Bukan Virus Corona, Indonesia Dilanda Virus Jiwasraya

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Bukan Virus Corona, Indonesia Dilanda Virus Jiwasraya
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. (Suara.com/Muslimin Trisyuliono)

Bukan hanya virus corona saja yang sedang tenar, tapi virus Jiwasraya juga sedang tren diperbincangkan.

Suara.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyebut bukan hanya virus corona saja yang sedang tenar, tapi virus Jiwasraya juga sedang tren diperbincangkan.

Meski demikian, virus Jiwasraya menurutnya sangat kecil kontribusinya untuk mewabahi industri jasa keuangan.

Bahkan, ia menyatakan kontribusi virus Jiwasraya hanya 1 persen dari keseluruhan industri asuransi.

"Jadi ada virus Jiwasraya. Tapi porsi Jiwasraya dibandingkan total industri asuransi kecil hanya 1 persen. Dampak Jiwasraya ini dari total kecil sekali," ujar Wimboh di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Wimboh menjelaskan, isu Jiwasraya yang timbul di masyarakat akibat adanya simpang siur informasi. Sehingga, ia meminta semua pihak tak perlu khawatir dengan virus Jiwasraya.

Karena menurutnya, saat ini OJK bersama pihak terkait tengah membenahi industri jasa keuangan non bank terutama asuransi.

Tapi tak hanya asuransi saja, melainkan semua lingkup industri jasa keuangan dibenahi juga, agar virus seperti Jiwasraya tak terjadi lagi.

"Ini selesaikan segera dan tentunya bukan hanya Jiwasraya tapi di pasar modal, ekosistem dibetulin," ucap dia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS