Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Menangkap Peluang Saham Farmasi di Tengah Covid-19

Iwan Supriyatna

Senin, 06 April 2020 | 12:59 WIB
Menangkap Peluang Saham Farmasi di Tengah Covid-19
Ilustrasi obat-obatan [shutterstock]

Suara.com - Meluasnya wabah virus Covid-19 di Indonesia yang terpantau sudah hampir merata di semua provinsi membuat daya beli masyarakat dalam membeli produk kesehatan tergolong masih tinggi.

Besarnya permintaan produk kesehatan seharusnya berimbas pada harga saham farmasi seperti saham PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF).

Bagaimana peluang saham-saham farmasi seperti KAEF yang di referensikan tim Ellen May Institute Research Team?

Berdasarkan keterbukaan informasi PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) yang dilansir Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, perseroan mencatatkan kenaikan penjualan sepanjang tahun 2019.

Perseroan mengantongi penjualan hingga Rp 9,4 triliun, naik 11,11% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dilihat dari segmennya sebesar 97,97% masih di dominasi oleh penjualan lokal. Sedangkan 2.03% sisanya berasal dari penjualan luar negeri.

Namun, beban pokok penjualan KAEF di 2019 meningkat menjadi Rp 5,9 triliun, sehingga laba bruto perseroan tercatat meningkat tipis menjadi Rp 3,5 triliun. Sementara itu, beban usaha KAEF di sepanjang 2019 meningkat menjadi Rp 3,21 triliun.

Dengan demikian, laba usaha perseroan di 2019 pun mengalami penurunan tajam menjadi Rp 501,66 miliar dari Rp 944,68 miliar pada tahun sebelumnya. Pada 2019, beban keuangan KAEF tercatat sebesar Rp 497,97 miliar atau lebih tinggi dibandingkan pada 2018.

Penurunan laba ini akibat meningkatnya arus kas untuk aktivitas operasi dan investasi yang tidak dibarengi dengan kenaikan signifikan dari pendapatan kas dari aktivitas pendanaan. Pelemahan rupiah juga disinyalir turut menyebabkan laba perseroan menurun.

Saat ini KAEF berada pada EPS -2,27 dengan PER -581,5x dan PBV 0,99x. Dari data tersebut Tim EMTrade tidak mereferensikan saham KAEF untuk investasi.

Guna memerangi wabah Covid-19 di Indonesia, KAEF akan terus mendistribusikan masker sebanyak 4,7 juta potong ke berbagai rumah sakit dan layanan kesehatan lainnya.

KAEF sebagai salah satu anak usaha dari holding BUMN farmasi saat ini juga telah menyelesaikan pembuatan obat chloroquin yaitu obat malaria untuk penanganan wabah corona.

Mentri BUMN Erick Tohir menyatakan bahwa KAEF mampu memproduksi 3 juta chloroquine. Kementerian BUMN juga akan meminta bantuan dari Jepang untuk pengadaan penawar untuk melawan virus Covid-19.

Saham KAEF melesat 10,73% di level Rp 1.290/saham pada Selasa (31/3). Sepekan saham KAEF meroket 55,09% dan sebulan terakhir terbang 95%.

Tim EMtrade mereferensikan saham KAEF sebagai saham swing trading. Bagi Anda yang sudah punya, bisa hold saham ini. Jika Anda belum punya saham ini maka Anda dapat membelinya dengan rentang harga Rp 1160 - Rp 1.300/saham dengan porsi beli maksimal 5% dari portofolio swing trading.

Pembatasan risiko, Anda bisa jual jika turun dari harga Rp 1.110/saham.

Perlu di ingat jika profil risiko Anda agresif, maka boleh ambil harga kanan saat ini. Jika profil Anda konservatif, antri di best price atau di tengah harga.

Namun jika Anda tidak siap cut loss jangan beli saham saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jual Masker Harga Tinggi, Apotek Kimia Farma Diadukan ke Ombudsman

Jual Masker Harga Tinggi, Apotek Kimia Farma Diadukan ke Ombudsman

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 16:18 WIB

Erick Thohir Minta Kimia Farma Tak Digosipkan Miring soal Harga Masker

Erick Thohir Minta Kimia Farma Tak Digosipkan Miring soal Harga Masker

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2020 | 16:14 WIB

Erick Thohir Sebut Harga Masker di Kimia Farma Rp 2.000, Coba Cek

Erick Thohir Sebut Harga Masker di Kimia Farma Rp 2.000, Coba Cek

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2020 | 15:26 WIB

Terkini

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:33 WIB