Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Pendapatan Tak Menentu? Simak, Begini Cara Atur Uangnya!

Arsito Hidayatullah

Kamis, 05 Maret 2020 | 21:04 WIB
Pendapatan Tak Menentu? Simak, Begini Cara Atur Uangnya!
Ilustrasi pendapatan, penghasilan, mengelola keuangan. [Shutterstock]

Pada bagian pengeluaran, terdapat empat poin yang perlu Anda rinci. Yang pertama yaitu pengeluaran yang bersifat wajib dan tetap. Maksudnya, Anda memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dan nominalnya tetap. Contohnya yaitu pembayaran cicilan tempat tinggal maupun kredit kendaraan.

Kedua, pengeluaran wajib yang tidak tetap. Artinya, kebutuhan tersebut harus terpenuhi, namun biaya yang diperlukan dapat berubah-ubah. Misalnya yaitu pembayaran tagihan listrik.

Yang ketiga yaitu pengeluaran yang bersifat tidak wajib dan tetap. Pengeluaran ini bersifat opsional, namun dana yang diperlukan bersifat tetap. Contohnya adalah pembayaran tagihan langganan paket internet.

Terakhir adalah pengeluaran tidak wajib dan tidak tetap. Artinya, pengeluaran ini bersifat opsional, serta biaya yang perlu Anda sisihkan untuk kebutuhan ini juga tidak selalu sama. Misalnya dalam hal ini kebutuhan untuk belanja.

3. Persiapkan Dana untuk Pensiun dan Jangan Pernah Abai

Setiap orang pasti menginginkan masa tua di mana mereka tidak perlu menghawatirkan tentang biaya hidup. Tentu, jika mereka mendapat dana pensiun dari perusahaan tempat mereka bekerja, maka biaya hidup di usia senja tidak akan jadi masalah.

Namun, apabila Anda bekerja tanpa adanya ikatan dengan perusahaan, tentu Anda harus menyiapkan sendiri dana untuk pensiun itu. Jika target Anda untuk pensiun masih lebih dari lima tahun yang akan datang, Anda dapat berinvestasi agresif, misalnya yaitu dengan reksadana saham.

Apabila targetnya ternyata kurang dari lima tahun, akan lebih baik jika Anda mulai mengelola aset. Anda bisa membaginya setidaknya untuk tiga hal: biaya pensiun, dana yang terus dijalankan, dan yang kelak akan diwariskan.

4. Jangan Lupa Siapkan Asuransi

Karyawan pada umumnya mendapatkan fasilitas berupa asuransi kesehatan dari perusahaan tempatnya bekerja. Namun, karena Anda adalah seorang pekerja freelance, mandiri atau seorang wirausahawan, maka pendapatan Anda cenderung harus dikelola sendiri.

Oleh karena itu, Anda perlu memproteksi kehidupan sendiri secara mandiri dengan mendaftarkan diri pada program asuransi. Jenis asuransi yang paling penting untuk Anda miliki adalah asuransi kesehatan.

Karena kesehatan adalah kunci untuk bisa terus bekerja, maka asuransi ini tentunya harus Anda prioritaskan. Adanya asuransi kesehatan tentu dapat menutup kebutuhan Anda ketika memerlukan pengobatan.

Selanjutnya, Anda dapat menambahkan asuransi jiwa untuk melindungi kondisi keuangan keluarga secara menyeluruh. Ya, soalnya kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depannya.

5. Buat Perencanaan Dana untuk Pendidikan Anak

Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan anak yang sangat penting dan wajib untuk dipenuhi. Namun salah satu kendala dalam mempersiapkan pendidikan anak adalah inflasi biayanya dari tahun ke tahun.

Dengan pemasukan yang bersifat tidak rutin, dalam membuat perencanaan pendidikan anak, Anda perlu mengalkulasi elemen-elemen kebutuhan sekolah yang akan diperlukan anak. Beberapa poin yang perlu Anda perhitungkan yaitu uang pangkal, biaya pendidikan per bulan, kegiatan tambahan (ekstrakurikuler), serta seragam.

Setelah melakukan penghitungan tersebut, perkirakan pula besaran inflasi ketika anak akan masuk sekolah. Untuk mempermudah, Anda dapat menghitung kenaikan biaya secara global, yaitu sebanyak 15% mulai dari pendidikan pra sekolah hingga SMA, serta 10% untuk perguruan tinggi dalam negeri.

Apabila ingin menjamin kebutuhan pendidikan anak di masa yang akan datang, ada baiknya Anda memulai untuk berinvestasi. Pasalnya, keuntungan dari kegiatan tersebut dapat Anda manfaatkan untuk membiayai pendidikan anak nantinya.

Maksimalkan Perencanaan Finansial Meski Pendapatan Belum Stabil

Memiliki perencanaan keuangan yang baik tidak selalu harus diiringi dengan pemasukan yang besar atau bersifat rutin. Meski pendapatan Anda belum stabil atau tidak begitu besar, Anda tetap dapat memiliki perencanaan finansial yang baik dengan menyusun anggaran untuk setahun, memiliki beberapa rekening, mempersiapkan asuransi, merencanakan biaya pendidikan anak, serta mulai mempersiapkan dana untuk pensiun.

Saat telah melakukan hal tersebut, bukan tak mungkin kondisi keuangan Anda akan menjadi lebih kondusif daripada mereka yang memiliki penghasilan rutin. Jadi, jangan ragu untuk melakukan hal tersebut agar kondisi keuangan tetap terjaga.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Cara Ini Mampu Menghindarkan Diri dari Siklus Gaji ke Gaji

Tips Cerdas Mengajukan Kenaikan Gaji

Beberapa Alasan Kenapa Gaji Selalu Tak Pernah Cukup

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pensiun Usai 28 Tahun Berkarier, Kekayaan Maria Sharapova Capai Triliunan

Pensiun Usai 28 Tahun Berkarier, Kekayaan Maria Sharapova Capai Triliunan

Sport | Kamis, 27 Februari 2020 | 14:58 WIB

Strategi Mengelola Keuangan di Perantauan Bagi Milenial

Strategi Mengelola Keuangan di Perantauan Bagi Milenial

Your Say | Rabu, 26 Februari 2020 | 17:18 WIB

Jangan Abaikan Nasihat Pengelola Keuangan Ini Sebelum Mulai Investasi

Jangan Abaikan Nasihat Pengelola Keuangan Ini Sebelum Mulai Investasi

Bisnis | Rabu, 26 Februari 2020 | 13:05 WIB

Terkini

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:42 WIB

Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP

Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:24 WIB

OJK Catat Aset Industri Asuransi Tembus Rp1,2 Kuadriliun pada April 2026, Tumbuh 3,39 Persen

OJK Catat Aset Industri Asuransi Tembus Rp1,2 Kuadriliun pada April 2026, Tumbuh 3,39 Persen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:51 WIB

Belanja Negara Capai Rp1.365,4 Triliun hingga Mei 2026, Tumbuh 34,4 Persen

Belanja Negara Capai Rp1.365,4 Triliun hingga Mei 2026, Tumbuh 34,4 Persen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:30 WIB

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 23:33 WIB

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB