Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Harga Emas Dunia Terus Berkilau Imbas Perang Dagang AS-China

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 15 Mei 2020 | 07:19 WIB
Harga Emas Dunia Terus Berkilau Imbas Perang Dagang AS-China
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas melesat ke level tertingginya karena didorong permintaan safe-haven, imbas investor membuang aset berisiko di tengah kekhawatiran atas pelemahan ekonomi jangka panjang dan ketegangan perdagangan AS-China terkini.

Mengutip Reuters, Jumat (15/5/2020) harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi 1.727,70 dolar AS per ounce. Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup melonjak 1,4 perse menjadi 1.740,90 dolar AS per ounce.

"Tampaknya beberapa investor berbalik bearish pada ekuitas, hubungan AS-China terus menuju spiral dan kita mendapati data yang sangat suram dari AS, dan semua itu mendukung (permintaan) safe-haven," kata Edward Moya, analis OANDA.

"Harga emas melonjak selama beberapa pekan terakhir, tetapi tampaknya sekarang kita memiliki latar belakang ekonomi makro yang akan mendukung harga yang tinggi dalam jangka pendek," tambahnya.

Chairman Federal Reserve, Jerome Powell memperingatkan tentang "periode yang panjang" pertumbuhan ekonomi yang lemah, akan menggunakan kekuatan bank sentral dan menyerukan belanja fiskal tambahan untuk membendung dampak dari pandemi virus corona.

Data terbaru menunjukkan klaim awal untuk tunjangan pengangguran Amerika mencapai 2,98 juta untuk pekan yang berakhir hingga 9 Mei.

Kendati angka itu turun dari 3,17 juta pada pekan sebelumnya dan menandai penurunan mingguan keenam beruntun, klaim tersebut tetap sangat tinggi.

Pasar saham dunia tumbang untuk hari ketiga berturut-turut karena data ketenagakerjaan yang mengecewakan dan sinyal bank sentral bahwa stimulus pemerintah lebih lanjut mungkin diperlukan memicu kekhawatiran investor tentang pemulihan ekonomi global.

Emas juga diuntungkan dari ketidakpastian baru terkait hubungan perdagangan China-AS, setelah Presiden Donald Trump mengatakan sangat kecewa terhadap China atas kegagalannya untuk menahan penyebaran virus corona, mengatakan pandemi di seluruh dunia merusak kesepakatan perdagangannya dengan Beijing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Fed Tambah Stimulus, Harga Emas Makin Berkilau

The Fed Tambah Stimulus, Harga Emas Makin Berkilau

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2020 | 08:18 WIB

Harga Emas Dunia Terdongkrak Kebijakan The Fed

Harga Emas Dunia Terdongkrak Kebijakan The Fed

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2020 | 08:58 WIB

Gelombang Kedua Corona Mengancam, Kilau Emas Memudar

Gelombang Kedua Corona Mengancam, Kilau Emas Memudar

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli 2026, Telan Anggaran Rp 4,14 Triliun

Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli 2026, Telan Anggaran Rp 4,14 Triliun

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:34 WIB

PHE Masih Jadi Raja Migas RI, Tapi Produksi Alamiah Terancam Turun Tajam

PHE Masih Jadi Raja Migas RI, Tapi Produksi Alamiah Terancam Turun Tajam

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:14 WIB

Arab Saudi Buka Lagi Keran Udang RI, Mendag: Ini Kabar Baik!

Arab Saudi Buka Lagi Keran Udang RI, Mendag: Ini Kabar Baik!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:08 WIB

Hampir Semua Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia Diisi Orang Asing

Hampir Semua Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia Diisi Orang Asing

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:58 WIB

Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak

Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:58 WIB

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:29 WIB

Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya

Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:50 WIB

Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas

Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:43 WIB

WFH ASN dan Swasta Sukses Kurangi Konsumsi BBM, Penggunaan Pertalite Turun 9%

WFH ASN dan Swasta Sukses Kurangi Konsumsi BBM, Penggunaan Pertalite Turun 9%

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:29 WIB

Asing Masih Gemar Lakukan Aksi Jual, IHSG Merosot ke Level 6.149 di Sesi I

Asing Masih Gemar Lakukan Aksi Jual, IHSG Merosot ke Level 6.149 di Sesi I

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:02 WIB