PLN Buka Suara Banyak Tagihan Listrik Melonjak Saat WFH

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Senin, 08 Juni 2020 | 19:59 WIB
PLN Buka Suara Banyak Tagihan Listrik Melonjak Saat WFH
Ilustrasi PLN (Antara)

Suara.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN buka suara terkait naiknya tagihan listrik pelanggan akhir-akhir ini. PLN menegaskan, kenaikan itu bukan karena tarif listrik melonjak, melainkan pemakaian listrik pelanggan yang lebih panjang.

Menurut Senior Executive Vice President Bisnis dan Pelayanan Pelanggan PLN Yuddy Setyo Wicaksono, terdapat tiga alasan yang membuat tagihan listrik. Pertama, setelah ada PSBB masyarakat pun berkegiatan di rumah, mulai dari bekerja hingga belajar.

Sehingga, pemakaian konsumsi listrik lebih panjang dari biasanya dan konsumsi listrik tanpa sadar alami kenaikan.

"Jadi biasanya, penggunaan lebih banyak di sore malam, itu (setelah ada WFH) sekarang dari pagi sampai malem 24 jam ada di rumah, jadi listriknya pun begitu, makanya berasa tidak gunakan konsumsi besar seperti biasa padahal waktu pemanfaatannya panjang," ujar Yuddy dalam video conference di Jakarta, Senin (8/6/2020).

Kedua, tutur Yuddy, pada bulan Mei yang bersamaan dengan bulan Ramadan, membuat masyarakat berkegiatan lebih awal dari biasanya. Sehingga, tanpa terasa konsumsi listrik juga meningkat.

"Kalau Ramadan kita bangun lebih awal, masak, dan lain-lain, lampu nyala semua jadi lebih panjang, sehingga ada kenaikan dari bulan sebelumnya," ucapnya.

Terakhir, ketiga, adanya pencatatan rata-rata  pemaikan listrik bulan sebelumnya pada saat sebelum dan sesudah WFH. Dengan begitu, adanya konsumsi listrik yang belum terbayar, sehingga akan tertagih pada rekening bulan depan.

"Pada saat bulan April ada WFH, berarti ada kenaikan konsumsi listrik yang tidak dirasakan. Nah pada waktu April ada peningkatan konsumsi listrik dari 3 bulan, maka ada konsumsi listrik yang digunakan pelanggan yang belum tercatat atau beli bayar," kata Yuddy.

"Kemudian, apabila di mei juga pencatatan rata-rata, maka ada kenaikan yang tidak dibayar, nah pada Juni dicatat sesungguhnya dan sudah ada kenaikan karena WFH dan ada KWh yang sudah dipakai di April-Mei tapi belum dibayar jadi ditumpuk di Juni, jadi ada pembengkakan tagihan," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Ungkap Sedikitnya 258 Ribu Pelanggan Tagihannya Naik 200 Persen

PLN Ungkap Sedikitnya 258 Ribu Pelanggan Tagihannya Naik 200 Persen

Bisnis | Senin, 08 Juni 2020 | 19:22 WIB

Tagihan Listrik Rp 17 Juta Kok Mengeluh? Begini Penjelasan Raffi Ahmad

Tagihan Listrik Rp 17 Juta Kok Mengeluh? Begini Penjelasan Raffi Ahmad

Entertainment | Senin, 08 Juni 2020 | 17:35 WIB

Warga Protes Tagihan Listrik Naik, Awalnya 250 Ribu jadi 2 Juta

Warga Protes Tagihan Listrik Naik, Awalnya 250 Ribu jadi 2 Juta

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 11:41 WIB

Tagihan Listrik Melonjak di Juni, PLN Jelaskan Skema Hitungan

Tagihan Listrik Melonjak di Juni, PLN Jelaskan Skema Hitungan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2020 | 02:10 WIB

Pemerintah: Tarif Listrik Pelanggan Non Subsidi Hingga September Tak Naik

Pemerintah: Tarif Listrik Pelanggan Non Subsidi Hingga September Tak Naik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2020 | 08:08 WIB

Terkini

Klinik Gigi dengan Konsep Supermarket, Pasien Bisa Belanja Snack hingga Bikin Mi Instan

Klinik Gigi dengan Konsep Supermarket, Pasien Bisa Belanja Snack hingga Bikin Mi Instan

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 14:43 WIB

Youth Economic Summit 2026 Segera Digelar, Ajak Anak Muda Tentukan Arah Ekonomi Masa Depan

Youth Economic Summit 2026 Segera Digelar, Ajak Anak Muda Tentukan Arah Ekonomi Masa Depan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 14:41 WIB

Buruh Sulsel Tuntut UMP 2027 Naik 9,5 Persen

Buruh Sulsel Tuntut UMP 2027 Naik 9,5 Persen

Sulsel | Kamis, 05 November 2026 | 14:40 WIB

Jet Pribadi Antar Kunker Menteri Dody, Setiap 1 Jam Perjalanan Bayar Hampir Rp100 Juta?

Jet Pribadi Antar Kunker Menteri Dody, Setiap 1 Jam Perjalanan Bayar Hampir Rp100 Juta?

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 14:40 WIB

Apa Tanda Lip Balm Tidak Cocok? Waspadai Bibir Kering hingga Iritasi

Apa Tanda Lip Balm Tidak Cocok? Waspadai Bibir Kering hingga Iritasi

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 14:40 WIB

Lebih dari 90 SPPG di Banten Kena Suspend, Ternyata Ini Penyebabnya

Lebih dari 90 SPPG di Banten Kena Suspend, Ternyata Ini Penyebabnya

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 14:39 WIB

Bos Tambang Samin Tan Didakwa Sebabkan Kerugian Negara Rp 17,7 Triliun

Bos Tambang Samin Tan Didakwa Sebabkan Kerugian Negara Rp 17,7 Triliun

News | Kamis, 05 November 2026 | 14:39 WIB

Jokowi Ogah Keaslian Ijazahnya Diperiksa Ulang di Pengadilan, Alasannya Sudah Diuji di Labfor Polri

Jokowi Ogah Keaslian Ijazahnya Diperiksa Ulang di Pengadilan, Alasannya Sudah Diuji di Labfor Polri

News | Kamis, 05 November 2026 | 14:39 WIB

Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas ke Batam, Dibongkar lalu Dijual Eceran

Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas ke Batam, Dibongkar lalu Dijual Eceran

Batam | Kamis, 05 November 2026 | 14:38 WIB

Dari Tambang hingga Bank, Ini Jejak Perusahaan Korea Selatan di Industri Nikel Indonesia

Dari Tambang hingga Bank, Ini Jejak Perusahaan Korea Selatan di Industri Nikel Indonesia

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 14:37 WIB

×