Suara.com - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi Sadikin menyebut Rumah Sakit (RS) milik BUMN terus menampung pasien Virus Corona atau Covid-19. Total pasien yang ditangani oleh RS BUMN itu sebanyak 2.000 pasien.
Budi melanjutkan, pasien yang dirawat di RS BUMN terus meningkat. Rata-rata hampir 60 pasien dirawat dan ditangani RS BUMN-BUMN.
"Total pasien Covid di RS BUMN 2.000 pasien, di mana rata-rata yang rawat inap 400 hingga 500 pasien dengan jumlah pasien bertambah rata-rata 50-60 pasien per hari," ujar Budi dalam rapat kerja gabungan dengan Komisi VI dan Komisi VII DPR RI di Jakarta pada Selasa (5/5/2020).
Budi juga mengatakan, saat ini telah ada 35 RS dari total 70 RS telah tangani pasien Virus Corona. Dari 35 RS itu, sebanyak 2.500 kamar dan 600 kamar ICU sudah didedikasikan untuk merawat para pasien.
Selain itu, Kementerian BUMN juga telah membangun RS khusus penganan Covid-19 di RS Pertamina Jaya, Jakarta dengan jumlah kamar sebanyak 165 kamar.
"Kami juga sedang bangun 200 kamar di Pertamina Simprug, sekarang tahap pertama, InsyaAllah minggu depan selesai. Ini akan tambah 300 kamar lagi dari 2.300 kamar sebelumnya," ucapnya.
Budi menambahkan, Kementerian BUMN juga melengkapai fasilitas-fasilitas kesehatan seperti alat PCR yang sesuai standar dengan WHO.
"Dan kami sudah distribusikan 19 alat pcr ke RS BUMN mulai Sumatera, Jawa Kalimantan, Papua, dan sekarang sedang instalasi dan pelatihan analis untuk jalankan alat tersebut."