OJK Beberkan 3 Sentimen yang Membuat IHSG Terus Anjlok

Pebriansyah Ariefana, Achmad Fauzi

Kamis, 12 Maret 2020 | 19:06 WIB
OJK Beberkan 3 Sentimen yang Membuat IHSG Terus Anjlok
Foto multiple exposure pergerakan indeks saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan alasan pergerakan Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus merosot. Setidaknya, terdapat tiga sentimen yang membuat IHSG terperangkap di zona merah.

Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal II OJK Fahri Hilmi mengatakan, sentimen pertama adanya pandemik virus corona yang membuat semua investor khawatir dan menarik dananya keluar.

"Itu luar biasa, pandemik corona. Semua aspek ekonomi. Belom ada yang bisa mengakatan apakah issue corona akan selesai dalam 2 bulan, dalam 3 bulan, dulu ada yang bilang dalam musim panas hilang, cuma kayanya engga ada yang yakin," ujar Fahri kepada wartawan, Kamis (12/3/2020).

Fahri melanjutkan, sentimen kedua adanya perang produksi minyak yang membuat harga minyak jatuh ke level terendah sebesar 30 dolar AS per barel.

"Tidak hanya harga minyak tapi OPEC yang dipimpin Arab saudi dan Rusia juga kurang terbuka. OPEC mau mengajak rusia, untuk menekan sedikit produksinya supply supaya harga bisa naik. Tapi Rusia engga terima. Mereka tetap liftingnya setengahnya aja," jelas dia.

Sentimen ketiga, menurut Fahri, bursa saham Indonesia terdampak pada penurunan suku bunga acuan Bank Sentral AS atau The Fed hingga 50 basis poin.

"Penurunan suku bunga penangkal krisis, turun 50 basis poin dan tak berhasil sampai sekarang masih tertekan, Dow Jones masih merah," pungkas dia.

Untuk diketahui, Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dihentikan lebih cepat. Biasanya, perdagangan IHSG ditutup pada pukul 16.00 WIB, namun pada pukul 15.33 WIB perdagangan IHSG dihentikan.

Penutupan lebih cepat ini karena, IHSG terjun bebas sebesar 5 persen. Hal ini sesuai dengan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di mana apabila IHSG merosot sebesar 5 persen, maka perdagangan saham disetop selama 30 menit.

baca juga

Berdasarkan data RTI, perdagangan IHSG hari ini anjlok 5,01 persen atau 258,35 di level 4.895. Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 5,32 miliar lembar saham diperdagangkan dengan frekuensi 421.049 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp 5,9 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Terjun Bebas Hingga 5 Persen, Perdagangan Dihentikan Lebih Cepat

IHSG Terjun Bebas Hingga 5 Persen, Perdagangan Dihentikan Lebih Cepat

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2020 | 16:35 WIB

IHSG Amblas, Turun Tinggalkan Level 5.000

IHSG Amblas, Turun Tinggalkan Level 5.000

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2020 | 09:26 WIB

Pergerakan IHSG Diprediksi Masih Terperangkap di Zona Merah

Pergerakan IHSG Diprediksi Masih Terperangkap di Zona Merah

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2020 | 07:52 WIB

Sentimen Donald Trump Bawa IHSG Menguat Kembali

Sentimen Donald Trump Bawa IHSG Menguat Kembali

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2020 | 10:20 WIB

Diguyur Dana Buyback, IHSG Berpotensi Menguat Lagi

Diguyur Dana Buyback, IHSG Berpotensi Menguat Lagi

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2020 | 07:33 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×