Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:44 WIB
Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS
Buah sawit. [Suaralampung.id/Agus Susanto]
baca 10 detik
  • Harga TBS sawit anjlok dari Rp 3.700 menjadi Rp 2.500-Rp 2.700 per kg.
  • Pemerintah temukan 139 PKS yang turunkan harga TBS secara sepihak.
  • Ekspor sawit tetap normal selama masa transisi hingga Agustus 2026.

Suara.com - Pasar kelapa sawit nasional tengah bergejolak setelah pemerintah mengumumkan kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (PT DSI). Dampaknya langsung terasa di tingkat petani, di mana harga tandan buah segar (TBS) sawit mengalami penurunan tajam dalam beberapa pekan terakhir.

Harga TBS yang sebelumnya berada di kisaran Rp 3.500-3.700 per kilogram kini merosot menjadi hanya Rp 2.500-Rp 2.700 per kilogram di sejumlah daerah sentra sawit.

Pemerintah pun bereaksi keras terhadap langkah sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang menurunkan harga pembelian TBS secara sepihak di tengah tingginya permintaan produk turunan sawit di pasar global.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan pemerintah telah mengantongi data sebanyak 139 PKS di berbagai wilayah yang melakukan penurunan harga pembelian TBS setelah pengumuman kebijakan ekspor satu pintu.

"Kami meminta perusahaan segera menyesuaikan kembali harga pembelian TBS agar tetap mengacu pada harga Crude Palm Oil (CPO) di masing-masing wilayah," kata Sudaryono.

Menurutnya, penurunan harga yang tidak sesuai dengan pergerakan harga CPO berpotensi merugikan petani sawit yang selama ini menjadi tulang punggung industri perkebunan nasional.

Meski demikian, tidak seluruh perusahaan sawit mengikuti tren penurunan harga tersebut. Sejumlah PKS masih membeli TBS sesuai harga yang ditetapkan pemerintah daerah melalui dinas perkebunan setempat.

Ketua Koperasi Petani Sawit Citra Sejahtera, Morhaban, mengaku bersyukur karena mitra mereka, PT Cipta Usaha Sejati (CUS), tetap membeli TBS berdasarkan harga yang ditetapkan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

"Kami berterima kasih kepada PT CUS yang membeli TBS tidak berdasarkan harga pasar yang lebih rendah, tapi harga Disbun. Alhamdulillah, kondisi kami tetap bisa berusaha dengan tenang," ujar Morhaban dalam wawancara pada 29 Mei 2026.

baca juga

Ia menjelaskan, harga pasar TBS saat ini berkisar Rp 2.700 per kilogram, turun signifikan dibandingkan sebelum pemerintah mengumumkan rencana ekspor satu pintu yang saat itu masih berada di level Rp 3.500 per kilogram.

Di sisi lain, pemerintah berupaya meredam kekhawatiran pelaku usaha terkait implementasi kebijakan baru tersebut. Sudaryono memastikan masa transisi ekspor satu pintu akan berlangsung mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Selama periode itu, aktivitas ekspor kelapa sawit tetap berjalan normal sembari pemerintah melakukan evaluasi dan penyesuaian secara bertahap sebelum kebijakan diterapkan penuh pada 1 Januari 2027.

"Kami berharap setelah penjelasan bahwa operasional ekspor tetap berjalan normal, kekhawatiran pelaku usaha hilang dan harga pembelian TBS kembali normal sesuai mekanisme yang berlaku," ujar Sudaryono dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Pertanian.

Pemerintah berharap kepastian mengenai masa transisi tersebut dapat menghentikan aksi penurunan harga TBS yang tidak beralasan dan menjaga pendapatan petani sawit tetap stabil di tengah perubahan tata kelola ekspor komoditas strategis nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Emiten-emiten Konglomerat Mulai Komentar Soal Ekspor Satu Pintu Lewat DSI

Emiten-emiten Konglomerat Mulai Komentar Soal Ekspor Satu Pintu Lewat DSI

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terkini

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:09 WIB

×