Crown Group Bukukan Penjualan Rp 630 Miliar di Tengah Pandemi Covid-19

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 11 Mei 2020 | 11:53 WIB
Crown Group Bukukan Penjualan Rp 630 Miliar di Tengah Pandemi Covid-19
Crown Group.

Suara.com - Perusahaan pengembang Australia, Crown Group, memberikan pemutakhiran informasi terbaru mengenai pencapaian penjualan pada kuartal I 2020 dan pasar properti Australia di tengah pandemi global Covid-19.

Negara bagian NSW melalui Menteri Keuangannya, Dominic Perrottet mengumumkan pembatasan akan dicabut setelah hampir enam minggu dengan pedoman kesehatan yang ketat.

Pengumuman ini sebagai bagian dari langkah-langkah pemerintah untuk mendorong ekonomi NSW awal minggu ini.

Adapun peraturan pemerintah yang dilonggarkan adalah larangan bagi mereka yang ingin melakukan inspeksi open house.

Sehingga masyarakat awal minggu ini sudah diperbolehkan melakukan kegiatan tersebut meskipun hanya by appointment only dan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Kepala Institut Real Estat NSW, Tim McKibbin, mengatakan konsesi baru akan memberi industri dorongan dan membantu mengembaikan kepercayaan di sektor ini.

"Pelonggaran (pembatasan) ini dapat berarti persaingan yang lebih kuat untuk properti," kata Tim McKibbin, Senin (11/5/2020).

Sementara itu, Direktur Penjualan Crown Group, Prisca Edwards, juga berbagi pandangannya tentang pencabutan larangan ini.

“Kami sedang bersiap untuk rebound cepat di pasar off-the-plan. Penjualan kami tetap stabil dengan rata-rata penjualan lebih dari Rp 200 miliar dalam sebulan untuk Februari, Maret dan April, dengan total Rp 630 miliar selama periode itu. Orang-orang mencari kepastian dan keamanan di properti saat ini lebih dari sebelumnya dan mereka yang memiliki modal, sangat siap untuk membayarnya.” ujar Prisca Edwards.

Prisca Edwards menyebut, ada permintaan yang tertahan di Sydney dan pihaknya akan melihat perkembangannya di minggu ini ketika membuka kembali unit display di Waterfall dan Mastery.

"Permintaan secara online dan lalu lintas situs jaringan kami telah meningkat ke tingkat yang lebih tinggi daripada sebelumnya selama tiga bulan terakhir. Selain itu, kami telah melihat minat besar dalam inspeksi video dan video 360 derajat baru kami. Kami berharap tren ini tetap berlanjut meskipun unit display kami telah dibuka kembali," tuturnya.

Berita positif juga datang dari Tiongkok, di mana situasinya sudah berangsur stabil. Juga akan ada tingkat optimisme dari pembeli Tiongkok mengingat dolar Australia yang lebih rendah dibandingkan dolar Amerika Serikat.

“Saya pikir pandemi COVID-19 akan mendorong gelombang migrasi kuat berikutnya karena semakin banyak orang di luar negeri yang mungkin khawatir tentang sistem kesehatan di negara mereka, sehingga mencari tempat yang lebih aman untuk hidup, terutama mengingat rendahnya jumlah kasus COVID di Australia dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya,” tutup Prisca Edwards.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali Dibuka, Puluhan Peselancar Sambangi Pantai Bondi

Kembali Dibuka, Puluhan Peselancar Sambangi Pantai Bondi

News | Kamis, 30 April 2020 | 04:30 WIB

Longgarkan Lockdown, Australia dan Selandia Baru Alami Peningkatan Kematian

Longgarkan Lockdown, Australia dan Selandia Baru Alami Peningkatan Kematian

Health | Senin, 27 April 2020 | 17:55 WIB

Australia Barat Longgarkan Lockdown, Warga Boleh Kemah Hingga Piknik

Australia Barat Longgarkan Lockdown, Warga Boleh Kemah Hingga Piknik

News | Minggu, 26 April 2020 | 19:14 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB