Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Para Pengrajin Mebel di Solo Mulai Garap Pesanan dari AS

Iwan Supriyatna

Rabu, 03 Juni 2020 | 15:43 WIB
Para Pengrajin Mebel di Solo Mulai Garap Pesanan dari AS
Ilustrasi mebel buatan Indonesia. (Foto: Antara/Basri Marzuki)

Suara.com - Sejumlah pengrajin mebel di Solo, Jawa Tengah, mulai mengerjakan kembali pesanan pasar dari Amerika Serikat setelah tertunda karena kebijakan lockdown negara setempat.

"Kalau kondisi saat ini sudah banyak yang jalan. Kami juga optimistis bahwa para buyer kan bukan ingin menganggur. Mereka tidak ingin usahanya terhenti," kata Kepala Bidang Pemasaran Komunitas Industri Mebel dan Kerajinan Soloraya (Kimkas) Irawan Mintorogo di Solo, Rabu (3/6/2020).

Ia mengatakan untuk saat ini jika dibandingkan dengan pasar Uni Eropa, di Amerika Serikat lebih dulu bergeliat.

"Memang kalau buyer Amerika Serikat, dalam tanda kutip agak nakal. Mereka lebih berani meskipun kondisi masih seperti ini, beda dengan Eropa, lebih patuh," katanya.

Sebelumnya, dikatakannya, tepatnya di bulan Maret-April ada beberapa pesanan dari buyer yang harus ditahan sehingga belum dapat dikerjakan oleh para pengrajin.

"Tetapi kondisi saat ini sudah membaik meskipun belum kembali seperti semula. Kalau biasanya di Kimkas sendiri rata-rata setiap eksportir bisa mengirim 1-20 kontainer/bulan," katanya.

Ia mengatakan untuk saat ini jumlah pengrajin yang menjadi anggota Kimkas sebanyak 40 orang dan 80 persen di antaranya merupakan eksportir.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Solo Yanti Rukmana mengatakan, setelah vakum dua bulan tidak melakukan pengiriman ke Amerika Serikat, saat ini eksportir mebel di Kota Solo mulai diburu konsumen dari AS.

"Karena sudah dibuka kebijakan 'lockdown' di sana, mungkin juga ada subsidi dari pemerintahnya. Jadi mereka minta dikirim lebih banyak dari biasanya," katanya.

baca juga

Meski tidak menyebutkan angka pasti, dikatakannya, kapasitas pengiriman belum 100 persen atau masih sekitar 50 persennya.

"Kami masih menyesuaikan permintaan. Meski sudah diberlakukan 'new normal' tetap masih membutuhkan waktu untuk kembali stabil seperti sebelum wabah," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Meme Kocak Orang Klaten, Benarkah Suka Ngaku-Ngaku?

Viral Meme Kocak Orang Klaten, Benarkah Suka Ngaku-Ngaku?

Jogja | Selasa, 02 Juni 2020 | 12:24 WIB

Jalur Tol Semarang-Solo yang Tertimbun Longsor Kembali Dibuka

Jalur Tol Semarang-Solo yang Tertimbun Longsor Kembali Dibuka

Jawa Tengah | Minggu, 31 Mei 2020 | 13:43 WIB

Hujan Semalaman, Tol Semarang-Solo KM 426 Tertimbun Tanah Longsor

Hujan Semalaman, Tol Semarang-Solo KM 426 Tertimbun Tanah Longsor

Jawa Tengah | Minggu, 31 Mei 2020 | 08:55 WIB

Terkini

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:16 WIB

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:52 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:48 WIB

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:42 WIB

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:41 WIB

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:18 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:59 WIB

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:15 WIB

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:07 WIB

×