Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

KPI Catat Lonjakan Penonton Televisi Sebesar 50 Persen Lebih Berkat WFH

Iwan Supriyatna

Kamis, 26 Maret 2020 | 20:51 WIB
KPI Catat Lonjakan Penonton Televisi Sebesar 50 Persen Lebih Berkat WFH
Ilustrasi televisi [shutterstock]

Suara.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menilai lonjakan pemirsa televisi hingga lebih dari 50 persen menunjukkan media televisi menjadi garda terdepan dalam penyampaian informasi tentang COVID-19 kepada masyarakat.

Ketua KPI Pusat Agung Suprio mengatakan di tengah kondisi darurat COVID-19, televisi menjadi sumber informasi terdepan, berkualitas dan terpercaya.

"Televisi menjadi garda terdepan dalam perjuangan menyampaikan informasi kepada masyarakat di tengah kondisi darurat Corona ini. Itu karena televisi tidak menayangkan hoaks, selalu check recheck apalagi diawasi KPI," kata Agung dalam keterangannya, Kamis (26/3/2020).

Senada dengan Agung, Komisioner KPI Pusat Yuliandre Darwis mengatakan kondisi ini menunjukkan publik percaya terhadap media mainstream.

"Sepakat (lebih dari 50 persen), bahwa kondisi ini menjadikan publik percaya media mainstream," tutur Yuliandre.

Yuliandre yang saat ini juga merupakan Ketua Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) 2017-2021 mengatakan, banyaknya hoaks dari media sosial menjadikan publik lebih memilih media televisi yang merupakan media arus utama sebagai tontonan utama yang terpercaya.

"Fungsi media televisi to inform, to educate dan to entertain saat ini berjalan dan sangat dipercaya masyarakat. Jadi, bukan percaya informasi media baru (media sosial) yang banyak hoaks," tuturnya.

Yuliandre yang juga Presiden Komisi Penyiaran Dunia 2017-2018 (IBRAF) ini memaparkan pemirsa televisi diperkirakan naik lebih dari 50 persen, karena anak-anak, remaja, masyarakat banyak yang tinggal di rumah, termasuk pekerja yang kerja dari rumah (work from home/WFH).

Senada dengan Yuliandre, Ketua Umum Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Syafril Nasution mengatakan televisi sebagai media memiliki fungsi sebagai sarana informasi, hiburan, dan edukasi.

"Guna memperoleh informasi, edukasi dan menghilangkan kejenuhan, maka televisi sebagai sarana hiburan dan informasi banyak ditonton masyarakat," tutur Syafril.

Hal tersebut sejalan dengan kebijakan social distancing yang mendorong masyarakat untuk banyak berdiam diri di rumah dan menghindari keramaian serta kebijakan kerja dari rumah (work from home/ WFH).

Syafril mengatakan ATVSI terus mengimbau Lembaga Penyiaran Swasta untuk memberikan informasi terbaik kepada masyarakat mengenai apa yang harus dilakukan masyarakat dan apa yang harus dihindari dalam menghadapi virus Corona ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi BBM Turun 8 Persen Selama WFH

Konsumsi BBM Turun 8 Persen Selama WFH

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2020 | 19:32 WIB

Ikuti Imbauan Pemerintah, Bedu Siaran Radio di Rumah

Ikuti Imbauan Pemerintah, Bedu Siaran Radio di Rumah

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2020 | 09:20 WIB

Kerja dari Rumah, Isaac Newton Temukan Teori Gravitasi, Anda Temukan Apa?

Kerja dari Rumah, Isaac Newton Temukan Teori Gravitasi, Anda Temukan Apa?

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 09:54 WIB

Terkini

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:50 WIB

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:07 WIB

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:04 WIB

Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah

Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:00 WIB

Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos

Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:55 WIB

Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar

Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:43 WIB

Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain

Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:38 WIB

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:02 WIB