Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

IHSG Hari Ini Babak Belur, Sri Mulyani Singgung Krisis 2008-2009

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 13 Maret 2020 | 14:39 WIB
IHSG Hari Ini Babak Belur, Sri Mulyani Singgung Krisis 2008-2009
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (19/3). [ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini babak belur dengan penurunan lebih dari 5 persen, bahkan laju IHSG hari ini sudah dua kali dihentikan sementara karena terus anjlok lebih dari 5 persen.

Menanggapi hal ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyinggung kondisi krisis ekonomi tahun 2008-2009, menurutnya kondisi saat ini belum dibilang krisis karena kasus yang terjadi saat 2008-2009 berbeda dengan kasus saat ini.

"Kalau di 2008-2009, krisis keuangan yang dipicu oleh Lembaga Keuangan seperti bangkrutnya Lehman Brothers, kemudian berdampak sistemik global. Itu ada mekanisme koordinasi policy, yang makanya sekarang dikenal sebagai forum G20," kata Sri Mulyani di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Sementara itu, untuk kondisi saat ini pemicunya soal kesehatan dimana imbas pandemi virus corona atau Covid-19.

"Kita tentu berharap bahwa yang sekarang ini adalah pemicunya adalah masalah kesehatan, pandemic. Jadi di dalam hal ini memang dari sisi kesehatan secara global, karena tidak ada satu negara, tapi kepada seluruh dunia, lebih dari 100 negara terkena," paparnya.

Sehingga mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini berharap ada mekanisme yang menciptakan leadership global untuk menciptakan suatu langkah-langkah yang synchronize atau singkronkan, yang sama-sama untuk segera memitigasi pandemi virus corona.

"Karena seperti disampaikan tadi, kami di perekonomian, Pak Menko dan seluruh jajarannya akan terus berusaha memitigasi dampaknya, namun bottom linenya adalah tetap kesehatan," ucapnya.

Jadi dalam hal ini apa yang terjadi di wall street dan merembet ke bursa di Indonesia harus diperhatikan secara serius ancamannya.

"Ini karena memang persoalannya adalah pada psikologis keamanan, karena adanya aspek kesehatan yang dianggap masih mengancam. Jadi fokus kita sekarang adalah dari bidang ekonomi, terus memerhatikan dengan teliti perkembangan ini," katanya.

"Sambil terus melakukan mitigasi dan antisipasi. Selalu ada dua, dan kita antisipate perkembangannya mau kemana dan mitigasi kalau sudah terjadi di mana bergerak sangat cepat," tambahnya.

Sri Mulyani pun menuturkan, dalam situasi seperti ini, fleksibilitas adalah yang paling penting. Kalau terlalu kaku akan menimbulkan crack atau retak. Oleh karena itu dia berucap flexibility the most important.

"Kita akan lihat secara terbuka, pragmatis, dan lihat evidance dan kita merespon. Fleksibilitas dan responsiveness adalah kunci dan kita akan terus transparan kepada seluruh pelaku ekonomi. Ini yang kita lakukan dan kami akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan sektor kesehatan untuk mendukung," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Hari Ini Babak Belur, Perdagangan Saham Sesi II Kembali Dibekukan

IHSG Hari Ini Babak Belur, Perdagangan Saham Sesi II Kembali Dibekukan

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2020 | 14:05 WIB

IHSG Hari Ini Ambyar, Bos BEI Sarankan Belanja Saham

IHSG Hari Ini Ambyar, Bos BEI Sarankan Belanja Saham

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2020 | 13:55 WIB

IHSG Hari Ini Ambyar, Bos OJK: Jangan Panik!

IHSG Hari Ini Ambyar, Bos OJK: Jangan Panik!

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2020 | 13:15 WIB

Terkini

IHSG Masih Betah di Zona Merah Selasa Pagi Ini, Kembali ke Level 6.900

IHSG Masih Betah di Zona Merah Selasa Pagi Ini, Kembali ke Level 6.900

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:17 WIB

Emas Antam Semakin Terjangkau, Harganya Kini Rp 2,76 Juta/Gram

Emas Antam Semakin Terjangkau, Harganya Kini Rp 2,76 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:06 WIB

Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis

Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:33 WIB

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:25 WIB

Strategi Harm Reduction: Solusi Jitu Tekan Risiko Kesehatan dan Jaga Produktivitas Pekerja

Strategi Harm Reduction: Solusi Jitu Tekan Risiko Kesehatan dan Jaga Produktivitas Pekerja

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:23 WIB

Waspada! Ini Penipuan yang Sering Muncul di Transaksi Digital

Waspada! Ini Penipuan yang Sering Muncul di Transaksi Digital

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:13 WIB

Harga Minyak Melonjak 6 Persen Usai Iran Serang UEA, Selat Hormuz Makin Panas!

Harga Minyak Melonjak 6 Persen Usai Iran Serang UEA, Selat Hormuz Makin Panas!

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:54 WIB

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:50 WIB

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:45 WIB

BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal

BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:26 WIB