Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Di Tengah Pandemi Covid-19, Petani Ogan Komering Ilir Panen Raya

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 17 April 2020 | 11:44 WIB
Di Tengah Pandemi Covid-19, Petani Ogan Komering Ilir Panen Raya
Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok : Kementan)

Suara.com - Pandemi wabah Virus Corona (Covid-19) tak menyurutkan semangat para petani di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), untuk melakukan panen raya. Tanaman padi seluas 26.633 hektare di OKI siap dipanen pada puncak panen raya April ini.

Dari luasan tersebut, produktivitas lahan yang ditarget mencapai 135.056 ton gabah kering (GKG) atau setara dengan 86.096 ton. Produksi beras di OKI surplus, bahkan siap untuk mensuplai keluar daerah.

Ada yang unik dalam panen raya kali ini. Panen dilaksanakan secara virtual serentak bersama 100 wilayah lain di Indonesia, disaksikan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui video conference (vidcon).

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) memerintahkan Kementan agar memantau produksi sektor pertanian selama masa pandemi Covid-19.

"Saat ini mulai masa panen raya Maret - April. Petani harus dipastikan memperoleh juga harga jual yang layak, sehingga terjaga kesejahteraannya," ujarnya.

Ia menambahkan, sektor pertanian menjadi harapan, tulang punggung di tengah upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.

“Tanggung jawab menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia merupakan spirit bagi keluarga besar Kementerian Pertanian dan semua pelaku pembangunan pertanian,” tegas Mentan.

Ia menambahkan, berbagai skenario atas kemungkinan yang akan terjadi harus dipersiapkan, terlebih bulan puasa dan Lebaran sudah di depan mata.

"Kita tidak berhenti sampai menyediakan pangan saja. Bersama Kemendag, Bulog, dan yang lain, kita berusaha mengendalikan bahwa pangan itu tersedia di pasar dalam jumlah yang cukup sehingga stabilisasi harga terjaga," tegasnya.

baca juga

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, usai panen, pihaknya akan mengupayakan ketersediaan air melalui jaringan irigasi. Selain itu akan dimaksimalkan juga penggunaan alat mesin pertanian (alsintan), seperti traktor roda 2 dan roda 4 untuk pengolahan tanah persiapan musim tanam selanjutnya.

"Proses panen harus terus berjalan. Dengan alsintan, maka tidak membutuhkan banyak orang berkerumun saat melaksanakan panen. Alsintan, seperti traktor roda 2 dan roda 4 juga bisa dimaksimalkan untuk pengelolaan tanah menjelang musim tanam," katanya.

Sarwo menambahkan, petani juga bisa melakukan sewa pinjam alsintan yang dikelola Brigadir Alsintan, Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), dan Kelompok Usaha Bersama (KUB) di daerah masing-masing.

"Dengan menggunakan alsintan, petani akan lebih hemat dan lebih cepat dalam proses panen begitu juga saat proses menanam, akan jauh lebih cepat," kata Sarwo.

Panen dilakukan jajaran Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten OKI bersama petani di Desa Lubuk Seberuk, Kecamatan Lempuing Jaya. Panen raya yang dilakukan para pahlawan pangan OKI ini dilakukan untuk mencukupi kebutuhan pangan pokok beras selama masa pandemi Covid-19.

Kepala Dinas KPTH Kabupaten OKI, Syahrul mengatakan, Desa Lubuk Seberuk memikili hamparan sawah siap panen seluas 1.350 hektare. Secara keseluruhan, OKI juga telah mencanangkan target rencana luas tanam seluas 181.664 hektare, dan sudah terealisasi separuhnya.

“Luas hamparan yang siap dipanen untuk di Desa Lubuk Seberuk sendiri ada 1.350 hektare, dari total rencana lahan di OKI yang akan dipanen seluas 172.524 hektare sudah terealisasi 43.272 hektar,” bebernya.

Syahrul melanjutkan, rencana produksi gabah kering 874.869 ton per tahun dan realisasinya 219.432 ton. Sementara target produksi beras 557.729 ton dengan realisasi 139.888 ton beras.

“Kebutuhan Kabupaten OKI dalam satu tahun 96.725 ton beras, artinya surplus kita dalam 1 tahun adalah 461.4 ton beras. Sementara hingga April, kebutuhan kita adalah 32.242 ton, dan surplus beras hingga April 2020 ini 107.646 ton. Ini membuktikan surplus kita melebihi daripada kebutuhan,” terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Diisolasi, Wali Kota Jakpus Datangi Mahasiswa STT Bethel di Asrama

Ratusan Diisolasi, Wali Kota Jakpus Datangi Mahasiswa STT Bethel di Asrama

News | Jum'at, 17 April 2020 | 11:38 WIB

Nekat Mudik, Satpam Positif Corona Malah Main Voli Bareng Tetangga

Nekat Mudik, Satpam Positif Corona Malah Main Voli Bareng Tetangga

Jawa Tengah | Jum'at, 17 April 2020 | 11:33 WIB

Pandemi Covid-19, NASA Buka Pelatihan Online Astronot Gratis!

Pandemi Covid-19, NASA Buka Pelatihan Online Astronot Gratis!

Tekno | Jum'at, 17 April 2020 | 11:10 WIB

Nekat Pulang Kampung, Satpam Positif Covid-19 Sempat Kontak dengan 35 Orang

Nekat Pulang Kampung, Satpam Positif Covid-19 Sempat Kontak dengan 35 Orang

Jawa Tengah | Jum'at, 17 April 2020 | 11:11 WIB

Stres akibat Pandemi Covid-19 Bisa Bikin Berat Badan Naik, Ini Solusinya

Stres akibat Pandemi Covid-19 Bisa Bikin Berat Badan Naik, Ini Solusinya

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 11:21 WIB

Masker N95 Bisa Didekontaminasi dan Dipakai 3 Kali, Begini Aturannya!

Masker N95 Bisa Didekontaminasi dan Dipakai 3 Kali, Begini Aturannya!

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 11:16 WIB

Terkini

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:30 WIB

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:19 WIB

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:12 WIB

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:56 WIB

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:55 WIB

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:37 WIB

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:32 WIB

IHSG Berpotensi Rebound! Cek Analisis Teknikal dan Sentimen Positif Hari Ini

IHSG Berpotensi Rebound! Cek Analisis Teknikal dan Sentimen Positif Hari Ini

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:19 WIB

Waspada, Penipuan Digital Kini Terhubung dengan Pencucian Uang

Waspada, Penipuan Digital Kini Terhubung dengan Pencucian Uang

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:13 WIB

×