Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

IHSG Hari Ini Babak Belur, Sri Mulyani Singgung Krisis 2008-2009

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 13 Maret 2020 | 14:39 WIB
IHSG Hari Ini Babak Belur, Sri Mulyani Singgung Krisis 2008-2009
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (19/3). [ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini babak belur dengan penurunan lebih dari 5 persen, bahkan laju IHSG hari ini sudah dua kali dihentikan sementara karena terus anjlok lebih dari 5 persen.

Menanggapi hal ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyinggung kondisi krisis ekonomi tahun 2008-2009, menurutnya kondisi saat ini belum dibilang krisis karena kasus yang terjadi saat 2008-2009 berbeda dengan kasus saat ini.

"Kalau di 2008-2009, krisis keuangan yang dipicu oleh Lembaga Keuangan seperti bangkrutnya Lehman Brothers, kemudian berdampak sistemik global. Itu ada mekanisme koordinasi policy, yang makanya sekarang dikenal sebagai forum G20," kata Sri Mulyani di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Sementara itu, untuk kondisi saat ini pemicunya soal kesehatan dimana imbas pandemi virus corona atau Covid-19.

"Kita tentu berharap bahwa yang sekarang ini adalah pemicunya adalah masalah kesehatan, pandemic. Jadi di dalam hal ini memang dari sisi kesehatan secara global, karena tidak ada satu negara, tapi kepada seluruh dunia, lebih dari 100 negara terkena," paparnya.

Sehingga mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini berharap ada mekanisme yang menciptakan leadership global untuk menciptakan suatu langkah-langkah yang synchronize atau singkronkan, yang sama-sama untuk segera memitigasi pandemi virus corona.

"Karena seperti disampaikan tadi, kami di perekonomian, Pak Menko dan seluruh jajarannya akan terus berusaha memitigasi dampaknya, namun bottom linenya adalah tetap kesehatan," ucapnya.

Jadi dalam hal ini apa yang terjadi di wall street dan merembet ke bursa di Indonesia harus diperhatikan secara serius ancamannya.

"Ini karena memang persoalannya adalah pada psikologis keamanan, karena adanya aspek kesehatan yang dianggap masih mengancam. Jadi fokus kita sekarang adalah dari bidang ekonomi, terus memerhatikan dengan teliti perkembangan ini," katanya.

baca juga

"Sambil terus melakukan mitigasi dan antisipasi. Selalu ada dua, dan kita antisipate perkembangannya mau kemana dan mitigasi kalau sudah terjadi di mana bergerak sangat cepat," tambahnya.

Sri Mulyani pun menuturkan, dalam situasi seperti ini, fleksibilitas adalah yang paling penting. Kalau terlalu kaku akan menimbulkan crack atau retak. Oleh karena itu dia berucap flexibility the most important.

"Kita akan lihat secara terbuka, pragmatis, dan lihat evidance dan kita merespon. Fleksibilitas dan responsiveness adalah kunci dan kita akan terus transparan kepada seluruh pelaku ekonomi. Ini yang kita lakukan dan kami akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan sektor kesehatan untuk mendukung," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Hari Ini Babak Belur, Perdagangan Saham Sesi II Kembali Dibekukan

IHSG Hari Ini Babak Belur, Perdagangan Saham Sesi II Kembali Dibekukan

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2020 | 14:05 WIB

IHSG Hari Ini Ambyar, Bos BEI Sarankan Belanja Saham

IHSG Hari Ini Ambyar, Bos BEI Sarankan Belanja Saham

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2020 | 13:55 WIB

IHSG Hari Ini Ambyar, Bos OJK: Jangan Panik!

IHSG Hari Ini Ambyar, Bos OJK: Jangan Panik!

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2020 | 13:15 WIB

Terkini

Begal Salah Pilih Korban, Wanita di Palembang Berani Melawan hingga Pelaku Ditangkap

Begal Salah Pilih Korban, Wanita di Palembang Berani Melawan hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×