Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Tokyo Disneyland Tutup karena Virus Corona, Susul Hong Kong dan Shanghai

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 29 Februari 2020 | 11:45 WIB
Tokyo Disneyland Tutup karena Virus Corona, Susul Hong Kong dan Shanghai
Tokyo Disneyland [Pixabay].

Suara.com - Tokyo Disneyland Park, bersama Legoland dan Universal Studios ditutup sehubungan dengan meningkatnya penyebaran wabah Virus Corona atau COVID-19 di Jepang.

Tokyo Disneyland dan DisneySea, sebagaimana dikutip dari CNN, ditutup mulai hari ini, Sabtu (29/2/2020) sampai dua pekan ke depan (15/3/2020). Demikian pernyataan dari Oriental Land, pihak operator Tokyo Disneyland.

Penutupan ini adalah bentuk respon dari imbauan pemerintah Jepang agar setiap pihak membatalkan atau menunda pertemuan besar dan acara yang dihadiri banyak orang selama beberapa minggu ke depan demi mencegah penyebaran COVID-19. Adapun tiket kunjungan wahana serta booking menginap di Tokyo Resort yang sudah dibayarkan pengunjung akan dikembalikan.

Ilustrasi Liburan di Disneyland (Pixabay/philipbase)
Ilustrasi Liburan di Disneyland [Pixabay].

Semisal kondisi penutupan akibat Virus Corona tidak terjadi, taman tematis di Tokyo yang menampilkan karya Walter Elias Disney itu bakal banyak menangguk untung saat libur musim dingin sekarang. Paling tidak diperkirakan mencapai sekitar 280 juta dolar Amerika Serikat dari kuartal ini saja. Dan ditambahkan oleh pihak perusahaan, bahwa serangan COVID-19 bakal merusak laba untuk tahun fiskal secara keseluruhan.

Sementara dikutip dari USA Today, Tokyo Disneyland adalah properti milik Disney ketiga di Asia yang ditutup setelah Hong Kong Disneyland dan Shanghai Disneyland. Bahkan kedua taman tematis yang masing-masing berlokasi di Lantau Island, tak jauh dari Macau, serta China daratan itu telah ditutup sejak 26 Januari 2020.  Rujukannya adalah keputusan  pemerintah China untuk melakukan karantina menjelang Tahun Baru Imlek atau Sinchia.

Christine McCarthy, Chief Financial Officer taman tematis Disneyland menyebutkan bahwa perusahaan akan merasakan dampak dari penutupan wahana wisatanya di Shanghai dan Hong Kong  dalam hasil kuartal kedua dan setahun penuh. Besarnya tembus 175 juta dolar Amerika Serikat, dengan perkiraan bahwa dua Disneyland yang berada di wilayah pemerintahan China tutup selama dua bulan sampai kuartal kedua.

"Untuk Shanghai Disney Resort,  saat ini  kami perkirakan dampak buruk terhadap pendapatan operasional kuartal kedua mencapai sekitar 135 juta dolar. Di Hong Kong Disneyland, sekitar 40 juta dolar untuk kuartal kedua. Besarnya dampak keuangan yang tepat sangat tergantung pada durasi penutupan, dan seberapa cepat kami dapat melanjutkan operasional secara normal," tandasnya.

Sebagai catatan, perusahaan Walt Disney memiliki 47 persen saham di Hong Kong Disneyland. Sementara Shanghai Disneyland adalah bentuk patungan dengan China dan terbagi menjadi dua perusahaan. Disney memegang 70 persen saham di perusahaan pertama, dan 43 persen di perusahaan kedua.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Upaya Perbankan Selamatkan Ekonomi dari Virus Corona Mungkin Tak Cukup

Upaya Perbankan Selamatkan Ekonomi dari Virus Corona Mungkin Tak Cukup

Bisnis | Sabtu, 29 Februari 2020 | 10:11 WIB

Geneva Motor Show 2020 Resmi Batal Akibat Sebaran COVID-19

Geneva Motor Show 2020 Resmi Batal Akibat Sebaran COVID-19

Otomotif | Sabtu, 29 Februari 2020 | 10:00 WIB

Akibat COVID-19, Bursa Pariwisata Terbesar di Dunia Dibatalkan

Akibat COVID-19, Bursa Pariwisata Terbesar di Dunia Dibatalkan

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB