram Emas

Virus Corona, Harga Masker N925 Capai Rp 1,5 Juta Kalahkan 1 Gram Emas

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 14:29 WIB

Akibat Dolar Menguat, Harga Emas Dunia Turun Hari Ini

Akibat Dolar Menguat, Harga Emas Dunia Turun Hari Ini

Bisnis | Rabu, 12 Februari 2020 | 07:42 WIB

Naik Rp 1.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 776.000 Per Gram

Naik Rp 1.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 776.000 Per Gram

Bisnis | Selasa, 11 Februari 2020 | 10:33 WIB

Emas Makin Diburu Ditengah Penyebaran Virus Corona

Emas Makin Diburu Ditengah Penyebaran Virus Corona

Bisnis | Selasa, 11 Februari 2020 | 08:17 WIB

Naik Rp 3.000, Emas Antam Dijual Rp 775.000 Per Gram

Naik Rp 3.000, Emas Antam Dijual Rp 775.000 Per Gram

Bisnis | Senin, 10 Februari 2020 | 10:10 WIB

Tak Peduli Isu Virus Corona, Harga Emas Tetap Merangkak Naik

Tak Peduli Isu Virus Corona, Harga Emas Tetap Merangkak Naik

Bisnis | Senin, 10 Februari 2020 | 07:23 WIB

Terkini

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:25 WIB

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:39 WIB

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:52 WIB

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:18 WIB

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik  Harga

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:56 WIB

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:46 WIB

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:10 WIB

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:31 WIB