BPJS Kesehatan Jadi Penyelenggara International Social Security Association

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 21 Februari 2020 | 14:49 WIB
BPJS Kesehatan Jadi Penyelenggara International Social Security Association
International Social Security Association (ISSA). (Dok : BPJS Kesehatan)

Suara.com - International Social Security Association (ISSA), sebagai asosiasi jaminan sosial sedunia, mempercayakan Indonesia, dalam hal ini BPJS Kesehatan, sebagai penyelenggara konferensi tingkat tinggi internasional bagi para pimpinan (CEO) dan senior manager program jaminan sosial (social security) sedunia, pada 22-24 September 2020.

"The 1st International Conference on Management of Social Security",  rencananya akan diadakan di Bali dan dihadiri oleh lebih dari 150 negara anggota dari ISSA. Forum ini merupakan forum 3 tahun sekali dan ini adalah pertama kalinya diadakan oleh ISSA, di luar kegiatan rutin forum tertinggi ISSA World Social Security Forum.

Forum ini diharapkan dapat merumuskan upaya mengantisipasi perubahan yang terjadi di dunia dalam konteks kepemimpinan, sumber daya manusia dan inovasi (leadership, managing people and innovation) bagi para penyelenggara jaminan sosial dunia.

Selain itu juga menjadi forum berbagi pengalaman dalam hal pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mengelola data-data jaminan sosial, sekaligus menciptakan platform pembelajaran dan kolaborasi antar lembaga dalam pengembangan TIK untuk anggota ISSA berbagai negara.

“Forum ini akan menambah bekal bagi pemerintah Indonesia dalam perumusan kebijakan Program JKN-KIS ke depan. Di tengah berbagai tantangan dunia dan tantangan pengelolaan program JKN-KIS saat ini, forum antar bangsa tersebut diharapkan dapat mengelaborasi pengalaman negara-negara anggota ISSA dalam pengelolaan jaminan sosial dengan implementasi jaminan sosial di Indonesia,” kata Direktur Utama, Fachmi Idris, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Fachmi menambahkan, pekerjaan rumah besar pemerintah saat ini adalah membuat program jaminan sosial, khususnya Program JKN-KIS untuk dapat terus berkesinambungan dan manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat banyak. Sementara itu, tantangan global yang muncul saat ini adalah mengelola tingginya ekspektasi publik terhadap program jaminan sosial, di tengah keterbatasan kemampuan finansial serta tingginya biaya pelayanan kesehatan, ditambah beban penyakit saat ini yang terus meningkat.

Dalam 7 tahun, keberadaan program jaminan sosial, khususnya Program JKN-KIS di Indonesia tentu menghadapi dinamika tersendiri. Berbagai pencapaian fantastis mulai dari jumlah kepesertaan yang bergerak agresif dalam kurun waktu tersebut kini sudah mencapai 224 juta peserta atau mencakup 85 persen dari seluruh penduduk Indonesia.

Keterbukaan akses layanan kesehatan yang luas tanpa memandang status sosial ekonomi masyarakat mencapai 765 ribu pemanfaatan per hari, pertumbuhan fasilitas kesehatan baik tingkat dasar maupun rujukan, serta menciptakan ekosistem digital dalam layanan kesehatan.

Berdasarkan penelitian FEB UI, kontribusi total Program JKN-KIS terhadap perekonomian Indonesia pada 2016 mencapai Rp 152,2 triliun. Pada 2021, kontribusinya diperkirakan meningkat sampai Rp 289 triliun.

baca juga

Program JKN-KIS juga meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia sampai 2,9 tahun. Pada 2016, kehadiran Program JKN-KIS telah menyelamatkan 1,16 juta orang dari kemiskinan.

Tak hanya itu, JKN-KIS juga telah melindungi 14,5 juta orang miskin dari kondisi kemiskinan yang lebih parah. Di era Presiden Jokowi, JKN-KIS juga berkontribusi menyumbang 13-14 persen dari total penurunan Gini Ratio yang terjadi.

“Pencapaian yang dilakukan Indonesia tersebut, terlebih sebagai negara berkembang, telah mampu menciptakan magnet baru dalam pengelolaan jaminan sosial yang mencuri perhatian dunia. Namun pencapaian tersebut tentu harus diiringi oleh upaya peningkatan kualitas layanan jaminan sosial bagi masyarakat Indonesia. Seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat punya andil besar,” kata Fachmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Jurus Sri Mulyani Obati Defisit BPJS Kesehatan

Tiga Jurus Sri Mulyani Obati Defisit BPJS Kesehatan

Bisnis | Selasa, 18 Februari 2020 | 22:02 WIB

DPR: BPJS Kesehatan Tak Bakal Tekor Rp 32 Triliun, Jika...

DPR: BPJS Kesehatan Tak Bakal Tekor Rp 32 Triliun, Jika...

Bisnis | Selasa, 18 Februari 2020 | 15:16 WIB

Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan dengan Teknologi Modern

Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan dengan Teknologi Modern

Your Say | Sabtu, 08 Februari 2020 | 11:36 WIB

Tetap Perlu Asuransi Penyakit Kritis Meski Punya BPJS, Kenapa?

Tetap Perlu Asuransi Penyakit Kritis Meski Punya BPJS, Kenapa?

Health | Kamis, 30 Januari 2020 | 20:05 WIB

Faskes Milik Pemerintah dan Swasta Komitmen Tingkatan Mutu Pelayanan

Faskes Milik Pemerintah dan Swasta Komitmen Tingkatan Mutu Pelayanan

Bisnis | Senin, 27 Januari 2020 | 12:05 WIB

Direksi dan Dewas BPJS Kesehatan Belum Pernah Terima Insentif

Direksi dan Dewas BPJS Kesehatan Belum Pernah Terima Insentif

News | Senin, 20 Januari 2020 | 20:51 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×