Pandemi Corona, Investasi Emas Menguntungkan Tidak?

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 22 Mei 2020 | 17:24 WIB
Pandemi Corona, Investasi Emas Menguntungkan Tidak?
Poster bincang online Suara.com bersama Galeri 24 (Suara.com)

Suara.com - Seiring dengan munculnya pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda masyarakat dunia, instrumen investasi safe heaven seperti emas menjadi primadona. Ini karena emas mempunyai tingkat risiko rendah.

Ketika perekonomian global tidak menentu seperti saat ini, emas jadi pilihan investasi menarik.

Deputi Bisnis Area Jatiwaringin PT Pegadaian Persero Rudy Kurniawan mengatakan saat pandemi seperti ini investasi emas menjadi pilihan utama disaat ekonomi global sedang lesu.

Apalagi, kata Rudy, sejak pandemi Virus Corona terjadi sejak empat bulan yang lalu, harga emas dunia terus merangkak naik.

"Untuk investasi 4 bulan terakhir ini peningkatannya secara internasional meningkat tajam meskipun belum melebihi permintaan tapi kebiasaan biasanya tumbuh 2 persen, sekarang ini tumbuhnya bisa sampai 5 persen sebulan," kata Rudy saat Bincang Online Kilau Investasi Emas yang diselenggarakan Suara.com, Jumat (22/5/2020).

Rudy mengatakan, investasi emas dalam waktu yang cukup lama sangat menjanjikan dibandingkan investasi lainnya, seperti surat utang atau bonds milik pemerintah.

"Selain harganya yang naik terus, barang logam kuning itu gampang dijual jika kita membutuhkan dana atau tambahan modal usaha. Jika tidak ingin dijual, maka bisa digadaikan," katanya.

Dari catatan Rudy, dalam kurun waktu 10 bulan sepanjang tahun lalu, misalnya, harga emas dunia sudah naik sebesar 12 persen, padahal kata dia rata-rata per bulan kenaikan harga emas sebesar 2 persen.

Harga emas turun lebih dari 1 persen pada perdagangan Kamis atau Jumat (22/5/2020) waktu Indonesia, karena investor membukukan keuntungan dari reli baru-baru ini dan beberapa beralih ke mata uang yang aman didorong meningkatnya ketegangan perdagangan AS-China serta keraguan tentang pemulihan ekonomi.

baca juga

Mengutip CNBC, harga emas di pasar spot menyusut 1,5 persen menjadi 1.722,78 dolar AS per ounce setelah sebelumnya jatuh ke posisi 1.716,44 dolar AS per ounce.

Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup 1,7 persen lebih rendah menjadi 1.721,90 dolar AS per ounce.

"Ekuitas sudah jenuh beli secara signifikan, banyak uang mengalir ke industri teknologi. Emas akan berada di bawah sedikit tekanan ketika orang mencoba dan meningkatkan kapital," kata Phil Streible, Kepala Strategi Pasar Blue Line Futures di Chicago.

Emas kadang-kadang bergerak seiring dengan ekuitas pada tahun ini, terutama karena aksi jual tajam mendorong investor untuk menjual logam kuning itu untuk uang tunai atau guna menutupi margin call.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LIVE STREAMING: Investasi Emas, Solusi Anti Krisis saat Pandemi Covid-19

LIVE STREAMING: Investasi Emas, Solusi Anti Krisis saat Pandemi Covid-19

Video | Jum'at, 22 Mei 2020 | 15:02 WIB

Kala Wabah Virus Corona, Media Diminta Jadi Penentu Kebenaran informasi

Kala Wabah Virus Corona, Media Diminta Jadi Penentu Kebenaran informasi

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 21:46 WIB

Ini Investasi yang Dilakukan oleh Para Miliuner

Ini Investasi yang Dilakukan oleh Para Miliuner

Bisnis | Senin, 27 April 2020 | 13:00 WIB

Ayo Investasi Emas, Harganya Naik Lagi

Ayo Investasi Emas, Harganya Naik Lagi

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2020 | 06:45 WIB

Generasi Milenial Makin Mudah Berinvestasi Emas Lewat Aplikasi

Generasi Milenial Makin Mudah Berinvestasi Emas Lewat Aplikasi

Tekno | Minggu, 22 Desember 2019 | 10:28 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×