Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

AS-China Lanjutkan Perang Dagang, Harga Emas Makin Berkilau

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 05 Mei 2020 | 07:51 WIB
AS-China Lanjutkan Perang Dagang, Harga Emas Makin Berkilau
Ilustrasi emas batangan. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia kembali naik akibat ketegangan yang terjadi antara Amerika Serikat dan China terkait wabah virus corona yang menimbulkan kekhawatiran perang dagang baru.

Mengutip Reuters Selasa (5/5/2020) harga emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi 1.705,62 dolar AS per ounce.

Sedangkan emas berjangka Amerika ditutup 0,7 persen lebih tinggi menjadi 1.713,30 dolar AS per ounce.

"Ada pelarian ke tempat yang aman karena ekuitas terlihat melemah, tidak diketahui bagaimana itu akan terjadi," kata Bob Haberkorn, analis RJO Futures.

"Mungkin akan ada banyak masalah yang muncul selama beberapa bulan ke depan dengan China, dan seluruh dunia karena virus tersebut," tambah Bob.

Pasar saham global jatuh karena kekhawatiran perseteruan AS-China tentang asal-usul wabah tersebut akan memicu perang perdagangan baru.

Senin kemarin, Inggris mengatakan China memiliki pertanyaan untuk menjawab informasi yang dibagikan tentang wabah itu.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan, ada bukti penyakit tersebut muncul dari laboratorium China, tetapi tidak membantah kesimpulan badan intelijen Amerika bahwa itu bukan buatan manusia.

"Mengingat stabilitas relatif dari kasus Covid-19 global di seluruh dunia dan pembukaan kembali ekonomi secara bertahap, emas membutuhkan dorongan baru untuk reli lebih tinggi," kata OCBC Bank dalam sebuah catatan.

baca juga

"Perseteruan perdagangan AS-China mungkin terbukti menjadi katalisator, tetapi jika tidak terwujud, kami melihatnya menantang bagi emas untuk reli dari sini," tambah catatan tersebut.

Emas melonjak 12 persen tahun ini di belakang langkah-langkah stimulus besar-besaran yang dikeluarkan bank sentral global untuk meredakan pukulan ekonomi dari pandemi tersebut.

Dalam bukti terbaru dampak terhadap ekonomi, sebuah laporan menunjukkan pesanan baru untuk barang-barang buatan AS turun lebih dari perkiraan pada Maret dan bisa tenggelam lebih jauh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas di Meulaboh Aceh Dibanderol Rp 2,7 Juta per Mayam

Harga Emas di Meulaboh Aceh Dibanderol Rp 2,7 Juta per Mayam

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2020 | 05:10 WIB

Perang Dagang AS-China Berlanjut, Harga Emas Langsung Naik

Perang Dagang AS-China Berlanjut, Harga Emas Langsung Naik

Bisnis | Senin, 04 Mei 2020 | 09:31 WIB

Belum Usai Corona, Perang Dagang AS-China Ancam Pelemahan Rupiah

Belum Usai Corona, Perang Dagang AS-China Ancam Pelemahan Rupiah

Bisnis | Senin, 04 Mei 2020 | 09:15 WIB

Terkini

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB