Rebranding Kopma, Direktur LPDB : Penting agar Milenial Mau Berkoperasi

Fabiola Febrinastri

Kamis, 05 Maret 2020 | 10:09 WIB
Rebranding Kopma, Direktur LPDB : Penting agar Milenial Mau Berkoperasi
Rebranding Koperasi Mahasiswa (Kopma) bertema "Transformasi Koperasi Mahasiswa Menghadapi Revolusi Industri 4.0", di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/3/2020). (Dok : LPDB)

Suara.com - Gerakan rebranding koperasi mahasiswa (kopma) penting dilakukan, agar generasi milenial mau ikut serta tergabung dalam koperasi, berani mengeluarkan ide-ide kreatif, memiliki motivasi, dan berani menjalankan tantangan. Hal ini dikemukakan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB - KUMKM), Braman Setyo, dalam Rebranding Koperasi Mahasiswa (Kopma) bertema "Transformasi Koperasi Mahasiswa Menghadapi Revolusi Industri 4.0".

“Hal ini penting, agar lebih banyak generasi milenial mau berkoperasi, berani mengusulkan regulasi, berani mengeluarkan ide kreatif, memiliki motivasi, dan berani menjalankan tantangan yang diberikan oleh kami selaku fasilitator,” kata Braman, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/3/2020).

Untuk tujuan tersebut, LPDB - KUMKM mendorong gerakan rebranding kopma, agar bisa menjadi entitas usaha yang mampu menciptakan model bisnis aplikatif, sehingga mampu mendatangkan dampak positif bagi masyarakat sekitarnya. Braman menyatakan, pihaknya memberikan perhatian, bahkan anggaran yang dialokasikan khusus kepada kopma.

Sebanyak 50 Ketua Kopma Diundang
Tak cuma di Surabaya, LPDB menginisiasi acara yang sama di Bandung dan Yogyakarta, dengan mengundang 50 ketua kopma dari berbagai perguruan tinggi di Tanah Air.

Pada kesempatan itu, Braman menegaskan perlunya rebranding kopma karena perannya selama ini sebagai wadah kelompok muda potensial, akselerator usaha rintisan, instrumen digitalisasi usaha, inkubator bisnis, dan promotor produk UMKM. Ia menyarankan kopma untuk mengembangkan usaha yang sudah ada dan menciptakan yang belum ada.

“Jika tidak ada inovasi, maka bisnis yang ada saat ini, tentu akan mengalami fase sunset, yang merugikan kopma itu sendiri. Dalam pertemuan ini nantinya, para mahasiswa akan diajarkan mengembangkan model bisnis yang baru dengan berbagai pola pikir milenial yang baru dan berkelanjutan,” katanya.

Proses transformasi kopma, menurut Braman, meliputi fase transformasi, akselerator, dan proses branding, hingga kemudian bisa menjadi inkubator yang menumbuhkan enterpreneur dan menciptakan lapangan kerja secara mandiri dan kekinian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yoga Ternyata Digemari Generasi Milenial, Ini Alasannya Menurut Pakar

Yoga Ternyata Digemari Generasi Milenial, Ini Alasannya Menurut Pakar

Health | Kamis, 20 Februari 2020 | 09:19 WIB

Generasi Milenial Makin Mudah Berinvestasi Emas Lewat Aplikasi

Generasi Milenial Makin Mudah Berinvestasi Emas Lewat Aplikasi

Tekno | Minggu, 22 Desember 2019 | 10:28 WIB

Generasi Milenial Rentan Terkena Masalah Kesehatan Mental, Ini Faktornya!

Generasi Milenial Rentan Terkena Masalah Kesehatan Mental, Ini Faktornya!

Health | Selasa, 26 November 2019 | 20:52 WIB

Generasi Milenial Dianggap Berpotensi 'Mati Muda' akibat Hal Ini

Generasi Milenial Dianggap Berpotensi 'Mati Muda' akibat Hal Ini

Health | Kamis, 07 November 2019 | 17:47 WIB

Generasi Milenial Rentan Alami Gangguan Mental, Kenali Pemicunya

Generasi Milenial Rentan Alami Gangguan Mental, Kenali Pemicunya

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 11:39 WIB

Sering Dibandingkan, Apa Bedanya Generasi Milenial dan Gen Z?

Sering Dibandingkan, Apa Bedanya Generasi Milenial dan Gen Z?

Lifestyle | Rabu, 30 Oktober 2019 | 14:00 WIB

Terkini

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:25 WIB

×