Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Lebaran Sudah Lewat, Harga Bawang Merah Masih Rp 45.000 per Kilo

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 25 Mei 2020 | 14:38 WIB
Lebaran Sudah Lewat, Harga Bawang Merah Masih Rp 45.000 per Kilo
Pedagang bawang merah menunggu pembeli. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Harga bawang merah di Sragen saat momentum Lebaran meroket Rp 45.000/kg. Padahal, pekan lalu harga bawang merah masih berkisar Rp 20.000-an.

Naiknya harga bawang merah itu disebabkan karena barang susah didapat sementara permintaan tinggi.

Salah satu pedagang di Pasar Bunder Sragen, Sri Giman (62) menyampaikan komoditas perdagangan yang harganya melonjak signifikan selama momentum Lebaran hanya bawang merah. Harga bawang merah mencapai Rp 45.000/kg sedangkan komoditas lainnya relatif stabil.

Dia mengatakan naiknya harga bawang merah itu terjadi sejak sepekan yang lalu, yakni dari harga Rp 20.000/kg naik jadi Rp 45.000/kg atau naik 125 persen.

“Naiknya harga bawang merah di Sragen itu dipicu karena tidak ada barangnya. Biasanya saya kulakan dari Boyolali. Sekarang hanya menunggu kiriman dari petani. Bawang merah di Sragen saja juga tidak ada,” kata Sri, Senin (25/5/2020).

Pedagang Pasar Bunder lainnya, Budi Albert (45) mengaku tak berani kulakan bawang merah karena harganya melonjak tinggi. Dia mengatakan harga bawang merah itu mencapai Rp 45.000 - Rp 48.000/kg.

Harga bawang merah yang tinggi itu sejak sebelum Lebaran.

“Saya tidak berani jualan bawang merah,” kata pedagang asal Kedawung itu.

Kasi Pengawasan Distribusi Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sragen, Kunto Widyastuti, mengatakan selama libur Lebaran Disperindag tidak melakukan survei harga karena pasar biasanya sepi. Dia mengatakan perkembangan harga masih sama dengan survei harga terkahir, yakni H-1 Lebaran.

Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) Sragen, Suratno, menyampaikan lonjakan harga bawang merah memang sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Dia mengatakan harga bawang merah di tingkat pedagang ada yang sampai Rp 50.000/kg.

Dia mengatakan berbeda dengan harga di tingkat petani yang masih rendah, yakni Rp 35.000/kg.

“Hitungannya dengan harga Rp 35.000/kg itu sudah lumayan tetapi banyak petani Sragen yang belum waktunya panen sehingga belum bisa menikmati harga tinggi. Selama ini harga selalu mengikuti harga pasar. Pemerintah belum bisa menyetabilkan harga pascapanen, sehingga petani sering kali spekulasi saja,” ujarnya.

Berita ini sebelumnya dimuat Solopos.com jaringan Suara.com dengan judul "Lebaran, Harga Bawang Merah Di Sragen Tembus Rp45.000/Kg"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balas Dendam, Wanita Ini Kirim Berkarung-karung Bawang Merah untuk Mantan

Balas Dendam, Wanita Ini Kirim Berkarung-karung Bawang Merah untuk Mantan

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2020 | 20:52 WIB

Harga Bawang Merah Masih Tinggi, per Kilo Rp 60.000

Harga Bawang Merah Masih Tinggi, per Kilo Rp 60.000

Bisnis | Senin, 18 Mei 2020 | 10:30 WIB

Jokowi Curiga Ada Pemain yang Membuat Gula dan Bawang Jadi Mahal

Jokowi Curiga Ada Pemain yang Membuat Gula dan Bawang Jadi Mahal

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2020 | 09:17 WIB

Terkini

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:57 WIB

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:40 WIB

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:31 WIB

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:20 WIB

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:18 WIB