Bukan Koperasi Biasa, Kopdes Infrastruktur Pemerintah untuk Salurkan Bantuan

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:47 WIB
Bukan Koperasi Biasa, Kopdes Infrastruktur Pemerintah untuk Salurkan Bantuan
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan Koperasi Desa Merah Putih bukan toko ritel penyaingi UMKM. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan Koperasi Desa Merah Putih bukan toko ritel penyaingi UMKM.
  • Kopdes berfungsi sebagai infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan bantuan pangan, pupuk bersubsidi, serta menjadi offtaker hasil produksi petani dan nelayan.
  • Pemerintah menargetkan Koperasi Desa Merah Putih dapat mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat pada bulan Oktober 2026.

Suara.com - Pemerintah memastikan keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan menggeser usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun warung tradisional di desa. Sebaliknya, koperasi disebut akan menjadi pelengkap karena berfungsi sebagai infrastruktur pemerintah, bukan toko ritel.

Hal itu disanpaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai potensi beralihnya konsumen dari UMKM ke Kopdes Merah Putih.

"Iya, jadi kan saya jelaskan, Kopdes ini bukan toko, bukan koperasi. Utamanya dia fungsinya infrastruktur pemerintah," kata Zulhas usai rapat koordinasi Koperasi Desa Merah Putih di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Menurut dia, fungsi utama Kopdes adalah menjadi tempat penyaluran berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan pangan, pupuk bersubsidi hingga menjadi offtaker hasil produksi petani dan nelayan.

Zulhas mencontohkan, penyaluran bantuan pangan pemerintah ke depan akan dipusatkan melalui Kopdes yang tersedia di setiap desa. Skema itu diyakini membuat distribusi bantuan lebih tepat sasaran karena pengelola koperasi berasal dari masyarakat setempat.

"Misalnya bantuan pangan, Pak Mentan itu kan ini 3 bulan 1 juta ton. Diberikan kepada 33 juta lebih. Dulu ditaruh di mana gitu, sekarang harus di Kopdes," ujarnya.

Ia mengatakan, keberadaan Kopdes juga diharapkan mampu memperbaiki akurasi data penerima bantuan pemerintah yang selama ini dinilai masih bermasalah.

"Karena menurut DEN (Dewan Ekonomi Nasional), kadang-kadang bantuan itu datanya itu bisa 70 persen miss. Nah, ini sekarang Kopdes tiap desa ada, orang desa yang ngurus, kepala desa yang ngawasi, tidak hanya kepala desa tapi ada pengurus sama-sama. Jadi nanti akan dipastikan mana yang mana," ucapnya.

Zulhas pun meminta masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan pemilik warung, tidak khawatir dengan kehadiran Kopdes Merah Putih.

baca juga

"Jadi tidak usah khawatir warung-warung, segala macam, apa namanya ritel-ritel tidak ada ini ya, bisa saling melengkapi," pungkasnya.

Pemerintah menargetkan Koperasi Desa Merah Putih mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat pada Oktober 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minim Partisipasi Warga, Pembentukan Koperasi Merah Putih Dinilai Terburu-Buru dan Kurang Transparan

Minim Partisipasi Warga, Pembentukan Koperasi Merah Putih Dinilai Terburu-Buru dan Kurang Transparan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:43 WIB

Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM

Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:19 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

Ditunjuk Pimpin BGN, Sudaryono Langsung Diberi Tugas Berat Ini oleh Zulhas

Ditunjuk Pimpin BGN, Sudaryono Langsung Diberi Tugas Berat Ini oleh Zulhas

Video | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:30 WIB

Pemerintah Akan Rampungkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Ini, Yang Jadi Baru 65

Pemerintah Akan Rampungkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Ini, Yang Jadi Baru 65

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:54 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×